4 Contoh Offering Letter yang Profesional dan Tepat, Karyawan Baru Wajib Paham Ini
Bagi kamu yang baru saja menyelesaikan proses rekrutmen pekerjaan wajib menyimak artikel mengenai offering letter ini hingga habis.
Cara Negosiasi Offering Letter
Mendapatkan pekerjaan dengan tawaran yang menarik tentu membuatmu merasa senang dan berharap bisa bergabung dengan perusahaan. Namun, apabila terdapat hal-hal yang kurang kamu setujui atau ragu, lebih baik kamu mencoba untuk bernegosiasi atau berdiskusi dengan pihak terkait.
Sebagai calon karyawan baru yang mungkin belum memahami cara negosiasi, menurut pengalaman yang saya miliki, berikut beberapa tips atau cara menarik untuk bernegosiasi terkait offering letter.
Negosiasi offering letter memang penting, apalagi kalau ada hal-hal yang kurang sesuai seperti gaji, benefit, atau syarat kerja lainnya. Berikut beberapa tips untuk negosiasi offering letter secara baik dan benar:
1. Baca dan pelajari offering letter dengan teliti.
Sebelum melakukan negosiasi, kamu harus memastikan untuk memahami dan mempelajari seluruh isi offering letter.
Saya sarankan agar kamu tidak hanya berfokus pada gaji, tetapi hal-hal lain seperti benefit yang diberikan oleh perusahaan.
2. Memiliki alasan yang kuat.
Apabila ada penawaran yang ingin kamu negosiasikan, pastikan untuk memiliki alasan yang kuat. Misalnya yang ingin dinegosiasikan adalah mengenai gaji, maka kamu harus bisa memberikan nilai acuan yang sesuai dengan posisi jabatanmu.
3. Bersikap sopan dan profesional.
Cara yang paling penting dalam bernegosiasi adalah sikap dan rasa profesionalmu. Kamu bisa menggunakan nada yang positif dan bahasa yang sopan.
Kamu bisa mengawali dengan mengucap terima kasih atas penawaran yang diberikan. Kemudian ungkapkan keinginanmu untuk melakukan diskusi terhadap gaji atau hal lainnya.
4. Menerima umpan balik dan diskusi.
Meskipun kamu merasa memiliki alasan yang kuat, tetapi jangan sampai kamu memaksakan kehendak. Kamu juga harus terbuka untuk menerima jawaban dan alasan yang diberikan oleh perusahaan, supaya kedua belah pihak dapat menemukan kesepakatan.
Penutup
Demikian pembahasan Mamikos tentang contoh offering letter bahasa Inggris dan Indonesia. Semoga setelah ini kamu segera mendapatkan offering letter dari perusahaan impian yang dilamar, ya. 😊
Referensi:
Offering Letter: Isi, Contoh, dan Bedanya dengan Kontrak Kerja [Daring]
Tautan: https://glints.com/id/lowongan/offering-letter/#perbedaan-offering-letter-dan-kontrak-kerja
What Is Included in a Job Offer Letter (With Examples) [Daring]
Tautan: https://www.liveabout.com/job-offer-letter-2061695
Halaman:

