Contoh Laporan Neraca dan Laba Rugi Perusahaan secara Sederhana

Dalam artikel kali ini kita akan fokus membahas seputar neraca dan laporan laba rugi.

16 Februari 2025 Bella Carla

Contoh Laporan Neraca dan Laba Rugi Perusahaan secara Sederhana โ€“ Agar bisnis kamu bisa berkembang, tentu kamu perlu mengukur profitabilitas bisnis milikmu.

Laporan neraca dan laba rugi adalah salah satu laporan keuangan yang dapat membantu perusahaan menilai profitabilitas tersebut. Oleh karena itu, proses pembuatan laporan neraca dan laba rugi butuh ketelitian yang tinggi.

Lantas, seperti apakah contoh laporan keuangan neraca dan laba rugi yang biasa dibuat oleh suatu perusahaan? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.๐Ÿ“–๐Ÿ˜Šโœจ

Berikut Contoh Laporan Neraca dan Laba Rugi Perusahaan

Contoh Laporan Neraca dan Laba Rugi Perusahaan
unsplash.com/@kellysikkema

Dalam akuntansi, membuat laporan keuangan tentunya menjadi makanan sehari-hari.

Nah, laporan keuangan ini berisi informasi mengenai keuangan sebuah perusahaan yang dapat dipakai untuk melihat kinerja suatu perusahaan dalam suatu periode.

Agar bisnis atau usaha kamu dapat berjalan lebih lancar, maka kamu wajib melengkapi dengan sistem pelaporan keuangan yang sesuai.

Umumnya terdapat empat jenis laporan keuangan, yaitu laporan neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan modal, dan laporan arus kas.

Namun, dalam artikel kali ini kita akan fokus membahas seputar neraca dan laporan laba rugi saja.

Laporan neraca (balance sheet) dan laporan laba rugi (income statement) merupakan dua jenis laporan keuangan yang berpengaruh dalam keuntungan, kerugian, dan pembayaran pajak sebuah perusahaan.

Laporan neraca dan laba rugi bisa menjadi patokan kamu untuk melihat bagaimana keuangan bisnis pada periode tertentu.

Dalam laporan neraca terdapat laporan dengan struktur tertentu yang mengungkap posisi keuangan pada akhir periode.

Sementara, laporan laba dan rugi menunjukkan pendapatan serta biaya dalam periode tertentu.

Nah, setiap transaksi yang telah dilakukan wajib dicatat dalam laporan keuangan.

Hal ini dilakukan mengingat laporan keuangan sangat penting bagi keberlangsungan usaha, jadi haruslah dibuat konsisten setiap bulannya.

Apa itu Laporan Neraca?

Sebelum kita beralih ke contoh laporan neraca, tentunya kamu terlebih dahulu harus memahami pengertian dari laporan neraca itu sendiri.

Dikutip dari Wikipedia, laporan neraca diartikan sebagai suatu laporan keuangan yang didalamnya terdapat beberapa informasi mengenai akun-akun aktiva, serta hal-hal yang menjadi kewajiban perusahaan dalam satu periode.

Semua jenis perusahan maupun bisnis perlu membuat laporan neraca guna membantu pengelolaan keuangan dalam perusahaan tersebut.

Apapun bidang perusahaan kamu, memiliki neraca tentu akan mempermudah proses pengelolaan keuangan pada perusahaan tersebut.

Dalam penerapannya, laporan neraca terdapat dua jenis, yakni bentuk stafel (vertikal) serta bentuk skontro (horizontal).

Nilai modal pada balance sheet merupakan neraca nilai yang tercatat dalam laporan perubahan modal.

Nantinya, laporan neraca akan memberikan informasi mengenai keseimbangan perusahaan yang didalamnya menyangkut pendapatan serta biaya laba rugi.

Nah, jika suatu perusahaan mengalami kegagalan (break down), maka dapat dipastikan bahwa kegagalan tersebut adalah kegagalan seluruh sistem manajemen tersebut, tidak hanya perseorangan saja.

Mengapa bisa menjadi tanggungan seluruh manajemen perusahaan? Karena di dalam suatu laporan keuangan neraca terdapat segala informasi terkait siapa pemegang saham dari suatu perusahaan, siapa saja kreditur yang ada, peraturan pemerintah yang ada, serta berbagai kebijakan lainnya.

Beberapa informasi tersebut berperan penting karena memiliki beberapa peran untuk kemajuan suatu perusahaan, sehingga tidak boleh bocor.

Jadi hanya orang-orang internal saja yang berhak mengetahui informasi-informasi tertentu.

Selain itu, laporan neraca juga berguna untuk mengetahui beberapa kondisi keuangan dalam sebuah perusahaan.

Laporan keuangan tersebut bisa menunjukkan kondisi suatu perusahaan sedang dalam kondisi sehat atau tidak.

Tak hanya itu saja, laporan neraca juga dapat memprediksi suatu aliran dana atau kas di masa mendatang. Serta, memiliki peran penting untuk alat analisis likuiditas dan profitabilitas.

Sebelum kamu menyusun dan membaca laporan neraca, tentu kamu harus tahu terlebih dahulu beberapa poin wajib yang ada di dalam laporan neraca. Nah, dalam suatu laporan neraca harus terdapat:

  • Aset: Kas, surat berharga, biaya dibayar di muka, piutang, persediaan, dan aset tetap
  • Kewajiban: Hutang akun, kewajiban yang masih harus dibayar, pembayaran di muka pelanggan, hutang pajak, hutang jangka pendek, dan hutang jangka panjang
  • Ekuitas pemegang saham: Saham, tambahan modal disetor, laba ditahan, dan saham treasuri
Close