Contoh Naskah Drama Singkat tentang Kesuksesan, Anak Miskin, dan Tolong Menolong
Naskah drama adalah sebuah karya sastra yang memperagakan suatu cerita. Berikut ini adalah contoh naskah drama singkat dengan beberapa tema.
Mendengar itu, Ana pun tidak bisa lagi menutupi kesedihannya.
Ana: Hmm…sebenarnya aku ga ingin ngomong ke kalian, karena aku nggak mau kalian terlibat dalam masalahku. Tapi kalian memaksa aku buat ngomong.
Mina: Nggak apa-apa, Na. Ngomong aja sama kita.
Ana: Aku mau berhenti sekolah.
Mina, Lili, Jojo, Dio: Hah?!
Mina: Berhenti gimana maksudnya? Kenapa berhenti?
Ana: Aku gak mau menyusahkan orang tua lagi. Mereka harus kerja keras buat aku sekolah. Gara-gara itu, Ibu jadi sering sakit.
Setelah mendengar itu, empat orang sahabat Ana terdiam dan berusaha memikirkan jalan keluar untuk Ana.
Jojo: Oh, aku tahu. Gimana kalau kamu kerja di tempat saudaraku aja? Tadi dia sempat bilang kalau sedang butuh karyawan part-time tambahan. Kalau kamu mau, aku bisa tanyakan.
Dio: Oiya, benar juga. Saudaranya punya mini market.
Lili: Menurutku itu ide bagus. Kalau memang saudaranya Jojo butuh karyawan tambahan untuk part-time, kamu bisa simpan uang untuk bayar sekolah, Na. Kamu mau kan?
Ana pun mulai tersenyum dan mengangguk.
Sahabat-sahabat Ana senang karena bisa memberikan solusi dan Ana kembali tersenyum. Pada akhirnya, Ana diterima bekerja di mini market dan tetap bisa bersekolah.
Contoh Naskah Drama 2
Tema drama: Kesuksesan
Judul: Mempersiapkan Kesuksesan
Pemeran: April, Yaya, Rida, Rara
Sinopsis:
Empat orang siswa sedang belajar berkelompok untuk mempersiapkan ujian. Di sela-sela belajar, April mulai membahas tentang hal-hal yang disiapkan untuk meraih kesuksesan. Melalui diskusi singkat, April dan teman-temannya, Yaya, Rida, dan Rara, mengambil kesimpulan tentang apa yang mereka siapkan.
Dialog Drama:
April: Menjadi orang sukses itu, persiapannya banyak, lho. Tidak hanya kecerdasan kita aja. Tapi kita juga butuh hal-hal lain sebagai persiapan.
Rida: Iya, benar, Pril. Banyak faktor yang menentukan kesuksesan orang. Hanya punya kecerdasan saja tidak bisa menjamin kalau seseorang akan sukses. Kita harus tekun berusaha dan melakukan hal-hal yang positif.
Yaya: Yang kamu maksud hal-hal positif itu seperti apa, Da, contohnya?
Rida: Ya, banyak. Misalnya saja membaca. Kita perlu juga membekali diri dengan wawasan yang luas. Jika kita berwawasan tinggi, itu akan membantu membangun cara dan pola pikir kita.
Rara: Nah, aku setuju. Wawasan luas memang bisa membuat seseorang memiliki ide yang banyak. Hal itu bisa kita peroleh lewat membaca.
April: Tapi, apa iya hanya dari membaca saja kita bisa menjadi orang yang kaya ide dan berhasil?
Rara: Ya, tentu tidak. Itu hanya salah satu dari hal-hal positif yang disebutkan Rida saja.
Rida: Iya betul. Selain membaca, ada banyak hal positif lain yang kalau ditekuni bisa membentuk kepribadian kita agar matang dan siap untuk sukses.
Setelah itu, April bertanya pada Yaya, apa usaha yang sudah ia lakukan agar sukses.
Halaman:

