Advertisement
Source : Canva/@carloprearophotos

8 Contoh Kasus Pelanggaran HAM beserta Penyebab dan Penyelesaiannya

Sudahkah kamu mengetahui berbagai contoh pelanggaran HAM di indonesia? Yuk, Mamikos ajak kamu untuk membahas kasus-kasus tersebut!

2 September 2024 Lintang Filia

8 Contoh Kasus Pelanggaran HAM beserta Penyebab dan Penyelesaiannya – Hak Asasi Manusia (HAM) seharusnya menjadi panduan penting di kehidupan baik individu maupun kelompok.

Oleh karena itu, penghormatan dan kesadaran akan adanya HAM sangatlah penting untuk mencegah adanya pelanggaran yang terjadi. Namun nyatanya, masih banyak sekali hak-hak dasar manusia tersebut yang dilanggar.

Dalam artikel ini, kita akan membahas 8 contoh kasus pelanggaran HAM yang terjadi di Indonesia lengkap dengan penyebab dan upaya penyelesaiannya.

Pengertian Hak Asasi Manusia

Contoh kasus Pelanggaran HAM
Canva/@carloprearophotos

Hak Asasi Manusia (HAM) adalah hak-hak fundamental yang dimiliki setiap individu sejak lahir sebagai manusia. Hak-hak tersebut bersifat universal, tidak dapat dicabut, dan melekat pada setiap orang tanpa memandang ras, agama, gender, kebangsaan, atau status lainnya.

HAM juga melindungi hak pada berbagai aspek kehidupan, mulai dari hak untuk hidup, kebebasan berpendapat, kebebasan beragama, hingga hak untuk memperoleh pendidikan dan bekerja.

HAM sering dikategorikan menjadi beberapa kelompok, seperti:

9 Faktor Internal dan Eksternal Penyebab Terjadinya Pelanggaran HAM dan Penjelasannya

Hak Sipil dan Politik

Termasuk hak untuk hidup, kebebasan berekspresi, hak untuk mendapatkan perlindungan hukum, dan hak untuk berpartisipasi dalam pemerintahan.

Hak Ekonomi, Sosial, dan Budaya

Meliputi hak atas pekerjaan, pendidikan, standar hidup yang layak, dan partisipasi dalam kehidupan budaya.

Hak Kolektif

Termasuk hak-hak yang dimiliki oleh kelompok atau komunitas, seperti hak atas pembangunan, hak atas lingkungan hidup yang sehat, dan hak-hak masyarakat adat.

HAM diakui oleh berbagai dokumen internasional, seperti Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia yang diadopsi oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa pada tahun 1948.

Sementara di Indonesia, HAM dijamin oleh UUD 1945 dan berbagai undang-undang lainnya. Dalam hal tersebut, Komnas HAM adalah lembaga independen yang bertugas untuk melindungi dan menegakkan HAM di Indonesia.

Ciri-ciri HAM

Selanjutnya, sebelum masuk pada pembahasan contoh kasus pelanggaran HAM, kita akan mengenal terlebih dahulu tentang ciri-ciri HAM.

Ciri-ciri ini menegaskan pentingnya HAM sebagai landasan fundamental dalam menjaga martabat dan kehormatan setiap individu manusia di dunia, yaitu:

1. HAM Bersifat Hakiki 

HAM bersifat hakiki, artinya hak-hak ini melekat secara alami pada setiap individu sebagai manusia. Hak asasi tidak diberikan oleh negara atau otoritas mana pun, melainkan merupakan bagian dari esensi kemanusiaan itu sendiri.

Oleh karena itu, setiap manusia memilikinya sejak lahir hingga meninggal dan tidak ada seorang pun yang dapat menghilangkannya.

Halaman:

Advertisement