Advertisement
Source : unsplash.com/@jjames25

13 Contoh Soal Kelajuan dan Kecepatan beserta Pembahasannya Lengkap

Masih bingung dengan perbedaan kelajuan dan kecepatan? Yuk, coba kerjakan soal-soal yang sudah dilengkapi dengan jawaban dan pembahasannya berikut ini.

19 Januari 2026 Lailla

Materi tentang kelajuan dan kecepatan sering sekali disalahpahami karena dianggap sama. Padahal, dalam dunia fisika keduanya berbeda apalagi saat muncul dalam contoh soal kelajuan dan kecepatan beserta pembahasannya. 🚕💨

Jika kamu salah memahami konsep dasar keduanya, hasil perhitunganmu bisa meleset. Akibatnya, nilai ujian bisa jeblok.

Tapi tidak perlu khawatir karena pada artikel berikut, Mamikos akan memberikan contoh soal terkait kelajuan dan kecepatan sebagai latihan.

Contoh Soal Kelajuan dan Kecepatan beserta Pembahasannya

Contoh Soal Kelajuan dan Kecepatan Beserta Pembahasannya Lengkap
unsplash.com/@jjames25
16 Contoh Soal Gerak Melingkar beserta Jawabannya Lengkap dengan Rumus Penyelesaiannya

Apakah kamu sudah tahu perbedaan kelajuan dan kecepatan? Pahami terlebih dahulu konsepnya agar tidak bingung saat mengerjakan soal-soal tersebut.

Kelajuan menunjukkan seberapa cepat (skalar) sesuatu, sedangkan kecepatan menunjukkan seberapa cepat beserta arahnya (vektor).

Jadi, saat kamu sedang olahraga di treadmill, kecepatanmu tetap nol walaupun pengaturannya kamu atur setinggi mungkin karena kamu tidak melakukan perpindahan posisi. Tapi, kelajuanmu lah yang tinggi.

Kelajuan dan kecepatan sama-sama penting untuk dipelajari. Tentu bukan hanya untuk menghadapi ujian di sekolah saja, tapi juga untuk diterapkan dalam kehidupan.

13 Contoh Soal Gerak Parabola dan Pembahasannya Kelas 10 SMA

Misalnya saja saat kamu menggunakan GPS, menggunakan peta di handphone, atau bekerja di bidang navigasi kapal. Kamu akan banyak dihadapkan dengan perhitungan kecepatan, bukan hanya kelajuan. Sebab, arah yang tepat akan menentukan posisi akhir.

Selain itu, di bidang olahraga dan kesehatan pun kelajuan dan kecepatan sering digunakan. Ketika kamu lari bolak-balik di lapangan secara cepat, maka kelajuanmu tinggi. Tapi, jika kamu hanya lari tanpa tujuan, maka kecepatan rata-ratanya bisa kecil.

Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui rumus kelajuan dan rumus kecepatan karena akan memberikan hasil perhitungan yang berbeda.

Sudah punya gambaran terkait kelajuan dan kecepatan? Yuk, coba kerjakan contoh soal kelajuan dan kecepatan beserta pembahasannya berikut ini. 🏃

Contoh Soal Momentum dan Impuls beserta Jawabannya dengan Rumus

Tingkat Kesulitan: Mudah

Soal 1

Seseorang siswa yang ban sepedanya bocor harus berjalan sejauh 300 m selama 5 menit untuk mendapatkan tukang tambal ban. Kelajuan siswa tersebut adalah…

A. 0,5 m/s
B. 1 m/s
C. 5 m/s
D. 60 m/s

Jawaban: B
Pembahasan:
Diketahui:
jarak = 300 m
waktu = 5 menit = 300 s
Rumus kelajuan:
v = s ÷ t
v = 300 ÷ 300
v = 1 m/s

Soal 2

Perbedaan utama antara kelajuan dan kecepatan adalah…

A. kelajuan memiliki arah, kecepatan tidak memiliki arah
B. kecepatan hanya digunakan untuk mata pelajaran matematika
C. kelajuan tidak memperhatikan arah, kecepatan memperhatikan arah
D. kecepatan tidak dapat dihitung

Jawaban: C. kelajuan tidak memperhatikan arah, kecepatan memperhatikan arah
Pembahasan:
Kelajuan hanya menyatakan cepat atau lambat sesuatu tanpa arah, sedangkan kecepatan menyatakan besar kelajuan dan arah gerak.

Soal 3

Seorang pesepeda yang mengikuti perlombaan mengayuh sepedanya dengan kelajuan 50 km/jam ke arah utara. Pernyataan tersebut menunjukkan besaran…

A. jarak
B. kelajuan
C. kecepatan
D. waktu

Jawaban: C. kecepatan
Pembahasan:
Karena pernyataan pada soal menyebutkan arah (ke utara), maka besaran yang dimaksud adalah kecepatan.

Soal 4

Seorang pria menggendong anaknya untuk berjalan-jalan di GOR yang memiliki lintasan berbentuk lingkaran. Pria dan anaknya tersebut kembali ke titik awal dalam waktu 10 menit. Kecepatan rata-rata pria tersebut adalah…

A. nol
B. sama dengan kelajuannya
C. lebih besar dari kelajuannya
D. tidak dapat ditentukan

Jawaban: A. nol
Pembahasan:
Kecepatan rata-rata dihitung dari perpindahan yang dilakukan pria.
Rumus kecepatan rata-rata:
v = perpindahan ÷ waktu
Karena pria kembali ke titik awal, maka perpindahan = 0.
Jadi, kecepatan rata-rata pria tersebut = 0.

Halaman:

Advertisement