Contoh Soal Penyusutan Metode Garis Lurus dan Cara Menghitungnya dengan Rumus
Pelajari rumus dan contoh soal penyusutan metode garis lurus sebagai panduan lengkap akuntansi untuk menghitung depresiasi aset dengan mudah
Soal 3
Pemilik cafe kopi yang sedang membuka cabang di Yogyakarta membeli sebuah mobil operasional seharga Rp120.000.000 dengan perkiraan nilai residu Rp20.000.000. Mobil tersebut diperkirakan dapat digunakan selama 10 tahun. Berdasarkan metode garis lurus, beban penyusutan mobil per tahun adalah…
A. Rp8.000.000
B. Rp9.000.000
C. Rp10.000.000
D. Rp12.000.000
Jawaban: C. Rp10.000.000
Pembahasan:
Nilai yang disusutkan:
Rp120.000.000 – Rp20.000.000 = Rp100.000.000
Penyusutan per tahun:
Rp100.000.000 ÷ 10 = Rp10.000.000
Soal 4
Pemilik usaha jual beli handphone bekas membeli peralatan untuk menunjang usahanya pada awal tahun dengan harga Rp18.000.000. Peralatan tersebut diperkirakan memiliki nilai residu sebesar Rp3.000.000 dan umur manfaat selama 5 tahun.
Jika metode garis lurus digunakan, maka jumlah penyusutan per tahun yang harus dibebankan adalah…
A. Rp2.500.000
B. Rp3.000.000
C. Rp3.600.000
D. Rp4.000.000
Jawaban: B. Rp3.000.000
Pembahasan:
Nilai yang disusutkan:
Rp18.000.000 – Rp3.000.000 = Rp15.000.000
Penyusutan per tahun:
Rp15.000.000 ÷ 5 = Rp3.000.000
Soal 5
Kantor PT Maju Sejati membeli laptop untuk keperluan pencatatan jual beli barang dengan harga Rp15.000.000. Laptop tersebut diperkirakan memiliki umur manfaat selama 3 tahun dan nilai residu sebesar Rp3.000.000. Beban penyusutan per tahun menurut metode garis lurus adalah…
A. Rp3.000.000
B. Rp4.000.000
C. Rp5.000.000
D. Rp6.000.000
Jawaban: B. Rp4.000.000
Pembahasan:
Nilai yang disusutkan:
Rp15.000.000 – Rp3.000.000 = Rp12.000.000
Penyusutan per tahun:
Rp12.000.000 ÷ 3 = Rp4.000.000
Soal 6
Sebuah traktor canggih dibeli seharga Rp40.000.000 oleh seorang petani sukses dengan nilai residu Rp10.000.000. Traktor tersebut diperkirakan dapat dipakai selama 6 tahun. Apabila petani menggunakan metode penyusutan garis lurus, maka beban penyusutan traktor tersebut setiap tahun adalah…
A. Rp4.000.000
B. Rp5.000.000
C. Rp6.000.000
D. Rp6.666.667
Jawaban: B. Rp5.000.000
Pembahasan:
Nilai yang disusutkan:
Rp40.000.000 – Rp10.000.000 = Rp30.000.000
Penyusutan per tahun:
Rp30.000.000 ÷ 6 = Rp5.000.000
Tingkat Kesulitan: Sedang
Soal 1
PT Langit Semesta membeli sebuah mesin untuk menghasilkan produk ramah lingkungan pada awal tahun 2022 dengan harga Rp80.000.000. Mesin tersebut diperkirakan memiliki umur manfaat 8 tahun dan nilai residu Rp16.000.000.
Jika PT Langit Semesta menggunakan metode garis lurus, maka besarnya beban penyusutan mesin pada tahun 2024 adalah…
A. Rp6.000.000
B. Rp7.000.000
C. Rp8.000.000
D. Rp10.000.000
Jawaban: C. Rp8.000.000
Pembahasan:
Metode garis lurus menunjukkan bahwa penyusutan bersifat tetap setiap tahun (tahun ke berapa pun nilainya sama).
Nilai yang disusutkan:
Rp80.000.000 – Rp16.000.000 = Rp64.000.000
Penyusutan per tahun:
Rp64.000.000 ÷ 8 = Rp8.000.000
Jadi pada tahun 2024 tetap Rp8.000.000.
Soal 2
Sebuah mobil pengangkut hewan ternak dibeli seharga Rp150.000.000 dengan nilai residu Rp30.000.000 dan umur manfaat 10 tahun. Jika mobil pengangkut hewan ternak tersebut sudah digunakan selama 3 tahun, maka nilai buku mobil pada akhir tahun ketiga adalah…
A. Rp114.000.000
B. Rp120.000.000
C. Rp96.000.000
D. Rp90.000.000
Jawaban: A. Rp114.000.000
Pembahasan:
Nilai yang disusutkan:
Rp150.000.000 – Rp30.000.000 = Rp120.000.000
Penyusutan per tahun:
Rp120.000.000 ÷ 10 = Rp12.000.000
Akumulasi penyusutan 3 tahun:
3 × Rp12.000.000 = Rp36.000.000
Nilai buku akhir tahun ke-3:
Rp150.000.000 – Rp36.000.000 = Rp114.000.000
Soal 3
Percetakan stiker membeli mesin cetak senilai Rp24.000.000 dengan umur manfaat 6 tahun dan nilai residu Rp6.000.000. Berapakah total akumulasi penyusutan setelah mesin digunakan selama 4 tahun jika menggunakan metode garis lurus?
A. Rp8.000.000
B. Rp10.000.000
C. Rp12.000.000
D. Rp16.000.000
Jawaban: C. Rp12.000.000
Pembahasan:
Nilai yang disusutkan:
Rp24.000.000 – Rp6.000.000 = Rp18.000.000
Penyusutan per tahun:
Rp18.000.000 ÷ 6 = Rp3.000.000
Akumulasi penyusutan 4 tahun:
4 × Rp3.000.000 = Rp12.000.000
Halaman:

