Advertisement
Source : unsplash.com/@vedranafilipovic

13 Contoh Soal OSN Kimia Tingkat SMA dan Pembahasannya Lengkap

Yuk, uji kemampuanmu dengan soal-soal Olimpiade Sains Nasional Kimia tingkat SMA ini

24 Februari 2026 Lailla

Merasa bisa mengerjakan soal kimia di SMA, tapi bingung saat berhadapan dengan soal-soal OSN?

Jangan khawatir karena tingkatan soal OSN memang menguji pemahaman konsep, bukan sekadar hafalan rumus. 🧑‍🔬

Untuk kamu yang suka tantangan atau sedang persiapan diri mengikuti olimpiade, coba kerjakan contoh soal OSN Kimia tingkat SMA dan pembahasannya berikut ini, ya. 🧪

Contoh Soal OSN Kimia Tingkat SMA dan Pembahasannya

Contoh Soal OSN Kimia Tingkat SMA dan Pembahasannya Lengkap
unsplash.com/@vedranafilipovic
Contoh Soal Hukum Avogadro beserta Pembahasannya dengan Rumus

Sebelum mengerjakan contoh-contoh soal OSN Kimia, perlu kamu ketahui bahwa kunci utama keberhasilannya bukan hanya memperbanyak latihan.

Sebab, soal OSN Kimia membutuhkan analisis setiap butirnya, sehingga menghafal rumus saja belum bisa menyelesaikan permasalahan. Selain itu, kamu juga perlu memahami standar soal IChO (International Chemistry Olympiad) yang menjadi acuan sebelum melakukan pendaftaran OSN.

Dengan belajar materi OSN Kimia, kamu bisa melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi, memperdalam konsep kimia yang diajarkan di sekolah, hingga meningkatkan daya saing di bidang akademik.

Sudah siap untuk menguji pengetahuan dan pemahamanmu tentang soal-soal OSN kimia?

Soal 1

Ion X²⁺ memiliki konfigurasi elektron [Ar] 3d⁵
Unsur X dalam tabel periodik terletak pada…

A. Golongan VIIB, Periode 4
B. Golongan VIIB, Periode 5
C. Golongan VIB, Periode 4
D. Golongan VIIIB, Periode 4
E. Golongan VB, Periode 4

Jawaban: A. Golongan VIIB, Periode 4
Pembahasan:
Ion X²⁺ menunjukkan atom netral kehilangan 2 elektron.
Elektron pada logam transisi dilepas dari subkulit dengan n terbesar (4s terlebih dahulu).
Apabila X²⁺ = [Ar] 3d⁵ maka atom netral = [Ar] 4s² 3d⁵
Jumlah elektron valensi blok d = 2 + 5 = 7 menunjukkan golongan 7 (VIIB)
Bilangan kuantum utama terbesar = 4 menunjukkan Periode 4

30 Contoh Soal Penyetaraan Reaksi Kimia dan Jawabannya Kelas 10 SMA

Soal 2

2SO₂(g) + O₂(g) ⇌ 2SO₃(g) ΔH = −198 kJ
Langkah yang dapat kamu lakukan untuk memperbanyak hasil SO₃ adalah…

A. Menaikkan suhu reaksi
B. Memperbesar volume wadah
C. Menambah katalisator
D. Mengurangi konsentrasi gas SO₂
E. Memperkecil volume wadah

Ringkasan Materi Kimia Stoikiometri SMA Kelas 11 dan Penjelasannya

Jawaban: E. Memperkecil volume wadah
Pembahasan:

  • Soal Kesetimbangan Kimia (Prinsip Le Chatelier) di atas menunjukkan reaksi eksoterm (ΔH negatif).
  • Reaksi bersifat eksoterm (delta H negatif). Apabila suhu naik, kesetimbangan akan bergeser ke kiri (endoterm), sehingga opsi A salah.
  • Memperbesar volume wadah membuat kesetimbangan bergeser ke jumlah koefisien gas yang lebih besar (ke kiri: 3 molekul), sehingga opsi B salah.
  • Katalisator hanya mempercepat tercapainya kesetimbangan, tidak menggeser arahnya, sehingga opsi C salah.
  • Mengurangi reaktan SO₂ akan menggeser kesetimbangan ke arah reaktan itu sendiri, sehingga opsi D salah.
  • Memperkecil volume wadah akan sama dengan memperbesar tekanan, sehingga kesetimbangan bergeser ke arah jumlah koefisien gas yang lebih kecil, sehingga opsi E benar.

Soal 3

Ke dalam 100 mL CH₃COOH 0,1 M (Kₐ = 10⁻⁵) ditambahkan 50 mL NaOH 0,1 M. pH larutan yang terbentuk adalah…

A. 4
B. 5
C. 6
D. 5 − log 2
E. 5 + log 2

Jawaban: B. 5
Pembahasan:
Mol CH₃COOH = 0,100 L × 0,1 M = 0,010 mol = 10 mmol
Mol NaOH = 0,050 L × 0,1 M = 0,005 mol = 5 mmol
Reaksi:
CH₃COOH + OH⁻ → CH₃COO⁻ + H₂O
Sisa:
Asam = 5 mmol
Garam = 5 mmol
Larutan buffer dengan [asam] = [garam]
Gunakan persamaan Henderson-Hasselbalch:
pH = pKₐ + log([garam]/[asam])
pKₐ = 5
pH = 5 + log(1) = 5

Soal 4

Jumlah isomer struktur alkohol dengan rumus C₄H₁₀O adalah…

A. 2
B. 3
C. 4
D. 5
E. 6

Jawaban: C. 4
Pembahasan:
Isomer alkohol C₄H₁₀O:
Butan-1-ol
Butan-2-ol
2-metilpropan-1-ol
2-metilpropan-2-ol
Total = 4 isomer struktur

Soal 5

Sebanyak 5,60 L gas C₂H₄ (STP) dibakar sempurna menurut reaksi:
C₂H₄(g) + 3O₂(g) → 2CO₂(g) + 2H₂O(l)
Volume CO₂ yang dihasilkan pada STP adalah…

A. 5,60 L
B. 8,40 L
C. 11,2 L
D. 16,8 L
E. 22,4 L

Jawaban: C. 11,2 L
Pembahasan
Pada STP, perbandingan volume = perbandingan mol.
1 mol C₂H₄ menghasilkan 2 mol CO₂.
Artinya 1 volume C₂H₄ → 2 volume CO₂.
5,60 L × 2 = 11,2 L

Soal 6

Sebanyak 10,0 g CaCO₃ dipanaskan sesuai persamaan berikut:
CaCO₃(s) → CaO(s) + CO₂(g)
Jika Mᵣ CaCO₃ = 100 g·mol⁻¹, volume CO₂ pada STP adalah…

A. 1,12 L
B. 2,24 L
C. 4,48 L
D. 5,60 L
E. 11,2 L

Jawaban: B. 2,24 L
Pembahasan
Mol CaCO₃ = 10 / 100 = 0,10 mol
Perbandingan 1 : 1 → mol CO₂ = 0,10 mol
Volume STP = 0,10 × 22,4 = 2,24 L

Soal 7

Pada reaksi:
N₂O₄(g) ⇌ 2NO₂(g)
Apabila diketahui Kc = 4,0 dan pada kesetimbangan [NO₂] = 0,80 M, maka [N₂O₄] adalah…

A. 0,04 M
B. 0,08 M
C. 0,16 M
D. 0,32 M
E. 0,64 M

Jawaban: C. 0,16 M
Pembahasan
Kc = [NO₂]² / [N₂O₄]
4,0 = (0,80)² / [N₂O₄]
4,0 = 0,64 / [N₂O₄]
[N₂O₄] = 0,64 / 4 = 0,16 M

Halaman:

Advertisement