23 Contoh Soal Biologi tentang Biokimia beserta Jawabannya
Temukan contoh soal biologi tentang biokimia beserta jawabannya untuk bahan latihan.
Soal 13
Fungsi utama dari jalur Siklus Asam Sitrat (Siklus Krebs) di dalam respirasi seluler adalahā¦
A. Memfasilitasi produksi energi seluler secara aerobik
B. Mengoksidasi dan menetralkan racun di dalam sel
C. Menghasilkan energi anaerobik melalui mekanisme fermentasi
D. Mensintesis vitamin D dari prekursor kolesterol
E. Mengubah glukosa secara langsung menjadi molekul asam laktat
Jawaban: A
Pembahasan:
Siklus Asam Sitrat mengoksidasi Acetyl-CoA hasil pemecahan nutrisi untuk menghasilkan molekul pembawa elektron (NADH dan FADHā) serta GTP/ATP. Koenzim terduksi ini nantinya digunakan dalam rantai transpor elektron untuk menghasilkan ATP dalam jumlah besar secara aerobik.
Soal 14
Senyawa berikut ini yang bukan merupakan molekul hasil akhir maupun senyawa antara (intermediate) dari Siklus Asam Sitrat adalahā¦
A. NADH
B. Sitrat
C. Air (HāO)
D. Glukosa
E. Okaloasetat
Jawaban: D
Pembahasan:
Glukosa adalah substrat awal jalur glikolisis yang terjadi di sitosol. Sedangkan senyawa antara Siklus Krebs meliputi sitrat, isositrat, α-ketoglutarat, suksinil-CoA, suksinat, fumarat, malat, dan oksaloasetat.
Soal 15
Pernyataan yang benar mengenai molekul Adenosin Trifosfat (ATP) adalahā¦
A. Merupakan media perantara transfer energi di dalam sel
B. Bertindak sebagai donor fosfat berenergi tinggi untuk menjalankan reaksi seluler
C. Tersusun atas basa purin (adenin), gula ribosa, dan tiga gugus fosfat
D. Semua pernyataan A, B, dan C benar
E. Hanya A dan B yang benar
Jawaban: D
Pembahasan:
ATP adalah āmata uang energiā utama sel. Molekulnya terdiri dari basa adenin, gula ribosa (pentosa), dan tiga gugus fosfat terikat. Pemutusan ikatan fosfat terakhir melepaskan energi yang digunakan untuk memicu berbagai reaksi endergonik sel.
Soal 16
Sintesis molekul ATP dari ADP di dalam organel mitokondria terutama terjadi melalui prosesā¦
A. Sintesis dehidrasi
B. Fosforilasi oksidatif
C. Katabolisme protein
D. Beta-oksidasi
E. Fermentasi asam laktat
Jawaban: B
Pembahasan:
Sebagian besar ATP seluler (~26ā28 molekul per glukosa) dihasilkan melalui fosforilasi oksidatif pada membran dalam mitokondria, memanfaatkan gradien proton yang dipompa oleh rantai transpor elektron.
Soal 17
Molekul pembawa elektron terduksi (NADH dan FADHā) yang diproduksi dari Siklus Krebs dimanfaatkan sel untukā¦
A. Mendorong proses pencernaan karbohidrat di sitosol
B. Menyambungkan asam amino menjadi rantai polipeptida
C. Memasok elektron ke rantai transpor elektron guna memfosforilasi ADP menjadi ATP
D. Memotong ikatan peptida pada molekul protein yang rusak
E. Mengangkut asam lemak masuk ke dalam membran inti sel
Jawaban: C
Pembahasan:
NADH dan FADHā mendonasikan elektronnya ke Kompleks I dan II pada Rantai Transpor Elektron. Aliran elektron ini memicu pemompaan proton yang mendorong kerja enzim ATP Synthase untuk merubah ADP menjadi ATP.
Soal 18
Manakah di antara pilihan berikut yang tergolong sebagai asam lemak bebas (free fatty acid)?
A. Asam Eikosapentaenoat (EPA)
B. Asam Sitrat
C. Kolesterol
D. Gliserol
E. Asam Laktat
Jawaban: A
Pembahasan:
Asam Eikosapentaenoat (EPA) adalah rantai panjang asam lemak bebas tak jenuh golongan Omega-3. Sementara asam sitrat adalah asam karboksilat intermediate respirasi, kolesterol adalah sterol, dan gliserol adalah molekul alkohol gula.
Soal 19
Asam lemak diikat menjadi bentuk mono-, di-, atau trigliserida melalui reaksi esterifikasi dengan cara menempelkannya pada molekulā¦
A. Sterol
B. Kolesterol
C. Gliserol
D. Natrium klorida
E. Sfingosin
Jawaban: C
Pembahasan:
Trigliserida (lemak netral) terbentuk ketika tiga molekul asam lemak bereaksi dengan tiga gugus hidroksil (āOH) dari satu molekul tulang punggung gliserol melalui ikatan ester.
Soal 20
Asam lemak Omega-3 memiliki karakteristik struktur kimia yang khas, yaituā¦
A. Memiliki minimal tiga buah ikatan rangkap pada rantai hidrokarbonnya
B. Memiliki tulang punggung yang hanya terdiri dari tiga atom karbon
C. Ikatan rangkap karbon-karbon pertama terletak pada karbon ketiga dari ujung metil (Ļ)
D. Memiliki tiga molekul asam lemak yang terikat rapat oleh ikatan omega
E. Hanya dapat disintesis secara alami di dalam sel jaringan tubuh manusia
Jawaban: C
Pembahasan:
Penamaan āOmega-3ā (Ļ-3) menunjukkan bahwa posisi ikatan ganda (ikatan rangkap dua) pertama ditemukan pada atom karbon nomor 3 jika dihitung mundur dari ujung metil (ujung omega/Ļ) rantai asam lemak tersebut.
Soal Biokimia HOTS
Soal 21
Profesor Marquez menguji pengaruh inhibitor X terhadap laju reaksi enzimatis Vāāā dan Kā. Hasil eksperimen yang dilakukan profesor menunjukkan bahwa kehadiran inhibitor X menyebabkan nilai Kā meningkat, tetapi nilai Vāāā tetap tidak berubah jika konsentrasi substrat ditingkatkan secara signifikan. Berdasarkan data eksperimen tersebut, jenis inhibisi yang terjadi adalahā¦
A. Inhibisi Unkompetitif
B. Inhibisi Non-kompetitif
C. Inhibisi Kompetitif
D. Inhibisi Alosterik Irreversibel
E. Inhibisi Umpan Balik (Feedback Inhibition)
Jawaban: C
Pembahasan:
Inhibitor kompetitif bersaing langsung dengan substrat untuk mengikat sisi aktif enzim (active site). Hambatan ini dapat diatasi dengan meningkatkan konsentrasi substrat hingga sangat tinggi, sehingga nilai Vāāā tidak berubah. Namun, perlu kamu ketahui bahwa dibutuhkan konsentrasi substrat lebih besar untuk mencapai ½ Vāāā, yang mengakibatkan nilai konstanta Michaelis (Kā) meningkat.
Soal 22
Injeksi racun Sianida (CNā») pada sampel jaringan sel mamalia terbukti menghentikan sintesis ATP secara total pada rantai transpor elektron. Sianida menghambat rantai transpor elektron dengan cara terikat secara spesifik padaā¦
A. Kompleks I (NADH Dehydrogenase)
B. Kompleks II (Succinate Dehydrogenase)
C. Kompleks III (Cytochrome bcā complex)
D. Kompleks IV (Cytochrome c oxidase)
E. Kompleks V (ATP Synthase)
Jawaban: D
Pembahasan:
Sianida (CNā») terikat kuat pada atom besi (Fe³āŗ) pada heme aā di Kompleks IV (Cytochrome c oxidase). Inhibisi ini menghentikan pemindahan elektron akhir ke oksigen (Oā), memutus gradien proton, dan menghentikan sintesis ATP.
Soal 23
Amonia (NHā) yang bersifat toksik bagi jaringan otak diangkut dari jaringan perifer (seperti otot) menuju organ hati (hepar) untuk diubah menjadi urea secara aman. Molekul pembawa amonia utama dalam darah dari jaringan otot adalah..
A. Glutamat dan Aspartat
B. Alanin dan Glutamin
C. Urea dan Urasil
D. Piruvat dan Laktat
E. Arginin dan Sitrulin
Jawaban: B
Pembahasan:
Otot menggunakan siklus glukosa-alanin (piruvat ditransaminasi menjadi alanin), sedangkan jaringan lain mengikat amonia bebas ke glutamat untuk membentuk glutamin. Alanin dan glutamin dilepaskan ke sirkulasi darah menuju hati secara non-toksik.
Tips Belajar Biokimia
Ingin menguasai biokimia tanpa kesulitan? Ada beberapa tips yang dapat kamu terapkan:
- Gunakan visualisasi saat belajar biokimia. Kamu bisa menggambar ulang jalur metabolisme saat mempelajari glikolisis dan siklus Krebs dalam bentuk diagram alir sederhana, sehingga tidak hanya berupa teks.
- Pahami gugus fungsi kimia yang sering diujikan, seperti karbohidrat, protein, lipid, dan asam nukleat. Setelah itu, kamu bisa mulai mengidentifikasi gugus khas yang dimiliki setiap biomolekul tersebut.
- Hindari hanya menghafalkan nama enzimnya tetapi fokus juga pada kinerja enzim tersebut. Misalnya hal yang terjadi pada suatu ikatan jika pH-nya meningkat atau perubahan pada nilai Kā dan Vāāā saat diberi inhibitor.
- Kelompokkan lipid dan karbohidrat berdasarkan ikatan. Hal ini akan membantumu belajar membandingkan perbedaan ikatan yang ada pada kelompok tersebut (contoh: ikatan α-1,4 vs β-1,4 glikosidik pada karbohidrat).
Penutup
Demikian informasi terkait contoh soal biologi tentang biokimia yang dapat kamu jadikan referensi belajar.
Jangan lupa untuk meluangkan waktu mempelajari konsep terkait biokimia, kemudian mengerjakan contoh soal berbagai tingkat kesulitan.
Kamu juga bisa mendapatkan referensi belajar lainnya di blog Mamikos. Selamat belajar, ya!
Referensi:
Biochemistry Practice Questions [Daring]. Tautan: https://www.testprepreview.com/modules/biochemistry.html
Reece, J. B., Urry, L. A., Cain, M. L., Wasserman, S. A., Minorsky, P. V., & Jackson, R. B. 2014. Campbell biology (10th ed.). Pearson Education.
Halaman:


