5+ Contoh Naskah Drama 6 Orang tentang Berbagai Tema Menarik
Berbagai contoh naskah drama 6 orang membantu kamu menulis naskah dengan baik, terutama ketika ada pelajaran Bahasa Indonesia.
3. Naskah Drama Tema Tanggung Jawab
Lanjut lagi ke contoh naskah drama 6 orang berikutnya, kali ini temanya tentang keluarga. Tapi, serunya dalam naskah ini diceritakan tokoh dalam bentuk manusia sebanyak tiga orang, ayah, ibu, dan adik serta sehelai handuk tiga buah, handuk ayah, handuk ibu, dan handuk adik.
Tantangan dalam pementasan drama ini adalah pemeran dan kru panggung harus bisa menginterpretasikan pesan dengan baik. Awal cerita, ketiga handuk itu tergantung secara rapi di depan kamar mandi.
Senin pagi
Ibu: Yah… ayo mandi dulu, keburu adik bangun, nanti berebutan loh.
Ayah: Iya, Bu. Suaranya menyahut dari jauh karena ayah baru keluar kamar selepas shalat Subuh
Terdapat beberapa adegan dalam contoh naskah drama 6 orang bagian ini. Ayah mengambil handuk di depan kamar mandi dan segera memasuki kamar mandi untuk membersihkan diri.Â
Sementara ibu memasak menyiapkan sarapan sebelum adik bangun. Tidak lama kemudian, adik bangun dan segera bergegas menghampiri ibu.
Adik: Ibu…
Ibu: Eh, sudah bangun? Ambil wudhu dulu, shalat subuh lalu mandi, ya…
Adik mengangguk dan kembali ke kamar untuk melaksanakan shalat subuh.Â
Beberapa menit kemudian ayah sudah selesai mandi sementara adik segera memasuki kamar mandi untuk bersiap pergi ke sekolah. Adik selalu lupa membawa handuknya. Dalam contoh naskah drama 6 orang ini, kamu akan menyaksikan percakapan para handuk.
Handuk ayah: Wah, segar sekali rasanya habis mandi!
Handuk adik: Huft, kenapa adik selalu lupa membawaku bersamanya?
Handuk ayah dan handuk ibu: Hahaha sabar ya…
Handuk ibu: Ibu juga selalu mandi lebih akhir, saat ayah dan adik sudah berangkat, aku baru mandi juga, deh. Jadi aku selalu paling bau diantara kalian.
Handuk ayah dan handuk adik: Hahaha sabar ya…
Sudah menjadi kebiasaan adik, ketika mandinya sudah selesai, dia akan tersadar belum membawa handuk bersamanya. Akhirnya, adik selalu berteriak meminta tolong kepada ibu. Sikap adik akan menjadi pemicu klimaks di dalam contoh naskah drama 6 orang ini.
Adik: Ibuuuu…Â
Ibu: Iyaaaa?
Adik: Adik lupa bawa handuk!
Ibu: Adik, kebiasaan, deh…
Ibu dengan cepat mengambil handuk adik dan menyerahkannya kepada adik. Adik segera membalut dirinya dengan handuk dan bergegas ke kamar untuk berganti pakaian.
Namun, seperti sudah menjadi kebiasaan adik juga ia selalu lupa menyimpan handuk ke tempatnya.
Handuk adik tersimpan begitu saja di atas kasur sampai ibu menyadarinya saat membersihkan kamar nanti.
Singkat cerita, ayah dan adik berangkat masing-masing, tinggal ibu yang tinggal di rumah dan berniat beres-beres rumah.
Latar tempat dalam contoh naskah drama 6 orang bergeser ke kamar adik. Ketika memasuki kamar adik, ibu melihat berantakannya kamar adik dan sehelai handuk tergeletak begitu saja di kasur.
Ibu: Astaga, Adik… kebiasaan, deh, gak pernah simpan handuk di tempat semula. Jadi lembab gini, kan. bau…Â
Handuk adik: Huhuhu… Ibu… aku akan flu kalau setiap hari adik begini…
Ya, tentu saja dialog Handuk adik dalam contoh naskah drama 6 orang tidak akan bisa terdengar oleh ibu. Namun, sebagai pemain perlu penghayatan untuk memerankannya dengan baik.
Singkat cerita, ibu membawa handuk adik ke tempatnya semula. Selesai beres-beres rumah, ibu akhirnya mandi dan tentunya selesai mandi, ibu tidak seperti adik yang lupa menyimpan kembali handuknya.
Handuk ibu: Ah, segarnya selesai mandi.
Handuk adik: Hatchi!
Handuk ayah dan Handuk ibu: Alhamdulillah. Waduh, kamu flu?
Handuk adik: Huhu, iya sepertinya. Adik selalu lupa menyimpan aku kembali ke tempat semua. Bulu-bulu handukku selalu basah…Â
Handuk ibu: Wah… kalau begitu kamu harus dijemur di bawah sinar matahari.
Handuk adik: Iya…
Sore hari tiba, adik sudah pulang dari sekolah dan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri. Kali ini diceritakan dalam contoh naskah drama 6 orang, adik tidak lupa untuk membawa handuknya. Akan tetapi, setelah menyentuh handuk, adik justru berteriak kepada ibu…
Adik: Ibu…
Ibu: Iya, kenapa, Dik?
Adik: Bu, handuk adik basah sekali… badan adik gak bisa kering kalau handuknya basah.
Ibu: Hm, ibu sengaja simpan handuk adik di sini. Adik selalu lupa simpan handuk ke tempatnya, jadi selalu lembab dan bau. Kalau begini terus, adik bisa-bisa mandi tanpa handuk.
Adik: Huh, ibu. Masa, adik mandi gak pakai handuk, mana bisa kering?
Ibu: Nah, makanya. Kalau adik mau handuk adik selalu kering, jangan lupa simpan kembali ke tempatnya.
Adik: Iya, deh, Bu. Maafin adik, ya, Bu.
Ibu: Oke, gak apa. Tapi kalau diulangi lagi, adik sendiri yang cuci handuknya ya?
Adik mengangguk, handuk adik akhirnya masuk mesin cuci untuk dibersihkan dan dijemur di bawah sinar matahari. Adik menggunakan handuk lain, di hari-hari berikutnya, adik tidak lagi lupa membawa dan menyimpan kembali handuknya.
Dari contoh naskah drama 6 orang ini alurnya cukup unik karena menggunakan benda mati sebagai tokoh. Jika ingin suasana berbeda, kamu juga bisa menerapkan cara ini kepada naskah buatanmu.
Halaman:

