Advertisement
Source : unsplash.com/ArifHasan

12 Contoh Kesenjangan Sosial Ekonomi beserta Faktor Penyebab dan Cara Mengatasinya

Adanya kesenjangan sosial ekonomi menunjukkan perbedaan tinggi rendahnya kesejahteraan dalam kehidupan masyarakat. Simak ulasan lengkap terkait faktor penyebab, cara mengatasi, hingga contoh kesenjangan sosial ekonomi dalam masyarakat berikut ini.

28 Juli 2024 Bella Carla

5. Menciptakan Peluang Pekerjaan

Memperluas peluang pekerjaan bisa membantu mengurangi kesenjangan sosial yang terjadi di tengah masyarakat, terlebih Indonesia mempunyai penduduk yang padat.

Apabila tidak diimbangi dengan pekerjaan yang memadai, maka akan ada banyak pengangguran dan tingkat kemiskinan semakin meningkat.

5 Contoh Kelompok Sosial di Masyarakat Beserta Penjelasan dan Ciri-cirinya

Contoh Kesenjangan Sosial Ekonomi

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kesenjangan sosial ekonomi adalah suatu keadaan yang tidak seimbang di masyarakat. Nah, berikut adalah beberapa contoh kesenjangan sosial ekonomi:

1. Perbedaan kontras bangunan di perkotaan

Kamu bisa melihat ketika berada di daerah Perkotaan, seperti di Jakarta atau Bandung misalnya. Di pusat kota bisa kita jumpai banyak berdiri gedung kokoh dan mewah untuk para kaum elit atas.

Sementara tidak jauh dari kawasan tersebut, seperti di pinggiran kali atau perkampungan padat penduduk, terdapat banyak rumah kecil yang tidak layak huni, bahkan ada juga yang berdiri secara ilegal.

Ini merupakan salah satu bentuk ketimpangan sosial yang kontras sekali kita lihat

2. Pendapatan gaji yang tidak merata antar daerah

Perbedaan posisi, status, jabatan, pengalaman kerja, jenjang pendidikan bisa berakibat ketimpangan gaji atau pendapatan yang kita terima.

Inilah yang membuat kaum elit bisa memiliki posisi tinggi dan mendapatkan penghasilan tinggi. Sedangkan, orang miskin yang bekerja serabutan menerima gaji sedikit bahkan dibawah UMR

3. Perbedaan skill atau keahlian

Berbeda skill dan keahlian, dapat mengakibatkan adanya perbedaan pendapatan dan gaji. Mereka yang tergolong miskin hanya sanggup sekolah pada tingkat SMP misalnya, maka mereka akan mendapatkan gaji rendah.

Sementara mereka yang lulusan S1 akan mendapatkan gaji tinggi ketika bekerja. Tentunya perbedaan skill atau keahlian ini juga akibat dari perbedaan privilege dan akses pendidikan bagi penduduk di Indonesia.

4. Fasilitas umum terhadap menengah atas

Bisa dilihat banyak sekali fasilitas umum yang bermanfaat untuk masyarakat perkotaan, seperti di DKI Jakarta misalnya.

Sementara, di daerah pedesaan atau kaum marginal memiliki fasilitas umum yang sangat sedikit.

Tentu hal Ini menjadi salah satu bentuk kesenjangan sosial ekonomi yang sangat terasa belakangan ini.

Terlebih dengan adanya subsidi mobil listrik untuk konsumsi pribadi, di mana harganya memang diperuntukkan bagi kalangan menengah ke atas saja.

Halaman:

Advertisement