Advertisement
Source : freepik.com/Freepik

Contoh Percakapan Coaching Model TIRTA untuk Calon Guru Penggerak 2024

Pelatihan dilakukan untuk memperdalam suatu kemampuan/potensi yang ada agar semakin mahir. Dalam dunia pendidikan pun, ada pelatihan semacam itu.

30 September 2024 Nana

2. Identifikasi

  • Pertanyaan: Apa saja faktor yang menyebabkan murid bersikap pasif di kelas?
  • Jawaban: Ada banyak faktor yang dapat menjadi penyebab seorang murid bersikap pasif di kelas. Salah satunya adalah mungkin saja murid tersebut merasa tidak percaya diri. Faktor lain yakni ada kemungkinan bahwa murid tersebut tidak tertarik dengan materi pelajaran yang ada.
  • Pertanyaan: Bagaimana kondisi belajar dari murid tersebut di rumah?
  • Jawaban: Orang tua murid tersebut mengatakan bahwa murid yang bersangkutan sering bermain di rumah dan tidak suka belajar.

3. Rencana Aksi

  • Pertanyaan: Apa yang dapat Anda lakukan untuk membantu murid yang dimaksud agar lebih aktif saat berada di kelas?
  • Jawaban: Rencana saya adalah mengajak murid yang bersangkutan untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Selain itu, saya akan mengajaknya turut serta dalam tugas kelompok bersama murid lain yang dapat memotivasi dirinya.
  • Pertanyaan: Bagaimana cara Anda untuk berkoordinasi dengan orang tua murid yang dimaksud?
  • Jawaban: Saya akan menjadwalkan pertemuan rutin untuk membahas perkembangan proses belajar murid.

4. Tanggung Jawab

  • Pertanyaan: Apa rencana Anda ke depannya untuk membantu murid yang terindikasi pasif di kelas?
  • Jawaban: Saya akan berbicara empat mata dengan murid tersebut. Kemudian akan memberikan arahan positif kepadanya agar lebih aktif di kelas.
  • Pertanyaan: Kapan rencana tersebut akan direalisasikan?
  • Jawaban: Rencana tersebut akan saya jalankan mulai minggu depan.

Akhir

Info contoh percakapan coaching model TIRTA untuk calon guru penggerak 2024 yang sudah Mamikos rangkum di atas harus disudahi dulu sampai di sini.

Mudah-mudahan saja setelah kamu membaca seperti apa contoh percakapan coaching model TIRTA untuk calon guru penggerak ini kamu jadi terinspirasi dan mendapatkan bahan belajar yang bermanfaat.

5 Contoh Menceritakan Pengalaman Kerja Saat Interview beserta Tata Caranya Singkat dan Jelas

FAQ

Apa yang anda ketahui tentang Tirta dalam pelatihan (coaching)?

Dalam metode pelatihan TIRTA, terdapat sejumlah model dalam mengatasi permasalahan murid, termasuk meningkatkan dan mengembangkan seperti apa potensi mereka. Di dalam metodenya, terdapat berbagai tahapan untuk melatih murid yang tidak lain merupakan akronim dari kata TIRTA itu sendiri, yaitu Tujuan, Identifikasi, Rencana Aksi, dan Tanggung Jawab.

Apa saja tantangan utama dalam melakukan praktek coaching model Tirta?

Tantangan utama dalam melakukan praktik coaching model TIRTA yang dirasakan guru antara lain adalah menyingkirkan sumbatan-sumbatan yang mungkin menghambat potensi dari para murid. Harapannya, dengan menguasai keterampilan coaching tersebut, maka murid pun dapat menyingkirkan sumbatan-sumbatan yang menghambat potensi dalam diri mereka.

Sebutkan apa saja langkah langkah proses coaching?

Ada beberapa langkah dalam sebuah proses coaching yang perlu diketahui. Dimulai dari kehadiran sepenuhnya seorang coach yang menawarkan kesepakatan topik pembicaraan (intention), kemudian menentukan hasil dari suatu proses coaching (Goal), kemudian mendalaminya (reality), lalu mencari beberapa alternatif solusi (Option) dan yang terakhir mengakhiri dengan komitmen tindak lanjut (Will).

Apa yang dimaksud dengan percakapan coaching?

Perlu diketahui bahwa inti atau poin utama dari coaching adalah percakapan. Dalam sebuah sesi coaching, seorang coach dan klien-nya akan melakukan sebuah percakapan. Bukan percakapan yang tak tentu arah atau sembarangan, melainkan sebuah percakapan yang terarah, percakapan yang jelas tujuannya dan ada maksud dari percakapan tersebut.

Mengapa coaching sangat penting dalam pendidikan?

Coaching dalam dunia pendidikan akan sangat membantu siswa dan individu untuk berpikir dalam tingkatan yang lebih dalam dan lebih tinggi. Ketimbang menyuapi, seorang coach akan lebih berfokus untuk membantu seorang individu terlibat secara penuh dalam proses berpikir terkait dengan apa yang menjadi tujuan dari individu tersebut.


Halaman:

Advertisement