10 Contoh Persaingan Disosiatif dalam Individu atau Kelompok beserta Penjelasannya
Apakah kamu pernah mendengar terkait dengan persaingan disosiatif? Simak penjelasan contoh persaingan disosiatif baik dalam individu dan juga kelompok berikut ini.
Berikut ini merupakan beberapa contoh dari contoh persaingan disosiatif baik secara individu maupun kelompok diantaranya:
- Persaingan antar peserta didik untuk bisa mendapatkan prestasi terbaik.
- Unjuk rasa yang dilakukan oleh buruh untuk menentang kebijakan dari pemerintah yang dianggap tidak tepat atau merugikan mereka sebagai buruh.
- Perbedaan pendapat yang muncul di tengah diskusi di antara peserta didik dalam ruang lingkup akademik atau sekolah.
- Penetapan hari raya idul fitri yang berbeda menurut kepercayaan dari umat islam.
- Pertikaian yang muncul di antara anggota DPR dalam pelaksanaan rapat.
- Pertentangan dalam sebuah debat terbuka berkaitan dengan topik fenomena sosial yang sedang terjadi.
- Penolakan terhadap aturan untuk menggunakan sabuk pengaman saat mengendarai mobil.
- Pekerja yang berusaha untuk bisa mencapai target perusahaan supaya mendapatkan promosi jabatan.
- Tim sepak bola yang saling bersaing untuk mencetak gol sebanyak-banyaknya dan mendapatkan kemenangan.
- Menyebarkan fitnah tentang seseorang karena tidak suka dan dengan tujuan untuk bisa menjatuhkan reputasi dari orang tersebut.
Penutup
Nah, itu tadi adalah penjelasan yang membahas beberapa contoh persaingan disosiatif yang bisa kamu temukan, baik secara individu maupun kelompok. Dari contoh yang sudah diberikan, kamu bisa mencoba untuk mencari contoh lainnya yang mungkin ada di sekitar atau pernah kamu temui sebelumnya.
Tidak hanya dengan persaingan disosiatif, tetapi masih ada banyak penjelasan dan contoh mengenai interaksi sosial lainnya yang tidak kalah penting untuk kamu ketahui. Kamu bisa membaca materi penjelasan tentang berbagai jenis interaksi sosial melalui situs blog Mamikos.
FAQ
Contoh dari persaingan disosiatif seperti menghasut kelompok masyarakat tertentu yang dilakukan oleh beberapa pihak tertentu serta memberikan fitnah kepada orang lain tanpa adanya bukti yang kuat.
Beberapa contoh dari interaksi disosiatif misalnya seperti konflik yang terjadi antar kelompok, bullying, perceraian yang terjadi dalam sebuah keluarga, ketegangan, merusak hubungan yang ada, adanya ketidakstabilan, menurunkan kesejahteraan yang dimiliki oleh masyarakat, mengalami kehilangan sumber daya, dan masih ada banyak lagi lainnya yang sejenis.
Persaingan disosiatif merupakan sebuah bentuk dari interaksi sosial yang cenderung mengarah terhadap adanya perpecahan serta pertentangan. Namun, proses sosial disosiatif sendiri sebenarnya mengacu kepada banyak upaya yang dilakukan oleh manusia untuk bisa mempertahankan kelangsungan dari hidup yang mereka jalani.
Pada kejadian tawuran antar pelajar termasuk ke dalam interaksi sosial disosiatif, terutama untuk kategori pertentangan atau konflik. Hal tersebut karena munculnya kekerasan dan kemungkinan untuk timbul perpecahan.
Dampak dari interaksi disosiatif bisa muncul ketidakpastian yang ada di tengah situasi sosial maupun politik. Bisa sampai ke stabilitas sosial yang bisa mengganggu kehidupan dari masyarakat secara keseluruhan.
Halaman:

