Advertisement
Source : unsplash.com/@tristansphotography

10 Contoh Persaingan Disosiatif dalam Individu atau Kelompok beserta Penjelasannya

Apakah kamu pernah mendengar terkait dengan persaingan disosiatif? Simak penjelasan contoh persaingan disosiatif baik dalam individu dan juga kelompok berikut ini.

24 Oktober 2024 Fatma

2. Kontravensi

Jenis kedua yang penting untuk dipahami bersama dengan contoh persaingan disosiatif yaitu adanya kontravensi.

Kontravensi merupakan bentuk dari interaksi sosial yang ada di tengah persaingan serta pertentangan atau konflik.

Kontravensi dilihat sebagai sebuah bentuk persaingan disosiatif yang hadir dengan sikap seperti menentang dengan cara tersembunyi. Hal ini dilakukan supaya tidak muncul perselisihan atau konflik yang terjadi secara terbuka.

Tidak hanya itu, kontravensi juga merupakan proses sosial yang hadir dengan tanda ketidakpastian, penolakan, rasa ragu, serta penyangkalan yang pengungkapannya tidak dilakukan dengan terbuka.

4 Contoh Ragam Gejala Sosial Umum di Masyarakat beserta Dampak Positif dan Negatifnya

3. Konflik Sosial

Jenis ketiga dari persaingan disosiatif yaitu hadir dengan konflik sosial. Sesuai dengan namanya, konflik sosial atau pertikaian merupakan interaksi sosial yang terjadi disebabkan oleh adanya perbedaan paham maupun kepentingan yang dimiliki oleh individu maupun kelompok.

Kehadiran dari konflik sosial biasanya ditandai dengan adanya ancaman, kekerasan, maupun kontak secara fisik antara pihak yang terlibat dalam pertentangan itu sendiri.

Konflik sosial yang hadir mampu untuk menimbulkan adanya pemisah yang berdampak pada terganggunya interaksi sosial.

Pada umumnya, konflik sosial bisa terjadi karena ada cara yang kurang umum dilakukan oleh beberapa pihak sampai bisa menimbulkan pertikaian. Bisa dalam bentuk fisik maupun kepentingan yang bisa sampai saling berusaha menjatuhkan.

4. Pertikaian

Jenis keempat dari adanya persaingan disosiatif yaitu hadir bersama pertikaian. Pada jenis yang satu ini merupakan lanjutan dari adanya kontravensi yaitu saat perselisihan yang terjadi sifatnya sudah mulai terbuka.

Pertikaian bisa terjadi karena adanya perbedaan di antara individu atau kelompok dalam masyarakat dan sifat dari perbedaan tersebut semakin tajam.

Selain itu, pertikaian bisa saja muncul karena adanya individu atau kelompok yang terus berusaha untuk bisa memenuhi kebutuhan yang mereka miliki dengan menentang pihak lain menggunakan ancaman maupun kekerasan.

Banyak yang menganggap bahwa kemunculan dari pertikaian membuat kerugian yang diberikan secara langsung atas realitas sosial yang muncul.

7 Faktor Penghambat Perubahan Sosial Budaya beserta Contoh dan Penjelasannya 

Contoh Persaingan Disosiatif dalam Individu atau Kelompok

Setelah memahami pengertian dan jenisnya, maka perlu untuk tahu apa saja contoh yang bisa ditemui di sekitar.

Halaman:

Advertisement