Contoh Laporan Hasil Wawancara dalam Bentuk Makalah beserta Cara Membuatnya yang Benar
Kali ini, Mamikos akan mengulas contoh laporan hasil wawancara dalam bentuk makalah dan cara membuatnya yang benar yang bisa kamu jadikan sebagai referensi.
Isi Wawancara

Contoh laporan hasil wawancara dalam bentuk makalah tentu tidak lengkap bila tanpa isi wawancaranya.
Gambar di atas merupakan hasil wawancara yang dibuat atau disusun dalam bentuk transkrip wawancara. Kamu juga bisa membuatnya dalam paragraf deskripsi, tergantung kebutuhanmu.
Sumbernya tidak sembarangan karena berasal dari wawancara yang dilakukan oleh narasumber dan juga pewawancara.
Pastikan informan diletakkan di awal untuk menunjukkan siapa yang diwawancara dan apa perannya dalam topik wawancara tersebut.
Lanjutan Isi Wawancara

Karena isi wawancara lumayan banyak dan panjang, maka wajar bila isinya bisa dimuat dalam lebih dari satu halaman.
Tiap paragraf bisa merupakan jawaban dari satu pertanyaan maupun dari beberapa pertanyaan dengan topik yang masih berkaitan erat.
Selain itu, kamu pun bisa mencantumkan dokumentasi di setiap akhir deskripsi wawancara dengan 1 informan. Lanjutkan terus hingga informan terakhirmu, ya!
Penutup

Penutup makalah memuat kesimpulan wawancara yang bisa diambil dari isi. Selain itu, juga bisa memuat poin-poin penting yang menjadi garis besar isi wawancara.
Kamu juga bisa menambahkan pernyataan keterbukaan para penyusun bila ada kesalahan dalam penyusunan makalah laporan hasil wawancara tersebut.
Itulah contoh laporan hasil wawancara dalam bentuk makalah. Kamu bisa melihat contoh di atas bila ingin mendapatkan gambaran bagaimana sebuah makalah laporan hasil wawancara yang baik.
Cara Membuat Laporan Hasil Wawancara dalam Bentuk Makalah
Ada tugas membuat laporan hasil wawancara dalam bentuk makalah? Tak perlu pusing! Berikut ini langkah cara membuat laporan hasil wawancara ke dalam bentuk makalah yang bisa kamu ikuti:
1. Membuat cover
Mulailah pembuatan makalah hasil wawancara dengan membuat cover.
Hal terpenting yang perlu dicantumkan adalah topik, narasumber, individu atau kelompok wawancara, instansi sekolah, dan tahun pembuatan makalah.
2. Membuat daftar isi
Langkah selanjutnya adalah membuat daftar isi untuk mempermudah navigasi dalam membaca makalah yang sudah jadi.
Daftar isi sebuah makalah laporan hasil wawancara minimal terdiri dari kata pengantar, daftar isi, BAB pendahuluan (latar belakang, maksud dan tujuan, dan daftar pertanyaan), BAB isi wawancara, dan penutup.
3. Menulis kata pengantar
Setelah daftar isi dibuat, langkah berikutnya adalah mengembangkan bagian-bagian tersebut dan yang pertama kali adalah membuat sebuah kata pengantar.
Kata pengantar biasanya diisi dengan ucapan syukur atas rampungnya wawancara, sedikit gambaran isi wawancara, dan harapan dari penyusunan laporan.
4. Menulis latar belakang
Tulislah alasan mengapa wawancara ini penting. Latar belakang bisa dimulai dari fenomena terdekat yang berkaitan dengan topik wawancara.
Halaman:

