Contoh Kata Arkais dalam Hikayat dan Penjelasannya yang Benar
Ingin tahu bagaimana bentuk kata arkais dalam hikayat? Dalam artikel ini, Mamikos akan berikan beberapa contoh dan penjelasannya!
Kata Arkais yang Diawali Huruf D, E, F, G, H, dan I
- Daduk (mendaduk) = Mengemis
- Damal = Maju perlahan-lahan (tentang kapal)
- Dangkar (mendangkar) = Menggulung
- Dawat = Tinta
- Dayus = Hina budi pekertinya
- Dedar = Berasa panas (tentang badan)
- Dedau = Berteriak (menjerit) nyaring-nyaring
- Demap = Rakus
- Derana = Tahan dan tabah menderita sesuatu (tidak lekas patah hati, putus asa, dsb.)
- Dergama = Fitnah
- Embal = Belum kering benar, lembab
- Empul = Terkatung-katung tidak dapat maju (tentang perahu)
- Erot (mengerotkan) = Memencongkan (mulut)
- Fusta = Perahu (kapal)
- Fusuk = Perbuatan yang menyimpang dari jalan yang benar menurut agama
- Gerbas-gerbus = Berbunyi berdesau-desau
- Geracak = Berbunyi seperti air menggelegak
- Giris = Ketakutan; Sangat takut
- Goak, bergoak-goak = Berteriak keras-keras, Berkoar-koar
- Gumbuk, menggumbuk = Membujuk
- Hamun = Caci maki yang sangat kasar; Sumpah serapah
- Hidu (menghidu) = Mencium (bau), membaui
- Hembalang, berhembalang = Berguling-guling; Pontang-panting
- Ikhbar = Penyampaian berita, pengabaran
- Ili, mengili = Menyelamatkan diri ke tempat yang aman; Mengungsi
- Inca = Kacau
- Inca-binca = Kacau balau
- Incit = Enyahlah, pergilah
Kata Arkais yang Diawali Huruf J dan K
- Jamadat = Benda padat yang tidak bernyawa, seperti batu, kayu
- Jampuk, menjampuk = Memotong (menyela) pembicaraan orang
- Jamung = Suluh yang dibuat dari daun nyiur kering ; Obor
- Jangak = Tidak senonoh tingkah lakunya, risau; Cabul
- Jangkih-mangkih = Tidak keruan atau tidak teratur; Terserak-serak; Jongkang-jangking
- Jelabak, terjelabak = Roboh; Runtuh
- Jelanak, menjelanak = Menyelinap (menyuruk, merayap) di bawah dedaunan dsb.
- Jelangak, menjelangak = Mendongak
- Jelau, menjelau = Menjenguk
- Jendera = Nyenyak (tentang tidur); Lena
- Jengking, menjengking = Menungging
- Jerangkah = Bercabang-cabang
- Jujut, menjujut = Menarik (tali dsb.)
- Kabir, mengabir = Meraih, mengayuh dengan satu pengayuh
- Kadera = 1. Kursi; 2. Tandu; Usungan
- Kaftan = Baju Panjang
- Kalakian = Ketika itu; Lalu; Kemudian
- Kalar = Leher Baju
- Kanjal = Terhenti karena terhalang dsb.
- Karut, berkarut = Kusut; Kacau tidak keruan
- Karut-marut = 1. Kusut (kacau) tidak keruan; Rusuh dan bingung (tentang pikiran, hati, dsb.); Banyak bohong dan dustanya (tentang perkataan dsb.); 2. Berkerut-kerut tidak keruan (tentang muka, wajah, dsb.)
- Kasam = Dendam kesumat
- Katah, terkatah-katah = Terguling-guling; Terpelanting
- Kayai, mengayaikan = Menguatkan diri untuk berdiri
- Kecumik = Mulut yang bergerak-gerak tanpa mengeluarkan suara
- Kedau, mengedau = Berteriak (minta tolong dsb.)
- Kekas, mengekas = Mengais (tentang ayam)
- Kelambur = Berkerut-kerut; Kisut
- Keranta = Kutu yang tampak pada tubuh orang yang (akan) mati
- Keriau, berkeriau = Berteriak; Memekik-mekik
- Kesut, terkesut-kesut = Susah dan ketakutan
- Kincau, mengincau = Mengaduk; Mencampur
- Kinjat, terkinjat = Terloncat; Tersentak; Terperanjat
- Kipai, mengipaikan = Mengibas-ngibaskan (ekor)
- Kusat-mesat = Sangat kusut
Halaman:

