Contoh Kata Arkais dalam Hikayat dan Penjelasannya yang Benar
Ingin tahu bagaimana bentuk kata arkais dalam hikayat? Dalam artikel ini, Mamikos akan berikan beberapa contoh dan penjelasannya!
Kata Arkais yang Diawali Huruf L
- Lalak, melalak = Menyala; Terbakar; Meletup
- Lalang, melalang = Mengembara; Pergi ke mana-mana
- Larat = 1. Hanyut dan tidak menyangkut; 2. Bertambah jauh (panjang, luas, mendalam, dsb.) 3. Pergi jauh meninggalkan kampung halaman; 4. Sedih sekali; melantur-lantur 5. Iba; Terharu
- Langguk = Congkak; Sombong
- Langis = Habis binasa (punah) seluruhnya; Tumpas
- Lebas, melebas = Menyebat; Memukulkan (rotan, cambuk, dsb.)
- Lecah = Berlumpur; Tempat becek
- Lejar = Sangat penat; Sangat capai
- Lekam, melekam = Memegang erat-erat dengan telunjuk dan ibu jari
- Lelar, memperlelar = Memakai (sesuatu) berulang-ulang; Mengulang-ulang (pekerjaan, perkataan, dsb.)
- Lenggong, melenggong = Ternganga (keheranan)
- Lengkang = Menjadi lebar (tentang cincin, gelang, kail, tangkai kacamata, dsb.)
- Lerak = Rusak tercerai-cerat
- Letai = Lemah sekali; Tidak berdaya; Lesu
- Limbak, berlimbak-limbak = Bertimbun-timbun; Bertumpuk-tumpuk
- Lohok = Busuk sekali
- Lucah = Keji; Cabul; Hina sekali; Tidak sopan; Tidak senonoh
Kata Arkais yang Diawali Huruf M, N, dan O
- Mahajana = Orang yang amat ternama; Orang besar; Masyarakat umum
- Maharana = Perang besar
- Mahardika 1. Berilmu (cerdik, pandai, bijaksana); 2. Berbudi luhur; 3. Bersifat bangsawan
- Maherat = Pergi (melarikan diri); Hilang
- Majal = Tumpul; Tidak tajam
- Majuh = Lahap, rakus
- Majun = Jamu atau obat kuat untuk laki-laki yang dibuat dari bermacam-macam ramuan yang membuat badan menjadi terasa hangat, sehat, kuat, dan bersemangat muda
- Makam = Tempat tinggal; Kediaman
- Manggah = Sesak nafas (asma)
- Muruah = Harga diri; Martabat
- Megak = 1. Pemberani; Tidak takut-takut; 2. Sangat angkuh
- Monyos = 1. Mendapat malu (karena kalah dsb.); 2. Malu; Kemalu-maluan
- Mumbung = Sangat penuh isinya hingga melebihi ukuran tetapi tidak sampai melimpah
- Nahak, ternahak = Bangkit (tentang perasaan, selera, dsb.)
- Nasakh, menasakhkan = Menghapuskan; menghentikan
- Natang = Tingkap atau jendela kecil
- Natijah = Kesimpulan
- Nuraga = Simpati; Berbagi rasa
- Nyanyah, menyanyah = Selalu berkata yang bukan-bukan; Merepek
- Nyenyal = Tidak kerap, tidak padat, atau tidak rapi (tentang anyaman, tenunan, jahitan); jarang
- Nyenyat = Sunyi senyap
- Obar = Kobar
- Ongah-angih = Goyah-goyah (karena tidak kuat)
Penutup
Nah, itulah dia beberapa contoh kata arkais dalam hikayat beserta penjelasannya yang benar. Bagaimana, apakah kamu sudah memahami dengan baik apa itu kata arkais dan contoh atau bentuknya dalam hikayat?
Demikian ulasan yang bisa Mamikos sampaikan mengenai contoh-contoh kata arkais dalam hikayat beserta penjelasannya yang benar.
Semoga semua informasi yang telah Mamikos berikan tersebut dapat bermanfaat untuk kamu, ya.
Jika kamu tertarik untuk mengetahui informasi lainnya, jangan lupa untuk kunjungi blog kami Mamikos Info.
Akan ada banyak sekali artikel-artikel menarik, bermanfaat, dan terupdate seputar kata arkais ataupun yang lainnya untuk kamu baca.
Halaman:

