Contoh Menyederhanakan Bentuk Akar 75, 80, 108, 200, 300, dan 800

Sudahkah kamu mengetahui bagaimana cara menyederhanakan bentuk akar? Kebetulan artikel kali ini akan memuat langkah-langkah menyederhanakan bentuk akar yang mudah untuk dipahami dan dipelajari.

10 Juli 2024 Lintang Filia

3. Sifat Asosiatif

Operasi pengakaran tidak bersifat asosiatif. Artinya, urutan operasi dalam ekspresi matematis dapat mempengaruhi hasilnya.

Sebagai contoh √(a + √(b)) tidak selalu sama dengan √(√(a) + b).

Cara Menyederhanakan Bentuk Akar

Contoh menyederhanakan bentuk akar yang akan Mamikos bahas di bagian berikutnya akan menggunakan beberapa langkah.

Langkah-langkah di bawah ini akan Mamikos jelaskan secara rinci agar kamu semakin mudah untuk memahami.

Tidak usah berlama-lama lagi, yuk, langsung saja kita mulai belajar tentang cara menyederhanakan bentuk akar.

1. Faktor Bilangan di Dalam Akar

Langkah pertama untuk menyederhanakan bentuk akar adalah dengan mencari faktor-faktor bilangan yang berada di dalam akar tersebut.

Misalnya terdapat sebuah akar √18, maka kita perlu mencari faktor dari angka 18. Faktor sendiri adalah bilangan yang dapat dikalikan bersama-sama untuk mendapatkan bilangan asal, dalam kasus ini adalah 18.

Cara mencari faktor dari 18 yang paling mudah adalah membagi bilangan tersebut dengan bilangan bulat:

18 bisa dibagi dengan bilangan 1, 2, 3, 6, 9, dan 18.

Maka faktor dari 18 adalah 1, 2, 3, 6, 9, 18.

2. Cari Faktor Kuadrat Sempurna

Setelah mendapatkan faktor, langkah berikutnya adalah menemukan faktor kuadrat sempurna dari bilangan tersebut.

Faktor kuadrat sempurna yang dimaksud adalah bilangan yang hasil kuadratnya merupakan bilangan bulat.

Contoh tadi, kita telah mendapatkan faktor dari 18, yaitu 1, 2, 3, 6, 9,18. Dari faktor tersebut kita dapat memilih bilangan yang merupakan kuadrat sempurna, yaitu 9.

Sedangkan untuk menjadi 18, maka angka 9 harus dikalikan dengan angka 2. Berarti faktornya adalah 9 x 2. Dari dua angka tersebut hanya angka 9 lah yang dapat dijadikan kuadrat sempurna, karena 9 = 3².

3. Pisahkan Akar

Setelah menemukan faktor kuadrat sempurna kita bisa memisahkan akar menjadi dua bagian, yaitu akar dari faktor kuadrat sempurna dan akar dari faktor lainnya.

Hal tersebut akan memungkinkan kita untuk mengerjakan akar kuadrat sempurna secara terpisah, yang akan memudahkan proses penyederhanaan.

Dalam contoh √18, kita bisa memisahkannya menjadi √(9 × 2).

Close