Contoh-Contoh Soal Pajak Penghasilan PPh Pasal 21 beserta Jawabannya Lengkap 2024

Contoh-Contoh Soal Pajak Penghasilan PPh Pasal 21 beserta Jawabannya Lengkap 2024 –  Mempelajari dan mengerjakan contoh soal PPh pasal 21 akan membuatmu lebih menguasai materi.

Guna membantu kamu dalam menguasai materi, Mamikos sudah
menyiapkan beberapa contoh soal PPh Pasal 21.

Contoh soal PPh pasal 21 di artikel ini juga sudah
dilengkapi dengan jawabannya sehingga akan lebih memudahkan kamu.

25 Contoh Soal PPh Pasal 21

Canva/@Luka Pollak

PPh 21 atau Pajak Penghasilan Pasal 21 adalah jenis pajak penghasilan yang dikenakan atas penghasilan yang diterima oleh wajib pajak dalam negeri (WP) yang merupakan pegawai atau karyawan dari suatu perusahaan atau lembaga.

PPh 21 biasanya dipotong langsung oleh pemberi kerja dari
penghasilan karyawan dan disetor ke pihak berwenang, yaitu Direktorat Jenderal
Pajak di Indonesia.

Pemotongan pajak ini dilakukan secara berkala setiap bulan
berdasarkan tarif yang telah ditetapkan sesuai dengan besaran penghasilan yang
diterima oleh karyawan tersebut.

Contoh Soal PPh Pasal 21 Bagian 1

Soal 1

Aokiji memiliki penghasilan bruto sebesar Rp 10.000.000 per bulan. Berapakah PPh Pasal 21 yang harus dipotong oleh perusahaan tempatnya bekerja jika tarif PPh Pasal 21 adalah 5%?

   a) Rp 250.000

   b) Rp 500.000

   c) Rp 750.000

   d) Rp 1.000.000

Jawaban: b) Rp 500.000

Soal 2

Seorang karyawan memiliki penghasilan bruto bulanan sebesar
Rp 15.000.000. Berapakah jumlah PPh Pasal 21 yang harus dipotong jika tarif
pajaknya adalah 10%?

   a) Rp 500.000

   b) Rp 1.000.000

   c) Rp 1.500.000

   d) Rp 2.000.000

Jawaban: d) Rp 2.000.000

Soal 3

Pak Barto memiliki penghasilan bruto bulanan sebesar Rp
8.000.000. Jika ia memiliki tanggungan keluarga sebanyak 3 orang, berapakah
jumlah PPh Pasal 21 yang harus dipotong jika tarif pajaknya adalah 5%?

   a) Rp 200.000

   b) Rp 300.000

   c) Rp 400.000

   d) Rp 500.000

Jawaban: a) Rp 200.000

Soal 4

Cavendish memiliki penghasilan bruto bulanan sebesar Rp
12.000.000. Jika ia memiliki status sebagai pegawai tetap, berapakah jumlah PPh
Pasal 21 yang harus dipotong jika tarif pajaknya adalah 5%?

   a) Rp 400.000

   b) Rp 500.000

   c) Rp 600.000

   d) Rp 700.000

Jawaban: b) Rp 500.000

Soal 5

Seorang karyawan PT Egghead memiliki penghasilan bruto
bulanan sebesar Rp 20.000.000.

Jika ia memiliki pengurang PTKP sebesar Rp 4.500.000,
berapakah jumlah PPh Pasal 21 yang harus dipotong jika tarif pajaknya adalah
10%?

   a) Rp 1.500.000

   b) Rp 1.550.000

   c) Rp 1.600.000

   d) Rp 1.650.000

Jawaban: c) Rp 1.600.000

Contoh Soal PPh Pasal 21 Bagian 2

Soal 6

Pak Duval memiliki penghasilan bruto bulanan sebesar Rp
7.000.000. Apabila ia memiliki tanggungan keluarga sebanyak 2 orang, berapakah
jumlah PPh Pasal 21 yang harus dipotong jika tarif pajaknya adalah 5%?

   a) Rp 150.000

   b) Rp 200.000

   c) Rp 250.000

   d) Rp 300.000

Jawaban: a) Rp 150.000

Soal 7

Diketahui tarif pajak adalah sebesar 10%. Jika Jewelry Boney  memiliki penghasilan bruto bulanan sebesar Rp 25.000.000 dan memiliki pengurang PTKP sebesar Rp 4.500.000.

Berapakah jumlah PPh Pasal 21 yang harus dipotong?

   a) Rp 2.050.000

   b) Rp 2.100.000

   c) Rp 2.150.000

   d) Rp 2.200.000

Jawaban: b) Rp 2.100.000

Soal 8

Seorang karyawan memiliki penghasilan bruto bulanan sebesar Rp 30.000.000. Jika ia memiliki pengurang PTKP sebesar Rp 4.500.000.

Berapakah jumlah PPh Pasal 21 yang harus dipotong jika tarif pajaknya adalah 10%?

   a) Rp 2.050.000

   b) Rp 2.550.000

   c) Rp 2.950.000

   d) Rp 3.050.000

Jawaban: d) Rp 3.050.000

Soal 9

Pak F memiliki penghasilan bruto bulanan sebesar Rp
18.000.000. Jika ia memiliki pengurang PTKP sebesar Rp 4.500.000 dan tanggungan
keluarga sebanyak 2 orang.

Jika tarif pajaknya adalah 5% berapakah jumlah PPh Pasal 21
yang harus dipotong?

   a) Rp 600.000

   b) Rp 650.000

   c) Rp 700.000

   d) Rp 750.000

Jawaban: c) Rp 700.000

Soal 10

Ibu G memiliki penghasilan bruto bulanan sebesar Rp
22.000.000. Namun, ia memiliki pengurang PTKP sebesar Rp 4.500.000 dan
tanggungan keluarga sebanyak 3 orang.

Berapakah jumlah PPh Pasal 21 yang harus dipotong jika tarif
pajaknya adalah 10%?

    a) Rp 1.700.000

    b) Rp 1.750.000

    c) Rp 1.800.000

    d) Rp 1.850.000

Jawaban: b) Rp 1.750.000

Contoh Soal PPh Pasal 21 Bagian 3

Soal 11

Seorang karyawan memiliki penghasilan bruto bulanan sebesar
Rp 7.500.000. Hitunglah jumlah PPh 21 yang harus dibayar, jika karyawan
tersebut memiliki PTKP sebesar Rp 4.500.000 dan pajak 5%!

    a) Rp 150.000

    b) Rp 200.000

    c) Rp 250.000

    d) Rp 300.000

Jawaban: b) Rp 200.000

Soal 12

Pak H memiliki penghasilan bruto bulanan sebesar Rp
11.000.000. Jika ia memiliki tanggungan keluarga sebanyak 4 orang, berapakah
jumlah PPh Pasal 21 yang harus dipotong jika tarif pajaknya adalah 5%?

    a) Rp 400.000

    b) Rp 450.000

    c) Rp 500.000

    d) Rp 550.000

Jawaban: c) Rp 500.000

Soal 13

Law memiliki penghasilan bruto bulanan dari pekerjaannya
sebesar Rp 15.000.000. Selain itu, ia juga mendapatkan penghasilan tambahan
dari hasil investasi sebesar Rp 7.000.000 per bulan.

Jika tarif PPh Pasal 21 untuk penghasilan dari pekerjaan
adalah 5% dan untuk penghasilan dari investasi adalah 10%, berapakah total PPh
Pasal 21 yang harus dipotong setiap bulannya?

    a) Rp 1.000.000

    b) Rp 1.200.000

    c) Rp 1.400.000

    d) Rp 1.600.000

Jawaban: b) Rp 1.200.000

Soal 14

Robin adalah seorang pengusaha yang memiliki dua sumber
penghasilan.

Pendapatan pertama berasal dari usaha katering sebesar Rp
20.000.000 per bulan, sedangkan pendapatan kedua berasal dari penyewaan
properti sebesar Rp 10.000.000 per bulan.

Tarif PPh Pasal 21 untuk usaha katering adalah 5%, sedangkan
untuk penyewaan properti adalah 10%.

Berapakah total PPh Pasal 21 yang harus dipotong setiap
bulannya?

    a) Rp 1.250.000

    b) Rp 1.500.000

    c) Rp 1.750.000

    d) Rp 2.000.000

Jawaban: c) Rp 1.750.000

Soal 15

Pak Garp memiliki tiga sumber penghasilan, yaitu:

  • Pendapatan pertama berasal dari pekerjaannya
    sebagai karyawan sebesar Rp 18.000.000 per bulan.
  • Pendapatan kedua berasal dari hasil investasi
    saham sebesar Rp 8.000.000 per bulan.
  • Pendapatan ketiga berasal dari sewa properti
    sebesar Rp 12.000.000 per bulan.

Tarif PPh Pasal 21:

  • Pendapatan karyawan adalah 5%
  • Hasil investasi saham adalah 15%
  • Sewa properti adalah 10%.

Berapakah total PPh Pasal 21 yang harus dipotong setiap
bulannya?

    a) Rp 2.700.000

    b) Rp 2.950.000

    c) Rp 3.200.000

    d) Rp 3.450.000

Jawaban: c) Rp 3.200.000

Contoh Soal PPh Pasal 21 Bagian 4

Soal 16

Ibu Alvida memiliki dua sumber penghasilan. Pendapatan
pertama berasal dari pekerjaannya sebagai guru privat sebesar Rp 15.000.000 per
bulan.

Pendapatan kedua berasal dari hasil usaha toko kelontong
sebesar Rp 10.000.000 per bulan.

Tarif PPh Pasal 21 untuk pendapatan dari guru privat adalah
5%, sedangkan untuk hasil usaha toko kelontong adalah 7,5%.

Berapakah total PPh Pasal 21 yang harus dipotong setiap
bulannya?

    a) Rp 1.125.000

    b) Rp 1.250.000

    c) Rp 1.375.000

    d) Rp 1.500.000

Jawaban: c) Rp 1.375.000

Soal 17

Kidd adalah seorang pekerja lepas yang memiliki tiga klien
utama.

  • Pendapatan pertama berasal dari klien A sebesar
    Rp 12.000.000 per bulan dan PPh 21 5%.
  • Pendapatan kedua berasal dari klien B sebesar Rp
    15.000.000 per bulan dan Pph sebesar 7.5%.
  • Pendapatan ketiga berasal dari klien C sebesar
    Rp 20.000.000 per bulan dan PPh 10%

Berapakah total PPh Pasal 21 yang harus dipotong setiap
bulannya?

    a) Rp 2.250.000

    b) Rp 2.550.000

    c) Rp 2.850.000

    d) Rp 3.150.000

Jawaban: d) Rp 3.150.000Soal:

Soal 18

Pak K memiliki penghasilan bruto bulanan sebesar Rp
30.000.000. Ia memiliki pengurang PTKP sebesar Rp 4.500.000 dan memiliki
tanggungan keluarga sebanyak 4 orang.

Namun, ia juga memiliki penghasilan tidak kena pajak (PTKP
tambahan) sebesar Rp 3.000.000 per bulan dari hasil investasinya.

Berapakah jumlah PPh Pasal 21 yang harus dipotong jika tarif
pajaknya adalah 10%?

    a) Rp 2.500.000

    b) Rp 2.700.000

    c) Rp 2.900.000

    d) Rp 3.100.000

Jawaban: c) Rp 2.900.000

Soal 19

Seorang karyawan memiliki penghasilan bruto bulanan sebesar
Rp 40.000.000. Ia memiliki pengurang PTKP sebesar Rp 4.500.000 dan memiliki
tanggungan keluarga sebanyak 5 orang.

Namun, ia juga memiliki penghasilan tidak kena pajak (PTKP
tambahan) sebesar Rp 5.000.000 per bulan dari hasil investasinya.

Berapakah jumlah PPh Pasal 21 yang harus dipotong jika tarif
pajaknya adalah 10%?

    a) Rp 3.150.000

    b) Rp 3.350.000

    c) Rp 3.550.000

    d) Rp 3.750.000

Jawaban: d) Rp 3.750.000

Soal 20

Diketahui Luffy memiliki penghasilan bruto bulanan sebesar
Rp 18.000.000.

Ia memiliki pengurang PTKP sebesar Rp 4.500.000, memiliki
tanggungan keluarga sebanyak 3 orang, dan memiliki penghasilan tidak kena pajak
(PTKP tambahan) sebesar Rp 2.000.000 per bulan dari hasil sewa properti.

Berapakah jumlah PPh Pasal 21 yang harus dipotong jika tarif
pajaknya adalah 5%?

    a) Rp 700.000

    b) Rp 750.000

    c) Rp 800.000

    d) Rp 850.000

Jawaban: c) Rp 800.000

Contoh Soal PPh Pasal 21 Bagian 5

Soal 21

Penghasilan bruto bulanan dari Sanji adalah sebesar Rp
22.000.000. Ia memiliki pengurang PTKP sebesar Rp 4.500.000 dan memiliki
tanggungan keluarga sebanyak 2 orang.

Sementara itu, Sanji juga memiliki penghasilan tidak kena
pajak (PTKP tambahan) sebesar Rp 1.500.000 per bulan dari hasil royalti buku
yang ditulisnya.

Berapakah jumlah PPh Pasal 21 yang harus dipotong jika tarif
pajaknya adalah 5%?

    a) Rp 900.000

    b) Rp 950.000

    c) Rp 1.000.000

    d) Rp 1.050.000

Jawaban: b) Rp 950.000

Soal 22

Diketahui Ibu Cupi memiliki penghasilan bruto bulanan
sebesar Rp 35.000.000. Ibu Cupi juga memiliki pengurang PTKP sebesar Rp
4.500.000 dan memiliki tanggungan keluarga sebanyak 4 orang

PTKP tambahan yang dimiliki adalah sebesar Rp 3.500.000 per
bulan dari hasil dividen saham yang dimilikinya.

Jadi, berapa jumlah PPh Pasal 21 yang harus dipotong jika
tarif pajaknya adalah 10%?

    a) Rp 3.100.000

    b) Rp 3.300.000

    c) Rp 3.500.000

    d) Rp 3.700.000

Jawaban: a) Rp 3.100.000

Soal 23

Penghasilan pertama dari pekerjaan Bana adalah sebesar Rp
20.000.000 per bulan dengan pengurang PTKP sebesar Rp 4.500.000.

Jika Bana memiliki tanggungan keluarga sebanyak 3 orang dan
penghasilan kedua berasal dari dividen saham sebesar Rp 10.000.000 per bulan.

Berapakah total PPh Pasal 21 yang harus dipotong dari kedua
sumber penghasilan dengan PPh 21 adalah 5%?

    a) Rp 1.000.000

    b) Rp 1.500.000

    c) Rp 2.000.000

    d) Rp 2.500.000

Jawaban: c) Rp 2.000.000

Soal 24

Dalam sebuah laporan pajak Nefertari Firi memiliki catatan
sebagai berikut:

  • Penghasilan utama sebesar Rp 15.000.000 per
    bulan dengan pengurang PTKP sebesar Rp 4.500.000 dan tanggungan keluarga
    sebanyak 4 orang.
  • Penghasilan kedua berasal dari royalti buku yang
    ditulisnya sebesar Rp 5.000.000 per bulan.
  • Penghasilan ketiga berasal dari hasil usaha toko
    kelontong sebesar Rp 8.000.000 per bulan.

Apabila tarif pajak PPh Pasal 21 adalah 10%. Berapakah total
PPh Pasal 21 yang harus dipotong dari ketiga sumber penghasilan tersebut?

    a) Rp 2.700.000

    b) Rp 3.000.000

    c) Rp 3.300.000

    d) Rp 3.600.000

Jawaban: c) Rp 3.300.000

Soal 25

Ibu CC adalah seorang profesional yang memiliki berbagai
sumber penghasilan.

  • Dokter: Rp 30.000.000
  • Pengelolaan aset properti yang disewakan: Rp
    20.000.000
  • Investasi saham dengan dividen bulanan: Rp
    10.000.000
  • Honorarium sebagai pembicara pada seminar: Rp
    15.000.000

Tarif PPh 21 masing-masing:

  • Dokter 5%
  • Properti 10%
  • Dividen 15%
  • Honorarium sebagai pembicara 20%

Hitunglah total PPh Pasal 21 yang harus dipotong setiap
bulannya!

a) Rp 3.750.000

b) Rp 4.200.000

c) Rp 4.650.000

d) Rp 5.100.000

Jawaban: c) Rp 4.650.000

Penutup

Semoga contoh soal PPh pasal 21 tersebut bisa semakin
membantu kamu melatih kemampuan tentang materi terkait, ya.

Jika kamu masih ingin berlatih dengan contoh soal lainnya, pastikan untuk mencari di blog Mamikos!


Klik dan dapatkan info kost di dekat kampus idamanmu:

Kost Dekat UGM Jogja

Kost Dekat UNPAD Jatinangor

Kost Dekat UNDIP Semarang

Kost Dekat UI Depok

Kost Dekat UB Malang

Kost Dekat Unnes Semarang

Kost Dekat UMY Jogja

Kost Dekat UNY Jogja

Kost Dekat UNS Solo

Kost Dekat ITB Bandung

Kost Dekat UMS Solo

Kost Dekat ITS Surabaya

Kost Dekat Unesa Surabaya

Kost Dekat UNAIR Surabaya

Kost Dekat UIN Jakarta