80 Contoh Majas Oksimoron beserta Ciri-ciri dan Pengertiannya
Ada beberapa macam majas yang pernah kita pelajari, apakah kamu sudah pernah dengar soal majas oksimoron? Jika belum, simak ulasan lengkapnya di bawah ini, ya.
Contoh Majas Oksimoron (Bagian 1)
- Suara bisu itu mengejutkan seluruh ruangan.
- Dia selalu merasa sendirian di tengah keramaian.
- Ketika dia berbicara, ada keheningan yang berisik.
- Perasaannya adalah campuran antara kesedihan yang bahagia.
- Dia menemukan kejelasan dalam kebingungannya.
- Pria itu tampak tua muda, dengan rambut abu-abu tapi mata yang penuh energi.
- Di tengah kesederhanaan, dia menemukan keanggunan yang mewah.
- Lagu itu memiliki kegembiraan yang melankolis.
- Mereka menjalani kehidupan yang sibuk tapi kosong.
- Penyair itu menulis dengan kata-kata yang sederhana tapi mendalam.
Contoh Majas Oksimoron (Bagian 2)
- Karya seni itu adalah perpaduan antara keindahan yang buruk.
- Dia memiliki sikap yang pasif-agresif, membuatnya sulit dipahami.
- Hari itu adalah hari yang cerah tapi mendung, dengan matahari yang bersinar di antara awan.
- Air terjun itu membisu di tengah kebisingan alam.
- Dia menemukan kenyamanan dalam ketidaknyamanannya.
- Meskipun dia orang asing, dia merasa familiar di kota itu.
- Dia menikmati kebebasan dalam rutinitasnya.
- Film itu adalah drama komedi yang menyedihkan.
- Penulis itu mengungkapkan ide-ide kompleks dengan bahasa yang sederhana.
- Dia adalah orang yang terbuka tapi misterius, selalu ada sesuatu yang tersembunyi.
Contoh Majas Oksimoron (Bagian 3)
- Dia memiliki kesedihan yang bahagia saat menatap foto lama keluarganya.
- Kemenangan ini adalah sebuah kegagalan yang manis.
- Mereka berada dalam kesepian yang ramai di tengah keramaian kota.
- Saat matahari tenggelam, langit memperlihatkan gelap terang yang menawan.
- Ada sebuah hening yang berisik di tengah malam itu.
- Meski dalam kesakitan, dia menunjukkan kekuatan yang rapuh.
- Penghargaan tersebut adalah sebuah kehormatan yang memalukan baginya.
- Dia adalah tipe pemimpin yang agresif namun pasif.
- Ruangan itu dipenuhi oleh kebisingan yang hening dari peralatan elektronik.
- Di saat-saat terakhirnya, dia menemukan kedamaian yang bergejolak.
Contoh Majas Oksimoron (Bagian 4)
- Dibalik senyum manisnya, terselip kepedihan yang bahagia.
- Dalam pertemuan singkat itu, mereka merasakan perpisahan yang abadi.
- Bukit tersebut dikenal sebagai surga yang sepi bagi para pendaki.
- Pagi itu, embun dingin panas menempel di daun-daun yang hijau.
- Meski sering dicemooh, dia memiliki harga diri yang rendah namun tinggi.
- Di tengah kekacauan, dia menemukan ketertiban yang kacau.
- Desa itu dikenal sebagai tempat yang sibuk tapi damai.
- Konser itu penuh dengan suasana gembira yang melankolis.
- Dia adalah orang yang sederhana dengan cita-cita yang mewah.
- Dengan semangat yang terbakar, dia menyelesaikan pekerjaan yang dingin dan monoton.
Halaman:

