15 Contoh Soal Biologi Pembelahan Sel Kelas 12 SMA dan Jawabannya, PG & Essay
Kerjakan latihan contoh soal biologi pembelahan sel kelas 12 SMA lengkap dengan pembahasan untuk bahan belajar berikut ini.
- Jenis dan tujuan pembelahan sel: pada prokariotik terjadi pembelahan biner; pada eukariotik umumnya mitosis (sel anak identik, diploid) atau meiosis (sel anak haploid); ada pula amitosis pada beberapa sel khusus.
- Siklus sel dan tahapan mitosis: siklus terbagi interfase (G1, S, G2)—replikasi DNA hanya pada fase S—diikuti fase mitotik (mitosis: profase → prometafase → metafase → anafase → telofase) dan sitokinesis untuk membagi sitoplasma; sentromer mengikat kromatid dan spindel memisahkannya.
- Regulasi, kanker, dan obat: sel normal berhenti membelah karena density-dependent inhibition; sel kanker kehilangan kontrol ini dan dapat bermetastasis; obat kemoterapi seperti vinblastin mengganggu mikrotubulus/spindel, sedangkan sitokalasin B merusak aktin sehingga menghambat sitokinesis.
Bagi kamu yang duduk di kelas 12 SMA, materi tentang pembelahan sel akan kamu dapatkan pada bab genetik dan pewarisan sifat. Mempelajari materi terkait pembelahan sel bisa kamu lakukan dengan mencari tahu konsepnya, kemudian mengerjakan contoh soal biologi pembelahan sel kelas 12 SMA.
Sebagai referensi belajar, berikut berbagai macam contoh soal terkait pembelahan sel yang dapat kamu jadikan bahan latihan sebelum menempuh ujian.
Daftar Isi
Kumpulan Contoh Soal Biologi Pembelahan Sel Kelas 12 SMA

Masih ingat konsep pembelahan sel dan mekanismenya? Pembelahan sel pada makhluk hidup dapat terjadi melalui beberapa mekanisme.
Pada organisme prokariotik seperti bakteri, pembelahan terjadi melalui pembelahan biner (binary fission). Sementara itu, pada organisme eukariotik, pembelahan sel umumnya berlangsung melalui mitosis atau meiosis, walaupun pada beberapa jenis sel tertentu (seperti makronukleus Paramecium) juga dikenal proses amitosis, yaitu pembelahan langsung tanpa melalui tahapan mitosis yang lengkap.
Pada mitosis, sel anakan yang dihasilkan secara genetik identik dengan induk dan set kromosomnya sama, sedangkan pada meiosis, sel anakan mempunyai setengah dari jumlah kromosom sel induk.
Berdasarkan buku Biologi untuk SMA/MA Kelas XII yang ditulis oleh Shilviani Dewi dkk., cakupan materi terkait pembelahan sel dipelajari pada pembahasan genetik dan pewarisan sifat. Kamu akan belajar tentang mitosis, siklus sel, meiosis, dan gametogenesis.
Apakah kamu ingin menguji pemahaman terkait materi pembelahan sel? Simak contoh soal beserta pembahasannya berikut ini.
Soal Pilihan Ganda Biologi Pembelahan Sel
Soal 1
Pernyataan berikut yang paling tepat untuk menunjukkan perbedaan jumlah set kromosom antara sel somatis dan sel gamet pada hewan adalah…
A. Sel somatis memiliki satu set kromosom, sedangkan sel gamet memiliki dua set kromosom
B. Sel somatis dan sel gamet sama-sama memiliki dua set kromosom
C. Sel somatis memiliki dua set kromosom, sedangkan sel gamet memiliki satu set kromosom
D. Sel gamet tidak memiliki kromosom, sedangkan sel somatis memiliki dua set kromosom
E. Sel somatis memiliki setengah dari jumlah kromosom sel gamet
Jawaban: C
Pembahasan:
Pada hewan, sel gamet (sel kelamin) hanya memiliki satu set kromosom (haploid), sementara sel somatis (sel tubuh) memiliki dua set kromosom (diploid).
Soal 2
Sebelum sel membelah, terjadi duplikasi kromosom yang menghasilkan dua struktur identik yang saling melekat erat di wilayah sempit. Wilayah penyempitan tersebut dinamakan…
A. Kromatid
B. Sentromer
C. Sitokinesis
D. Genom
E. Histon
Jawaban: B
Pembahasan:
Dua kromatid saudara (sister chromatids) terikat paling kuat satu sama lain pada area penyempitan khusus yang disebut sentromer (centromeres).
Soal 3
Pembelahan sel eukariotik terdiri dari dua proses utama, yaitu mitosis dan sitokinesis. Perbedaan fokus utama dari kedua proses tersebut adalah…
A. Mitosis adalah pembelahan sitoplasma, sedangkan sitokinesis adalah pembelahan inti sel
B. Mitosis adalah pembelahan inti sel, sedangkan sitokinesis adalah pembelahan sitoplasma
C. Mitosis menghasilkan sel haploid, sedangkan sitokinesis menghasilkan sel diploid
D. Mitosis terjadi pada sel gamet, sedangkan sitokinesis terjadi pada sel somatis
E. Mitosis adalah pengeluaran materi genetik, sedangkan sitokinesis adalah duplikasi DNA
Jawaban: B
Pembahasan:
Pada pembelahan sel eukariotik, mitosis fokus pada pembelahan inti sel, sedangkan sitokinesis fokus pada pembelahan sitoplasma.
Soal 4
Siklus sel terdiri dari dua fase utama, yaitu interfase dan fase mitotik (M). Replikasi materi genetik (DNA) secara spesifik HANYA terjadi pada sub-fase…
A. Fase G1
B. Fase S
C. Fase G2
D. Mitosis
E. Sitokinesis
Jawaban: B
Pembahasan:
Meskipun sel mengalami pertumbuhan sepanjang interfase (G1, S, dan G2), replikasi DNA hanya berlangsung secara spesifik pada fase sintesis (S).
Soal 5
Fase mitotik (M) dalam siklus sel mencakup dua proses utama, yaitu…
A. Fase G1 dan fase G2
B. Interfase dan meiosis
C. Mitosis dan sitokinesis
D. Profase dan anafase
E. Replikasi DNA dan pembentukan membran sel
Jawaban: C
Pembahasan:
Fase mitotik (M) merupakan bagian dari siklus sel yang terdiri dari mitosis (pembelahan inti) dan sitokinesis (pembelahan sitoplasma).
Soal 6
Urutan sub-fase yang benar dalam proses pembelahan inti (mitosis) secara berurutan adalah…
A. Interfase -> Profase -> Metafase -> Anafase -> Telofase
B. Profase -> Prometafase -> Metafase -> Anafase -> Telofase
C. Metafase -> Prometafase -> Profase -> Telofase -> Anafase
D. Profase -> Metafase -> Anafase -> Telofase -> Sitokinesis
E. Sitokinesis -> Telofase -> Anafase -> Metafase -> Profase
Jawaban: B
Pembahasan:
Berdasarkan tahapan pembelahan, urutan tahap mitosis adalah Profase -> Prometafase -> Metafase -> Anafase -> Telofase (sebelum diakhiri dengan sitokinesis).
Soal 7
Fenomena saat sebagian besar sel normal akan berhenti membelah ketika populasi sel sudah terlalu padat disebut…
A. Anchorage dependence
B. Density-dependent inhibition
C. Metastasis
D. Transduksi sinyal
E. Malignansi
Jawaban: B
Pembahasan:
Density-dependent inhibition (inhibisi bergantung kepadatan) adalah kondisi saat keterpaparan sel terhadap kepadatan sekitar membuat sel berhenti melakukan pembelahan.
Soal 8
Tumor ganas (malignant tumors) memiliki kemampuan berbahaya untuk menyebar dan mengirimkan sel kanker ke bagian tubuh lain hingga membentuk tumor sekunder. Proses penyebaran ini dikenal dengan istilah…
A. Replikasi
B. Sitokinesis
C. Metastasis
D. Regulasi sinyal
E. Inhibisi sel
Jawaban: C
Pembahasan:
Sel-sel pada tumor ganas dapat menginvasi jaringan sekitar dan mengalami metastasis, yaitu penyebaran sel kanker ke lokasi atau organ tubuh lain tempat mereka membentuk tumor sekunder.
Soal 9
Vinblastin adalah salah satu jenis obat kemoterapi standar yang digunakan dalam pengobatan kanker. Obat ini bekerja dengan cara mengganggu proses perakitan mikrotubulus dalam sel. Berdasarkan mekanisme kerja tersebut, efektivitas vinblastin dalam menghambat pertumbuhan sel kanker berkaitan erat dengan…
A. Terganggunya pembentukan benang-benang spindel mitotik
B. Penekanan produksi protein siklin
C. Denaturasi protein miosin dan penghambatan lekukan pembelahan (cleavage furrow)
D. Penghambatan proses replikasi atau sintesis DNA
E. Kegagalan proses sitokinesis pada sel eukariotik
Jawaban: A
Pembahasan:
Mikrotubulus merupakan komponen utama pembentuk benang spindel mitotik yang berfungsi untuk menarik dan memisahkan kromatid saudara saat pembelahan sel. Karena vinblastin mengganggu perakitan mikrotubulus, pembentukan benang spindel menjadi terganggu sehingga sel kanker tidak dapat melanjutkan proses mitosis.
Soal 10
Salah satu perbedaan antara sifat sel kanker dan sel tubuh normal terletak pada kemampuannya merespons lingkungan sekitar karena sel kanker…
A. Tidak memiliki kemampuan untuk melakukan sintesis DNA
B. Mengalami pengerhentian siklus sel secara permanen pada fase S
C. Tetap terus membelah meskipun dalam kondisi populasi sel yang sangat padat
D. Berhenti membelah akibat pengaruh fenomena density-dependent inhibition
E. Hanya dapat membelah jika menempel pada substrat tertentu
Jawaban: C
Pembahasan:
Sel normal akan berhenti membelah ketika populasi di sekitarnya sudah padat akibat adanya fenomena density-dependent inhibition. Sebaliknya, sel kanker kehilangan sifat inhibisi sehingga terus membelah tidak terkendali walaupun populasi sel sudah sangat rapat/padat satu sama lain.
Soal 11
Dalam suatu jaringan yang aktif mengalami mitosis, ditemukan sebuah sel yang memiliki jumlah DNA separuh (1/2) dari jumlah DNA sel-sel lainnya di jaringan tersebut. Berdasarkan kondisi jumlah DNA tersebut, sel yang dimaksud kemungkinan besar berada pada fase…
A. Fase G1
B. Fase G2
C. Profase
D. Metafase
E. Anafase
Jawaban: A
Pembahasan:
Pada jaringan yang aktif membelah, sel-sel yang berada pada fase G2, profase, dan metafase telah selesai melakukan replikasi DNA (pada fase S), sehingga memiliki jumlah DNA dua kali lipat dibanding kondisi awal.
Sel yang baru saja selesai membelah atau baru memasuki fase G1 belum melakukan replikasi DNA, sehingga jumlah DNA-nya masih separuh dari sel-sel yang berada pada fase G2, profase, maupun metafase.
Soal 12
Obat sitokalasin B (cytochalasin B) diketahui bekerja dengan cara menghambat dan merusak fungsi mikrofilamen aktin. Aspek siklus sel hewan berikut yang paling terganggu akibat paparan sitokalasin B adalah…
A. Pembentukan benang-benang spindel mitotik
B. Penempelan benang spindel pada kinetokor kromosom
C. Pemanjangan ukuran sel selama tahap anafase
D. Pembentukan lekukan pembelahan (cleavage furrow) dan proses sitokinesis
E. Kondensasi kromatin menjadi kromosom pada profase
Jawaban: D
Pembahasan:
Sitokinesis pada sel hewan membutuhkan cincin kontraktil yang terbuat dari mikrofilamen aktin dan protein miosin. Cincin ini menjepit bagian tengah sel untuk membentuk lekukan pembelahan (cleavage furrow).
Jika fungsi aktin dihambat oleh sitokalasin B, maka pembentukan lekukan pembelahan dan pembagian sitoplasma (sitokinesis) tidak dapat berlangsung, meskipun pembelahan inti (mitosis) berjalan normal.
Soal Essay Biologi Pembelahan Sel
Soal 13
Siklus sel terbagi menjadi interfase dan fase mitotik (M). Jelaskan apa yang terjadi selama interfase, sebutkan tiga sub-fasenya, dan peristiwa krusial yang hanya terjadi pada salah satu sub-fase tersebut!
Kunci Jawaban dan Pembahasan:
Penjelasan Interfase: Interfase adalah periode di antara dua pembelahan sel berturut-turut di mana sel tumbuh dan mempersiapkan diri sebelum membelah.
Tiga Sub-fase Interfase:
- Fase G1 (First Gap)
- Fase S (Synthesis)
- Fase G2 (Second Gap)
Peristiwa paling penting selama interfase adalah replikasi/duplikasi DNA yang hanya terjadi pada fase S (Sintesis).
Meskipun sel terus tumbuh pada fase G1 dan G2, salinan materi genetik hanya diproduksi pada fase S ini agar sel anakan nantinya menerima set informasi genetik yang lengkap.
Soal 14
Mengapa sel kanker dapat membelah secara tidak terkendali dan membentuk tumor? Jelaskan pula perbedaan utama antara tumor jinak dengan tumor ganas (malignant tumor) berdasarkan kemampuan metastasisnya!
Kunci Jawaban dan Pembahasan:
Penyebab pembelahan tidak terkendali: sel kanker dapat membelah tanpa kontrol karena mereka mampu terhindar (elude) dari mekanisme regulasi siklus sel yang normal dan tidak merespons sinyal kontrol internal maupun eksternal (seperti hilangnya density-dependent inhibition).
Perbedaan Tumor & Metastasis:
- Tumor jinak: sel abnormal tetap berada pada situs asalnya dan tidak menginvasi jaringan di sekitarnya.
- Tumor ganas (malignant): sel abnormal menginvasi jaringan sekitar dan dapat mengalami metastasis, yaitu mengekspor sel kanker melalui pembuluh darah/limfa ke lokasi tubuh lain untuk membentuk tumor sekunder.
Soal 15
Dina mengamati sampel sel yang sedang membelah di bawah mikroskop. Ia menemukan adanya struktur pelat sel (cell plate) yang mulai terbentuk di bagian tengah sel, diapit oleh dua inti sel yang baru terbentuk di kedua sisinya. Berdasarkan ciri-ciri visual tersebut, apakah kemungkinan besar jenis sel dan fase pembelahan yang sedang diamati Dina?
Kunci Jawaban dan Pembahasan:
Pembentukan pelat sel (cell plate) merupakan ciri khas sitokinesis pada sel tumbuhan. Karena sel tumbuhan memiliki dinding sel yang kaku, sitoplasma tidak membelah dengan cara mengkerut (cleavage furrow) seperti pada sel hewan, tetapi dengan membentuk pelat sel di bagian tengah.
Adanya dua inti sel baru di kedua sisi pelat sel menandakan bahwa tahap pembelahan inti (mitosis) telah selesai dan sel sedang berada dalam proses pembagian sitoplasma (sitokinesis).
Jadi, jawabannya adalah sel tumbuhan yang sedang mengalami sitokinesis.
Penutup
Demikian informasi terkait contoh soal biologi pembelahan sel kelas 12 SMA dengan berbagai tingkat kesulitan yang dapat menjadi referensi belajar.
Dapatkan soal-soal biologi lainnya di blog Mamikos agar kamu dapat meraih nilai terbaik di kelas 12 SMA. Selamat belajar dan semoga sukses!
Referensi:
Dewi, Shilviani, Amalia S., Rani E.P., Remigius G.S. 2022. Biologi untuk SMA/MA Kelas XII. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, diakses dari https://buku.kemendikdasmen.go.id/katalog/biologi-untuk-sma-kelas-xii
Reece, J. B., Urry, L. A., Cain, M. L., Wasserman, S. A., Minorsky, P. V., & Jackson, R. B. 2014. Campbell biology (10th ed.). Pearson Education
Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:
Kost Dekat UGM Jogja
Kost Dekat UNPAD Jatinangor
Kost Dekat UNDIP Semarang
Kost Dekat UI Depok
Kost Dekat UB Malang
Kost Dekat Unnes Semarang
Kost Dekat UMY Jogja
Kost Dekat UNY Jogja
Kost Dekat UNS Solo
Kost Dekat ITB Bandung
Kost Dekat UMS Solo
Kost Dekat ITS Surabaya


