Contoh Kutipan Langsung dari Buku yang Benar dan Cara Penulisannya
Contoh kutipan langsung dari buku menjadi hal penting yang wajib dipelajari oleh penulis sehingga bisa melakukan teknik pengutipan dengan benar.
Perbedaan pada Kutip Langsung dan Tidak dalam Ilmu Penulisan
Teknik pengutipan langsung dan tidak tentu berbeda, meskipun pada intinya sama-sama merupakan pinjaman kata.
Contoh tidak langsung sebenarnya sering dijumpai saat kamu melihat artikel di blog atau media online lainnya.
Sama seperti contoh kutipan langsung dari buku juga lebih sering dijumpai saat membaca media digital.
Namun, kamu dapat dengan mudah menyadarinya jika itu kutipan langsung, berbeda dengan yang tidak.
Dapat dikatakan bahwa teknik pengutipan langsung merupakan penulisan kembali ucapan seseorang ke dalam bentuk tulisan.
Penulis tidak boleh merubah meskipun satu dua patah kata karena nantinya bisa menimbulkan masalah.
Dengan begitu, teknik pengutipan langsungnya perlu menggunakan tanda kutip atau quotation mark diikuti nama tokoh yang mengucapkannya.
Sebuah tanda berpasangan yang berfungsi menandai atau pagar dari ucapan seorang tokoh.
Berbeda dengan contoh kutipan langsung dari buku, teknik pengutipan lainnya tidak memerlukan quotation mark.
Ditambah lagi penulisannya tidak memerlukan nama tokoh di belakang kata gagasan atau ide pinjaman dari seseorang.
Pada teknik pengutipan tidak langsung, penulis perlu menuliskan kembali gagasan seseorang menggunakan bahasanya sendiri.
Namun, tetap tidak boleh mengurangi atau menambahkan arti gagasan yang dituliskannya.
Model kutipan ini sebenarnya mudah, namun biasanya penulis secara sadar maupun tidak, menambahkan ide pribadinya dalam gagasan tersebut.
Dengan begitu, arti makna dari gagasan tokoh bisa berubah, berbeda dari sebelumnya.
Sebenarnya, baik pengutipan langsung maupun tidak, perlu berhati-hati saat menuliskannya.
Untuk itu, kamu perlu mempelajari teknik pengutipan terlebih dahulu sehingga terhindar dari kesalahan-kesalahan kecil tersebut.
Cara Tepat Menerapkan Teknik Kutipan Langsung
Mungkin jika melihat contoh kutipan langsung dari buku, Kamu sudah bisa menuliskannya sendiri.
Namun, meski begitu masih ada beberapa yang bingung bagaimana cara menerapkan teknik pengutipan sendiri.
Meskipun mudah dilakukan, itu adalah pelajaran penting yang tidak boleh dianggap sepele.
Apalagi teknik penulisannya tidak diajarkan terlalu dalam di bangku sekolah, sehingga masih banyak yang kurang mengerti, berikut penjelasannya.
1. Menulis Kurang dari 40 Kata
Saat kata yang akan ditulis kembali kurang dari 40, maka format paling tepat adalah menambahkan quotion mark.
Selanjutnya pada nama penulis bisa dituliskan setelah kutipannya dengan tambahan tahun.
2. Jika Terdapat 40 Kata Lebih
Kutipan-kutipan yang panjangnya 40 kata lebih seringkali bikin bingung penulis, untuk itu, kamu bisa memakai quotion mark terpisah.
Ditulis dengan 1,2 cm dari garis tepi sebelah kiri dan kanannya.
Halaman:

