Contoh Soal Jurnal Penutup Perusahaan Jasa dan Perusahaan Dagang
Ketika memelajari ilmu akuntansi dan bersiap menghadapi ujian, perlu kiranya berlatih menghadapi soal jurnal materi penutup. Baca selengkapnya di sini.
Metode seperti ini memang paling tepat digunakan apabila sebuah entitas memang menawarkan jasa.
Jadi selalu ada transaksi secara periodik setiap bulan untuk dicantumkan dalam tabel pembayarannya.
Kita dapat menggunakan contoh soal jurnal penutup perusahaan jasa dan perusahaan dagang sederhana.
Akan kami sediakan beberapa data dan bagaimana cara menutupnya secara periodik.
Hasil bayar sewa gedung : 50.000
Kontrak dagang A : 15.000
Kontrak dagang B : 15.000
Dari data tersebut kita bisa langsung jumlahkan saja menjadi ikhtisar laba rugi dengan nominal sebesar 80.000.
Ini akan menyederhanakan proses dan tidak perlu terlalu panjang dalam mengerjakannya.
Sebagai catatan tambahan nantinya akan ada banyak akun seperti pengembalian bunga sampai retur pembayaran bisa masuk.
Jadi jumlahnya tidak terbatas pada pembayaran secara periodik dari akun luar.
Membuat Contoh Soal Jurnal Penutup Perusahaan Jasa dan Perusahaan Dagang Perpetual
Menutup transaksi secara perpetual akan terjadi ketika ada terminasi dari sebuah kontrak periodik. Jadi entitas nantinya tidak akan melakukan transaksi dalam bentuk debet atau kredit lagi pada entitas lainnya.
Proses ini dapat kita lakukan sendiri dengan mengubah bagaimana metode pembayarannya dalam kolom kredit. Jadi semua pembayarannya akan menjadi debit dan berubah pada kolom iterasi transaksinya.
Memang dalam contoh soal jurnal penutup perusahaan jasa dan perusahaan dagang kita harus selesaikan sebagai penyesuaian. Seperti tujuan utamanya yaitu mempersingkat dan menjelaskan detail transaksi.
Dalam menutup aktivitas akun secara perpetual harus diperhatikan juga bagaimana pengaruhnya pada akun lainnya. Apakah proses tersebut nantinya akan mengganggu neraca ekuitas atau tidak pada entitas.
Jika memang tidak berpengaruh maka langsung saja pindahkan dari lajur kredit menuju debet. Namun ketika terminasi tersebut memang memberikan dampak pada akun lainnya perlu kita pecah dulu.
Akun terpengaruh dari terminasi harus kita berikan penjelasan pada kolom penyesuaian.
Seperti contoh soal jurnal penutup perusahaan jasa dan perusahaan dagang dimana ada perubahan pada metode pembayarannya.
Jika proses terminasi ini memang sudah dijelaskan maka langsung saja kita masukkan lagi pada kolom penyesuaian. Jadi pada buku besar nanti tidak terpengaruh bagaimana akun akan berlaku.
Halaman:

