5 Contoh Soal Gaya Gesek beserta Pembahasannya, Referensi Bahan Belajar
Perdalam pemahamanmu akan materi gaya gesek dengan mempelajari beberapa contoh soal beserta pembahasannya di artikel ini!
- Belajar gaya gesek paling efektif dengan mengerjakan contoh soal berbahasa runtut—dari mencari gaya normal (N = mg), menghitung gaya gesek statis/kinetik (fs = μs N, fk = μk N), hingga menentukan resultan gaya dan percepatan (ΣF = F − f, a = ΣF / m).
- Langkah umum yang dipakai di contoh soal: hitung N = mg → bandingkan gaya tarik F dengan fs untuk tahu apakah benda bergerak → jika bergerak gunakan fk untuk ΣF; contoh soal menunjukkan kasus F < fs (diam), dan kasus bergerak dengan fk menghasilkan percepatan (contoh nilai: a = 4, 1, 3, 5, 1, 3 m/s² tergantung kondisi).
- Dengan sering latihan dan membandingkan pembahasan, kamu akan paham konsep gesek (arah berlawanan gerak, tergantung kekasaran)—artikel dan sumber terkait disertakan sebagai bahan belajar dan rujukan lebih lanjut.
Mendalami materi gaya gesek dalam mata pelajaran Fisika atau IPA bisa dilakukan dengan mempelajari contoh soal gaya gesek beserta pembahasannya. ⚙️ ✍️
Dengan cara ini, kamu bisa lebih paham bagaimana sebuah soal diselesaikan secara runtut dari awal hingga akhir sehingga bisa mendapatkan jawaban yang benar.
Kamu bisa gunakan beberapa contoh soal gaya gesek beserta pembahasannya yang ada di artikel ini sebagai bahan belajar. Yuk, simak selengkapnya di bawah ini! 👇
Daftar Isi
- Yuk, Pelajari Contoh Soal Gaya Gesek yang Lengkap dengan Pembahasannya Berikut Ini!
- Contoh Soal Gaya Gesek beserta Pembahasannya 1
- Contoh Soal Gaya Gesek beserta Pembahasannya 2
- Contoh Soal Gaya Gesek beserta Pembahasannya 3
- Contoh Soal Gaya Gesek beserta Pembahasannya 4
- Contoh Soal Gaya Gesek beserta Pembahasannya 5
- Penutup
Yuk, Pelajari Contoh Soal Gaya Gesek yang Lengkap dengan Pembahasannya Berikut Ini!

Semakin kamu sering membahas soal terkait sebuah materi, maka kamu akan semakin paham bagaimana konsepnya bekerja.
Untuk materi gaya gesek, berikut ini beberapa contoh soal gaya gesek untuk kamu pelajari di rumah maupun di sekolah, mandiri maupun berdiskusi:
Contoh Soal Gaya Gesek beserta Pembahasannya 1
Sebuah meja bermassa 5 kg, di atasnya diletakkan pada bidang dengan permukaan kasar. Diketahui gesek statis μs = 0,6 dengan koefisien gesek kinetis μk = 0,4. Maka, hitunglah berapa gaya gesek yang dialami oleh balok tersebut apabila ditarik dengan gaya sekuat 20 N?
Pembahasan:
Diketahui:
m = 5 kg
μs = 0,6
μk = 0,4
F = 20 N
Ditanya: f ?
Jawab:
Pertama kita harus mencari besar gaya normal (N) dengan persamaan:
ΣFY = 0
N – w = 0
N = w
N = mg
N = (5 )(10)
N = 50 N
Mencari gaya gesek statis dengan persamaan:
fs = μs x N
fs = 0,6 x 50
fs = 30 N
Karena F < fs maka balok tersebut masih dalam keadaan diam. Maka, berlaku Hukum I Newton yaitu:
ΣF = 0
F – f = 0
F = f
f = 20 N
Jadi, gaya gesek yang bekerja pada balok tersebut adalah sebesar 20 N.
Contoh Soal Gaya Gesek beserta Pembahasannya 2
Balok dengan massa 20 kg berada di sebuah lantai yang kasar dengan keterangan μs = 0,6 dan μk = 0,3. Lalu, balok tersebut ditarik dengan memberdayakan gaya sebesar 160 N secara mendatar. Tentukanlah berapa besar gaya gesek yang dialami oleh balok tersebut!
Pembahasan:
Diketahui:
m = 20 kg
μs = 0,6
μk = 0,3
F = 160 N
Ditanya: f ?
Jawab:
Besar gaya normal (N) bisa ditentukan dengan cara berikut ini:
ΣFY = 0 N – w = 0
N = w
N = mg
N = (20)(10)
N = 200 N
Lalu, carilah gaya gesek statis dengan persamaan berikut:
fs = μs x
N fs = 0,6 x 200 fs = 120 N
Dikarenakan F > fs, maka balok tersebut sudah dipastikan bergerak sehingga besar gaya gesek kinetisnya adalah sebesar:
fk = μk x N
fk = (0,3)(200) fk = 60 N
Jadi, gaya gesek yang bekerja pada balok tersebut adalah sebesar 60 N.
Contoh Soal Gaya Gesek beserta Pembahasannya 3
Benda dengan massa 50 kg ada pada bidang yang datar. Lalu, ada gaya yang bekerja sebesar 200 N dengan arah mendatar. Hitunglah berapa besar percepatan pada benda apabila bidang tersebut licin dan bidang kasar memiliki koefisien gesek sebesar 0,3 (g = 10 m/s2)!
Pembahasan:
Diketahui:
m = 50 kg
μ = 0,3
F = 200 N g = 10 m/s2
Ditanya: percepatan benda jika bidang licin dan percepatan benda jika bidang kasar (μ = 0,3).
Jawab: Bidang licin
F = m.a maka a = F/m = 200/50 = 4 m/s
Jadi, percepatan jika bidang licin = 4 m/s2.
Bidang kasar (μ = 0,3)
N = w = mg = 50 x 10 = 500 N F gesek = μ
N = 0,3 x 500 = 150 N
F total = F – F Gesek = 200 – 150 = 50 N
a = Total/m = 50/50 = 1 m/s
Jadi, percepatan jika bidang kasar = 1 m/s.
Contoh Soal Gaya Gesek beserta Pembahasannya 4
Balok kayu dengan massa 40 kg berada di sebuah lantai datar. Lalu, sebuah gaya horizontal sebesar 120 N menarik balok tersebut. Dari keterangan tersebut, hitunglah berapa percepatan yang balok tersebut alami jika:
1. Lantai licin sempurna
2. Lantai kasar berkoefisien gesek kinetis sebesar 0,2 dan gravitasi = 10 m/s2.
Pembahasan:
Diketahui:
Massa (m) = 40 kg
Gaya Tarik (F) = 120 N
Koefisien gesek (μ) = 0,2
Percepatan gravitasi (g) = 10 m/s2
Ditanya:
1. Percepatan apabila bidang licin
2. Percepatan apabila bidang kasar
Jawab:
1. Kondisi Bidang Licin
Pada bidang datar yang licin bisa dikatakan sama sekali tidak ada gaya gesek yang menjadi hamabatan. Maka dari itu, gaya yang bekerja hanya berasal dari gaya tarik.
F = m . a
a = F / m
a = 120 / 40 = 3 m/s2
Jadi, percepatan balok pada bidang yang licin adalah sebesar 3 m/s2.
2. Kondisi Bidang Kasar μ = 0,2
Pertama, mari kita cari dulu gaya normal N dan gaya geseknya fg:
Gaya Normal N:
Karena berada di bidang datar, maka:
N = w = m . g
N = 40 . 10 = 400 N
Gaya Gesek fg:
fg = μ . N
fg = 0,2 . 400 = 80 N
Selanjutnya, mari kita hitung percepatan dengan resultan gaya:
ΣF = m . a
F – fg = m . a
120 – 80 = 40 . a
40 = 40 . a
a = 40 / 40 = 1 m/s2
Jadi, percepatan balok pada bidang yang kasar adalah sebesar 1 m/s2.
Contoh Soal Gaya Gesek beserta Pembahasannya 5
Balik dengan massa 20 kg terletak di sebuah lantai yang horizontal. Lalu, gaya sebesar 100 N bekerja pada balok tersebut saat balok ditarik. Tentukanlah berapa percepatan balok apabila:
1. Lantai licin (tanpa gesekan)
2. Lantai kasar berkoefisien gesek kinetis μk = 0,2 (g = 10 m/s2)
Pembahasan:
Diketahui:
Massa balok m = 20 kg
Besar gaya yang bekerja F = 100 N
Koefisien gesek kinetis lantai kasar μk = 0,2
Kecepatan gravitasi g = 10 m/s2
Ditanyakan:
1. Percepatan balok pada lantai licin (tanpa gesekan)
2. Percepatan balok pada lantai kasar berkoefisien gesek kinetis μk = 0,2 (g = 10 m/s2)
Jawab:
1. Percepatan balok pada lantai licin
Karena lantainya licin, maka tidak ada gaya gesek yang bekerja menghambat benda. Sehingga dapat diputuskan dengan persamaan:
Rumus: F = m . a
Maka, percepatan lantai licin:
a = F / m
a = 100 / 20 = 5 m/s2
Jadi, percepatan balok yang terjadi pada lantai licin adalah sebesar 5 m/s2.
2. Percepatan pada lantai kasar μk
Untuk percepatan pada bidang kasar, maka terlebih dahulu kita harus menghitung berapa besar gaya gesek yang melawan arah gerak benda.
Mencari Gaya Normal N:
N = m . g = 20 . 10 = 200 N
Mencari Gaya Gesek fk:
fk = μk . N
fk = 0,2 . 200 = 40 N
Mencari Resultan Gaya ΣF:
ΣF = F – fk
ΣF = 100 – 40 = 60 N
Mencari Percepatan a:
a = ΣF / m
a = 60 / 20 = 3 m/s2
Jadi, percepatan yang bekerja pada bidang kasar adalah sebesar 3 m/s2.
Penutup
Itulah beberapa contoh soal gaya gesek beserta pembahasannya. Dengan mempelajari soal-soal tersebut, secara perlahan namun pasti kamu akan mempelajari juga rumus gaya dan konsep dari bagaimana gaya gesek bekerja. ⚙️ ✍️
Pada konsep gaya gesek, gaya ini terjadi apabila sebuah benda ditarik atau dalam hal ini diberikan sebuah gaya. Pada permukaan yang licin, maka tidak ada gesekan. Sebaliknya, gaya gesek terjadi pada permukaan yang kasar karena terjadi gesekan.
Contoh-contoh soal di atas bisa kamu jadikan bahan belajar mandiri baik di sekolah maupun di rumah. Apabila ada yang sulit dipahami, kamu bisa bertanya pada guru mata pelajaran untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik.
Terima kasih telah menyimak hingga sejauh ini. Semoga bermanfaat! ☺️
FAQ
Gaya ini bekerja berlawanan arah dengan arah gerak benda. Gaya gesek dapat terjadi karena sentuhan antara permukaan benda dengan bidang lintasan. Maka ketika benda bergerak, maka akan terbentuk gesekan di antara keduanya seperti saat kamu mendorong meja.
Gesekan adalah suatu peristiwa yang terjadi akibat adanya kontak antara dua buah permukaan benda satu sama lain. Akibat gesekan ini, maka muncul gaya gesek yang melawan gerak benda atau arah kecenderungan benda akan bergerak.
Sifat-sifat gaya gesek diantaranya adalah rumus gaya gesek tidak bisa menggerakan benda, besarnya gaya gesek sangat bergantung pada kekasaran dua benda yang bergesekan, dan arah gaya gesek selalu berlawanan.
Komponen gaya gesek selalu sejajar dengan bidang sentuh dan arahnya selalu berlawanan dengan arah gerak. Oleh karena itu, gaya gesek bersifat menghambat gerak benda. Di situlah gaya gesek bekerja dengan cara mencegah benda bergerak.
Besarnya gaya gesek yang kuat tergantung pada kekasaran kedua benda yang saling bergesekan. Arah gesekan selalu berlawanan arah. Dengan demikian, gaya gesekan akan menghambat gerak benda. Rumus gesekan selalu dipengaruhi oleh arah gerak benda.
Referensi:
Contoh Soal Gaya Gesek dan Pembahasannya dalam Fisika [Daring]. Tautan: https://kumparan.com/berita-terkini/contoh-soal-gaya-gesek-dan-pembahasannya-dalam-fisika-1zs87so6nen/full
Rumus Gaya Gesek: Pengertian, Jenis, Contoh Soal, dan Manfaatnya [Daring]. Tautan: https://www.gramedia.com/literasi/rumus-gaya-gesek/
Contoh Soal Gaya Gesek Pada Bidang Datar dan Miring [Daring]. Tautan: https://www.fisikabc.com/2022/06/contoh-soal-gaya-gesek-di-bidang-datar-miring.html
Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:
Kost Dekat UGM Jogja
Kost Dekat UNPAD Jatinangor
Kost Dekat UNDIP Semarang
Kost Dekat UI Depok
Kost Dekat UB Malang
Kost Dekat Unnes Semarang
Kost Dekat UMY Jogja
Kost Dekat UNY Jogja
Kost Dekat UNS Solo
Kost Dekat ITB Bandung
Kost Dekat UMS Solo
Kost Dekat ITS Surabaya




