Contoh Laporan Praktikum yang Baik dan Benar Lengkap
Laporan praktikum disusun berdasarkan kegiatan praktikum yang telah dilaksanakan sebelumnya, baik itu di dalam laboratorium maupun di luar ruangan.
Cara Menulis Laporan Praktikum
Setelah melaksanakan kegiatan praktik atau praktikum, maka mahasiswa atau siswa memiliki tanggung jawab untuk menyusun laporan praktikum. Berikut adalah langkah-langkahnya:
1. Pilih Judul Laporan
Judul menjadi bagian yang penting dan krusial untuk sebuah laporan praktikum.
Sebab, hal tersebut adalah yang pertama kali dilihat oleh guru atau dosen. Oleh karena itu, judul pada laporan praktikum haruslah jelas dan padat.
2. Fokus Masalah
Fokus permasalahan merupakan tujuan dari penelitian. Jelaskan terlebih dahulu maksud dari diadakannya penelitian tersebut.
Selain itu, berikan pendahuluan atau pengantar yang memuat informasi seperti latar belakang teori, informasi penelitian sebelumnya yang serupa, dan metode yang biasa digunakan.
3. Hipotesis
Hipotesis adalah hasil yang diharapkan dengan berpegang atau berpijak pada ilmu teoritis. Selain itu, hipotesis merupakan perkiraan akan hasil penelitian.
Oleh karena itu, hipotesis tidak bias dibuat secara asal. Setidaknya untuk menentukan hipotesis dapat dilakukan dengan cara melihat penelitian sebelumnya.
4. Daftar Alat dan Bahan
Alat dan bahan adalah bagian penting dalam sebuah penelitian. Selain mendukung jalannya penelitian, alat dan bahan nantinya akan dilampirkan pada laporan praktikum yang mana dapat menjadi acuan atau diulangi sebagai percobaan oleh yang lain.
5. Cara Kerja
Apabila alat dan bahan telah disusun menjadi daftar yang utuh, maka langkah selanjutnya adalah menguraikan cara kerja dari penelitian tersebut.
Cara kerja yang dimaksud adalah seluruh prosedur dari awal sampai dengan akhir selama aktivitas penelitian.
Selain itu, usahakan untuk menuliskan hal-hal yang sebaiknya tidak dilakukan sebagai upaya pencegahan untuk hal yang tidak diinginkan.
Salah satu hal yang wajib dituliskan pada laporan praktikum adalah variabel percobaan, yaitu variabel bebas dan variable terikat. Di mana keduanya memiliki perbedaan.
Jika variabel bebas dapat berubah seiring dengan berjalannya percobaan, maka berbeda halnya dengan variabel terikat yang berubah karena variabel bebas tadi.
Umumnya, prosedur atau cara kerja ditulis dalam bentuk paragraf dengan menggunakan kalimat yang rinci dan jelas. Selain itu, struktur bahasa pun harus sederhana.
Contoh Laporan PraktikumÂ
1. Contoh Laporan Praktikum BiologiÂ
- Laporan Praktikum Biologi Hewan
- Laporan Praktikum Biologi Dasar II Fotosintesi Percobaan SACH
2. Contoh Laporan Praktikum Fisika
- Laporan Praktikum Oseanografi Fisika
3. Contoh Laporan Praktikum KomputerÂ
- Laporan Praktikum Sistem Operasi
Nah, itu tadi pembahasan seputar laporan praktikum yang baik dan benar.
Selain itu, pada artikel ini, Mamikos turut mencantumkan beberapa contoh laporan praktikum yang dapat menjadi referensi kamu saat menyusun tugas yang serupa. Semoga informasi ini bermanfaat, ya.Â
Halaman:


