Advertisement
Source : Pexels/@cottonbro studio

80 Contoh Majas Oksimoron beserta Ciri-ciri dan Pengertiannya

Ada beberapa macam majas yang pernah kita pelajari, apakah kamu sudah pernah dengar soal majas oksimoron? Jika belum, simak ulasan lengkapnya di bawah ini, ya.

29 September 2024 Ririn

Contoh Majas Oksimoron (Bagian 5)

  1. Keheningan malam yang gemuruh memeluk kota ini.
  2. Senyummu yang menusuk hati.
  3. Cahaya gelapnya mata itu menerangi jalan.
  4. Kejujuran palsumu membuatku tersenyum getir.
  5. Air mata bahagiaku tak pernah berhenti mengalir.
  6. Api asmara yang membeku di hati kami.
  7. Kehidupan yang mati di kota beton ini.
  8. Angin malam yang hangat menusuk tulang.
  9. Senandung kesepian yang merdu memecah diam.
  10. Tawa pilu yang terdengar dari mata.

Contoh Majas Oksimoron (Bagian 6)

  1. Diam yang berbicara dalam keheningan.
  2. Bunga mawar berduri lembut merayu.
  3. Ketenangan bising kota yang tak berkesudahan.
  4. Matahari terbenam yang memeluk kegelapan.
  5. Rembulan malam yang tersenyum dengan kegelapan.
  6. Dua hati yang bertarung dalam harmoni.
  7. Percikan air laut yang terbakar oleh bulan.
  8. Pelukanku yang seperti kabut yang tak terasa.
  9. Tepian laut yang berbisik dengan keras.
  10. Jalan buntu menuju kebebasan yang tak terbatas.

Contoh Majas Oksimoron (Bagian 7)

  1. Cahaya gelap membimbing langkahku di keheningan malam.
  2. Senyum pilu menghiasi wajahnya yang penuh duka.
  3. Dalam kehampaan ramai, hatiku sepi merayap dalam sunyi.
  4. Awan menyingsing berdendang di langit senja yang muram.
  5. Desir angin menusuk hangat dingin di senja yang membeku.
  6. Gemuruh diam merdu memenuhi relung hati yang kosong.
  7. Angin malam mencium hangat dingin di rimbun sepi.
  8. Sunyi riuh memeluk hati yang gaduh merenung sendiri.
  9. Jeda cepat melambat, berdiam merayap dalam alun waktu.
  10. Suara bisu mengisi keheningan kehidupan yang ramai.

Contoh Majas Oksimoron (Bagian 8)

  1. Hujan terang melumpuhkan kehausan tanah yang kekeringan.
  2. Sinar gelap menerobos kegelapan dalam penantian panjang.
  3. Angan-angan kaku memainkan tarian di mimpi yang hidup.
  4. Keindahan luka terhampar dalam senyummu yang pilu.
  5. Melodi sunyi berdendang indah di keheningan senja.
  6. Detak bisu memecah kesunyian dalam langkah-langkah sunyi.
  7. Dalam diam, kata-kata berseru hiruk pikuk dalam hati.
  8. Waktu beku berjalan cepat di balik langkah lambat.
  9. Hening merayu, mengajakku berbicara tanpa kata-kata.
  10. Nyanyian bisu merayu alunan angin di kebisuan malam.

Penutup

Majas oksimoron dalam contoh-contoh di atas menggabungkan dua konsep yang berlawanan untuk mengekspresikan ide atau emosi yang lebih kompleks, memberikan kedalaman dan nuansa kepada kalimat tersebut.

Dengan memahami konsep dan karakteristiknya, kita dapat melihat bagaimana majas oksimoron digunakan secara efektif dalam bahasa untuk menyampaikan pesan, mengundang perhatian, dan menggugah perasaan pembaca.

Dengan berbagai contoh majas oksimoron yang diberikan dalam artikel ini, semoga kamu dapat lebih memahami dan mengapresiasi keindahan bahasa dalam bentuk majas oksimoron.

Jangan ke mana-mana dan tetap baca artikel menarik lain di Mamikos, ya!


Halaman:

Advertisement