3 Contoh Naskah Drama Singkat beserta Prolog dan Epilog Lengkap
Apakah kamu sudah pernah membuat naskah drama secara singkat sebelumya? Jika belum, simak contoh naskah drama singkat antagonis dan protagonis di bawah ini.
Contoh 3
Pagi itu, suasana ruang perpustakaan sekolah tampak sepi. Hanya terdengar suara halaman buku yang dibalik pelan. Dina dan Arif duduk berhadapan sambil mengerjakan tugas kelompok.
Mereka terlihat serius, meski sesekali Dina menghela napas karena merasa lelah.
Hari itu, Dina dan Arif harus menyelesaikan tugas kelompok terakhir sebelum dikumpulkan besok pagi. Waktu yang semakin sempit membuat keduanya merasa tertekan, namun mereka berusaha tetap bekerja sama.
Dina: Rif, kita harus cepat selesai. Tinggal sedikit lagi, kan?
Arif: Iya, Din. Tinggal bagian kesimpulan saja. Kamu capek, ya?
Dina: Lumayan. Dari tadi fokus terus.
Arif: Istirahat sebentar nggak apa-apa. Nanti kita lanjut bareng lagi.
Dina: Tapi aku takut nggak selesai tepat waktu.
Arif: Tenang, kita kerjain sama-sama. Kalau dibagi, pasti cepat.
Dina: Baiklah, kamu buat rangkumannya, aku susun penutupnya, ya.
Arif: Siap. Kita saling bantu.
Beberapa menit kemudian, mereka kembali fokus menyelesaikan tugas dengan semangat baru.
Berkat kerja sama dan saling memahami, Dina dan Arif berhasil menyelesaikan tugas tepat waktu. Mereka belajar bahwa komunikasi dan kebersamaan adalah kunci dalam menghadapi tekanan.
Penutup
Nah, itu tadi merupakan contoh naskah drama singkat beserta prolog dan epilog beserta pengertian dari kedua bagian tersebut.
Saat menuliskannya, memang hal tersebut tidak bisa untuk kamu pisahkan begitu saja dengan naskah drama tersebut.
Agar kamu semakin mahir dalam membuat naskah drama, perbanyak bacaan dan juga latihan untuk menulisnya setiap hari.
Selain contoh naskah drama, masih ada banyak karya lainnya yang bisa kamu baca contohnya melalui blog Mamikos.
FAQ
Epilog dalam naskah drama adalah bagian dalam sebuah kisah, tanpa atau dengan dialog.
Naskah drama terpopuler di dunia adalah:
1. Drama Hamlet karya Willian Shakespeare
2. Drama Oedipus Rex karya Shopocles
3. Drama Death of Salesman karya Arthur Miller
4. Drama Look Back in Anger karya John Osborne
5. Drama Woyzeck karya Georg Bucher
Prolog dalam naskah drama adalah pengantar suatu kisah cerita. Prolog berperan penting dalam menyiapkan pikiran penonton sebuah drama maupun film.
Cara menulis naskah drama:
1. Tentukan ide cerita.
2. Tentukan tema.
3. Tentukan judul naskah drama.
4. Rumuskan naskah drama.
5. Susun sinopsis naskah drama.
6. Mulai menulis naskah drama.
7. Merevisi atau editing naskah drama.
Epilog berisi kesimpulan dari sebuah cerita atau drama yang dipentaskan. Biasanya, epilog dapat berupa pesan moral yang dapat diambil.
Halaman:
