Contoh Kata Penghubung Antarkalimat dan Intrakalimat Lengkap
Kata penghubung sendiri dibedakan menjadi dua jenis, yaitu konjungsi intrakalimat dan antarkalimat berikut penjelasannya…
3. Konjungsi yang menyatakan kejadian sebelumnya.
(Contoh: sebelum itu)
- Setelah mengembang masukkan terigu secara perlahan. Sebelum itu kecilkan terlebih dahulu kecepatan miksernya.
- Ia jatuh sakit dan dirawat di rumah sakit. Sebelum itu ia memang sempat terjatuh di kamar mandi.
4. Konjungsi yang menyatakan akibat.
(Contoh: Oleh sebab itu, oleh karena itu)
- Makanya jangan makan pedas terlalu banyak. Oleh karena itu ia sakit perut dan lambungnya sakit.
- Banjir bandang melanda kota. Oleh sebab itu, banyak bangunan dan ruas jalan yang rusak.
5. Konjungsi yang menyatakan konsekuensi.
(Contoh: dengan demikian)
- Otomotif di negara Jepang berkembang pesat dan sangat maju. Dengan demikian, produk negara tersebut mendominasi di Indonesia bahkan dunia.
- Tanah longsor yang terjadi telah menutupi jalan raya. Dengan demikian, mobilitas warga menjadi terganggu dan harus segera dibersihkan.
6. Konjungsi yang menyatakan keadaan sebenarnya.
(Contoh: bahwasanya, sesungguhnya)
- Ketika ia mampu melakukan kebaikan bagi banyak orang. Bahwasanya kehendak Tuhanlah yang menggerakkan hatinya untuk melakukan perbuatan baik tersebut.
- Bersabarlah atas segala kehilangan yang menimpamu. Sesungguhnya ini adalah cara terbaik Tuhan untuk menilai keimananmu.
7. Konjungsi yang menyatakan kebalikan.
(Contoh: sebaliknya)
- Adiknya begitu cekatan menolongku. Sebaliknya kakaknya malah diam saja malah tersenyum melihatku jatuh.
- Aku sangat menyukai warna kuning karena menandakan keceriaan. Sebaliknya ia suka warna hitam karena memberikan kesan misterius.
8. Konjungsi yang menguatkan pernyataan sebelumnya.
(Contoh: malahan)
- Bukannya menolong ibunya yang tengah sakit. Malahan anaknya pergi pesta di luar negeri.
- Bukannya menyelesaikan pekerjaan rumahnya. Malahan ia asyik bermain bola dengan teman-temanya.
9. Konjungsi yang menyatakan pertentangan dengan pernyataan sebelumnya.
(Contoh: namun, akan tetapi)
- Sebenarnya ia sangat mencintai pria itu, namun ibunya melarang hubungan tersebut dilanjutkan.
- Nuri sangat cekatan mengerjakan pekerjaan di kantor, akan tetapi ia tidak suka dengan pekerjaan rumah tangga.
Halaman:

