Advertisement
Source : Canva/@amnarj2006

40 Contoh Soal Molaritas dan Molalitas beserta Jawabannya dengan Rumus

Meskipun hampir mirip, molaritas dan molalitas memiliki perbedaan cara menghitung, lho. Yuk, pelajari di artikel ini!

8 September 2025 Lintang Filia

40 Contoh Soal Molaritas dan Molalitas beserta Jawabannya dengan Rumus โ€“ Molaritas dan molalitas adalah dua konsep penting yang dipelajari dalam mata pelajaran kimia.

Meskipun keduanya digunakan untuk menyatakan konsentrasi larutan, molaritas dan molalotas memiliki cara pengukuran yang berbeda, lho. ๐Ÿ“–

Nah, untuk membantumu membedakan keduanya, yuk, kita pelajari bersama tentang pengertian, rumus, serta contoh soal molaritas dan molalitas beserta jawabannya di artikel ini. ๐Ÿ“๐Ÿงช

Mengenal Molaritas dan Molalitas

contoh soal molaritas dan molalitas beserta jawabannya
Canva/@amnarj2006

Dalam materi Stokiometri kimia, konsentrasi larutan sering dijelaskan menggunakan istilah molaritas. Istilah ini menunjukkan jumlah mol zat terlarut yang terdapat pada setiap liter larutan.

Sederhananya, molaritas membantu kita mengetahui seberapa banyak zat yang masuk ke dalam volume larutan tertentu.

Simbol yang dipakai untuk molaritas adalah huruf M, dengan satuan mol/L atau yang lebih dikenal dengan sebutan Molar.

35 Contoh Soal Hidrokarbon beserta Jawabannya, Pilihan Ganda dan Essay untuk Bahan Belajar

Rumus Molaritas

Perhitungan molaritas dapat dilakukan melalui rumus berikut:

M=nVM = \frac{n}{V}

Keterangan:

  • M = molaritas (mol/L)
  • n = jumlah mol zat terlarut (mol)
  • V = volume larutan (liter)

Perlu diperhatikan bahwa volume larutan Kimia yang digunakan harus dinyatakan dalam liter, bukan mililiter, ya.

Menentukan Jumlah Mol

Langkah pertama sebelum menghitung molaritas adalah mencari tahu jumlah mol zat terlarut. Rumus yang digunakan cukup sederhana, yaitu:

n=massa (gram)Mrn = \frac{massa\,(gram)}{Mr}

Keterangan:

  • n = jumlah mol zat (mol)
  • massa = massa zat yang digunakan (gram)
  • Mr = massa molekul relatif zat (g/mol)

Setelah jumlah mol diketahui, barulah nilai molaritas bisa dihitung secara tepat menggunakan rumus utama.

Molalitas

Setelah memahami apa itu molaritas beserta cara menghitungnya, masih ada satu lagi ukuran konsentrasi larutan yang tak kalah penting, yaitu molalitas. Banyak orang sering tertukar antara molaritas dan molalitas, padahal keduanya punya perbedaan yang cukup jelas.

Molalitas adalah ukuran konsentrasi larutan yang menyatakan jumlah mol zat terlarut dalam setiap satu kilogram pelarut.

Jika pada molaritas yang menjadi patokan adalah volume larutan, maka pada molalitas yang diperhitungkan adalah massa pelarut. Molalitas biasa disimbolkan dengan huruf m, dan satuannya adalah mol/kg.

Rumus Molalitas

Molalitas dapat dihitung menggunakan rumus berikut:

m=npm = \frac{n}{p}

Keterangan:

  • m = molalitas (mol/kg)
  • n = jumlah mol zat terlarut (mol)
  • p = massa pelarut (kg)

Cara Menentukan Jumlah Mol

Sama seperti pada molaritas, perhitungan molalitas juga memerlukan jumlah mol zat terlarut. Rumus untuk mencari mol masih tetap:

n=massa (gram)Mrn = \frac{massa\,(gram)}{Mr}

Keterangan:

  • n = jumlah mol zat (mol)
  • massa = massa zat terlarut (gram)
  • Mr = massa molekul relatif zat (g/mol)

Kalau sudah mengetahui jumlah mol serta massa pelarut dalam kilogram, maka molalitas larutan dapat dihitung dengan mudah.

Contoh Soal Molaritas dan Molalitas beserta Jawabannya

Dari rumus molaritas dan molalitas yang sudah dibahas di atas, yuk kita coba terapkan dalam bentuk soal. Tujuannya agar kamu bisa berlatih untuk menerapkan rumus dalam 40 contoh soal molaritas dan molalitas beserta jawabannya di bawah ini.

Oh, ya, meski sudah disertai dengan jawaban, pastikan kamu untuk fokus mengerjakan soal terlebih dahulu, ya.

20 Contoh Soal Reaksi Redoks beserta Jawabannya, Pilihan Ganda dan Essay

Contoh Soal Molaritas

1. Jika 0,65 mol zat terlarut dilarutkan ke dalam 650 mL air, tentukan molaritas larutan tersebut.

A. 0,50 mol/L
B. 0,65 mol/L
C. 1,00 mol/L
D. 0,10 mol/L

Jawaban: C

2. Larutan Ca(NOโ‚ƒ)โ‚‚ memiliki molaritas 0,40 mol/L dan volume 1,25 L. Berapakah jumlah mol zat terlarut?

A. 0,40 mol
B. 0,60 mol
C. 0,30 mol
D. 0,50 mol

Jawaban: D

3. Larutan glukosa dibuat dengan melarutkan 36 gram Cโ‚†Hโ‚โ‚‚Oโ‚† (Mr = 180) dalam 0,5 L air. Berapa molaritasnya?

A. 0,60 mol/L
B. 0,40 mol/L
C. 0,08 mol/L
D. 0,20 mol/L

Jawaban: B

4. Dilarutkan 3 mol Hโ‚‚SOโ‚„ ke dalam 1,2 L air. Hitung molaritas larutan tersebut.

A. 3,00 mol/L
B. 1,50 mol/L
C. 2,00 mol/L
D. 2,50 mol/L

Jawaban: D

5. Larutan HCl memiliki volume 300 mL dan molaritas 0,75 mol/L. Hitung jumlah mol HCl.

A. 0,300 mol
B. 0,225 mol
C. 0,180 mol
D. 0,450 mol

Jawaban: B

6. 50 mL larutan 2,0 M diencerkan menjadi total 250 mL. Berapakah molaritas akhir larutan?

A. 0,40 mol/L
B. 0,20 mol/L
C. 0,50 mol/L
D. 0,80 mol/L

Jawaban: A

Halaman:

Advertisement