Advertisement
Source : kompasiana.com

Contoh Konflik Vertikal di Indonesia beserta Penjelasannya Lengkap

Sudah tahu apa saja contoh-contoh konflik vertikal di Indonesia? Simak ulasan lengkapnya di artikel ini.

1 Januari 2026 Ikki Riskiana

3. Penembakan Mahasiswa Trisakti Tahun 1998

Selain 2 contoh konflik vertikal sebelumnya, masih banyak yang bisa menjadi contoh lain. Seperti halnya penembakan mahasiswa Trisakti tahun 1998 yang mengakibatkan konflik besar di Indonesia.

Contoh konflik vertikal di Indonesia yang satu ini mungkin sudah diketahui oleh masyarakat secara luas. Kerusuhan yang terjadi karena aparat yang berwenang saat menggelar aksi unjuk rasa telah melakukan tembakan.

Konflik sosial vertikal ini melibatkan banyak mahasiswa dan pemerintah sebagai pemegang kekuasaan di Indonesia.

Saat itu, pemerintah Indonesia masih dalam masa pimpinan Presiden Soeharto. Karena konflik yang terjadi tersebut presiden Soeharto harus lengser dari jabatannya selama 32 tahun.

9 Contoh Konflik Individu dengan Kelompok Sosial beserta Penjelasannya

4. Konflik Aceh

Sejarah panjang juga mencatat adanya konflik Aceh yang berkaitan erat dengan hubungan masalah kekuasaan. Pemerintah pusat dengan rakyat dan elit sosial berseteru.

Masalah ini sifatnya ekonomi politik dan sosial politik dimana masyarakat enggan untuk bergabung dengan NKRI.

Aceh sendiri telah menyumbangkan 2 pesawat komersial dan sejumlah dana operasional untuk negara. Namun setelah penangkapan Soekarno-Hatta oleh Belanda, Aceh mulai tidak bersemangat.

Konflik terus terjadi terhadap pemerintah dan masyarakat. Bahkan hingga tahun 1976 muncul GAM atau Gerakan Aceh Merdeka yang telah didirikan oleh Hasan Datuk di Tiro.

Adanya GAM menjadi katup pelepasan rangkaian faktor pendorong konflik Aceh. Manifestasi konflik yang bersifat vertikal ini diresentasikan antara GAM vs ABRI.

GAM sendiri sebagai gerakan bersenjata yang memiliki tujuan untuk bisa lepas dari Indonesia.

Konflik ini termasuk contoh konflik vertikal di Indonesia sebab terjadi permasalahan antara pemerintah dengan masyarakat.

Konflik terus bergulir karena pendapat dan keinginan yang berbeda. Bahkan dari konflik yang terjadi ini tercatat 15.000 orang menjadi korbannya.

5. Konflik Buruh dengan PT Tjiwi Kimia Sidoarjo

Konflik vertikal selanjutnya juga datang dari masyarakat dengan sebuah perusahaan. Konflik ini terjadi antara buruh dengan pengusaha mulai dari terjadinya PHK secara sepihak oleh perusahaan pada tahun 2012.

Total buruh yang di PHK sekitar 72 orang yang diputuskan secara sepihak. Sehingga mengakibatkan ara buruh menuntut haknya, meski hal ini tetap tidak ditanggapi oleh pihak perusahaan atas tuntutan mereka.

Halaman:

Advertisement