37 Contoh Majas Perumpamaan beserta Ciri-ciri dan Pengertiannya
Kamu tentu masih ingat bahwa ada banyak jenis majas. Pada artikel Mamikos ini, mari belajar mengenai apa saja contoh dan ciri majas perumpamaan.
4. Usai cintanya diterima, hati Sakti terus terasa berbunga-bunga
Pada kalimat di atas, ada sebuah perumpamaan kegembiraan dengan mengibaratkan hati yang terus berbunga-bunga. Padahal secara kasat mata kita tidak pernah melihat bunga yang tumbuh di dalam hati.
Contoh-contoh Majas Perumpamaan
Setelah contoh majas perumpamaan berikut penjelasan singkatnya di atas, maka selanjutnya telah Mamikos rangkum beberapa contoh majas perumpamaan lain yang dapat kamu pelajari di bawah ini:
- Senyuman Gina sangat indah, bak bunga yang sedang mekar.
- Shania berwatak sangat keras bagai baja.
- Kaki Vania terasa sangat berat untuk berjalan lagi seperti terpaku ke bumi.
- Tekad Maria sangatlah kuat bagaikan api yang terus membara.
- Bagaikan air di daun talas, Dian sungguh tak punya pendirian sama sekali.
- Mata Qori sangat cantik bagaikan bola pingpong.
- Kebaikanmu seumpama harumnya wewangian bunga di taman surga.
- Cinta Sultan pada Laila sangatlah dalam bagaikan dalamnya samudra.
- Mengharapkan Bunga balik mencintaiku tak ada gunanya, seperti memeluk bulan di siang hari.
- Hubungan pasangan kekasih itu laksana minyak dan lem.
- Sejak awal Budi tahu ia sangat berbeda dengan Marisa, bak langit dan bumi.
- Saat ini diriku bagaikan burung dalam sangkar, tak boleh keluar rumah untuk sekadar menghirup udara segar.
- Aku akan tetap seperti ini, berdiri kokoh laksana pohon beringin.
- Fifi berjalan sangat lambat sekali seperti kura-kura.
- Desi dan Desti adalah saudari kembar, tetapi memiliki sifat bak langit dan bumi.
- Ibu dan anak itu sangatlah mirip layaknya pinang yang dibelah dua.
- Meskipun bersaudara, Tania dan Rania sering bertengkar dan tidak bisa akur layaknya minyak dan air.
Contoh-contoh Majas Perumpamaan
- Rambut hitam Cindy bak mayang yang terurai.
- Amarah kepala sekolah itu meluap layaknya singa yang mengamuk.
- Mana berani aku menantangnya, badannya besar seperti samson.
- Gaya berjalan Sari layaknya putri Solo.
- Matanya berbinar indah seperti bintang kejora.
- Bicaranya sungguh ketus dan pedas seperti rawit merah.
- Pertolonganmu kemarin layaknya oase di padang pasir.
- Lari atlet dari Indonesia itu kencang sekali laksana kuda liar.
- Tangannya kencang bagaikan baja.
- Sejak kecil, otak Nita memang sudah encer seperti air.
- Evi memang licik bak tukang sihir.
- Kau akan cepat sakit kalau cara kerjamu seperti mesin begitu.
- Sungguh indah memandang wajahnya yang cantik laksana merah dilema.
- Pikiran anak itu masih seperti otak kancil.
- Senyumannya bagaikan embun pagi.
- Apapun yang keluar dari mulutnya sulit unutk dipercaya bak ular berbisa.
Halaman:

