10 Contoh Soal Simpangan Rata-rata Data Tunggal dan Data Kelompok beserta Jawabannya
Masih bingung bagaimana mencari simpangan rata-rata dalam sebuah data? Coba simak dulu penjelasan Mamikos di artikel ini, yuk.
Dalam statistika, kamu akan mempelajari berbagai hitungan termasuk simpangan rata-rata. Materi tersebut akan membantu menilai bagaimana pola penyebaran suatu himpunan angka.
Untuk membantumu mempelajarinya, Mamikos sudah menyiapkan berbagai contoh soal simpangan rata-rata, baik data tunggal maupun data kelompok. 📊
Namun sebelum itu, yuk, ingat kembali tentang pengertian serta rumus yang dibutuhkan untuk menghitung simpangan rata-rata! 📝
Daftar Isi
Belajar tentang Simpangan Rata-rata

Kita mulai belajar hari ini dengan mengenal tentang apa itu simpangan rata-rata terlebih dahulu, ya. Nah, simpangan rata-rata adalah ukuran penyebaran data yang menunjukkan seberapa besar selisih setiap nilai terhadap rata-ratanya.
Melalui simpangan rata-rata, kamu bisa menilai apakah suatu kumpulan data cenderung seragam atau justru tersebar jauh dari nilai pusatnya.
Jika simpangan rata-ratanya kecil, berarti data tersebut lebih konsisten karena jarak antara setiap nilai ke rata-ratanya tidak terlalu besar. Sebaliknya, semakin besar simpangan rata-rata, semakin lebar pula variasi datanya.
Agar lebih mudah memahami konsep ini, perhatikan dua himpunan data berikut:
- Data 1: 23, 22, 22, 21, 25 → rata-rata = 23
- Data 2: 32, 24, 18, 19, 20 → rata-rata = 23
Kalau kamu perhatikan, keduanya memiliki nilai rata-rata yang sama, yaitu 23. Namun, jika kamu amati, Data 1 jauh lebih terpusat karena nilai-nilainya tidak menyimpang terlalu jauh dari 23. Sementara itu, Data 2 memiliki penyebaran yang lebih besar, sehingga nilai-nilainya tampak lebih bervariasi.
Itulah yang disebut dengan fungsi simpangan rata-rata yang membantumu melihat bukan hanya pusat datanya, tetapi juga bagaimana data tersebut tersebar di sekitarnya. Mudah dipahami bukan?
Rumus Simpangan Rata-rata
Sebelum masuk ke perhitungan contoh soal simpangan rata-rata, kamu perlu tahu bahwa materi Matematika kelas 12 yang satu ini memiliki dua rumus berbeda, lho, tergantung bentuk datanya. Dalam statistika, data umumnya dibagi menjadi:
- Data tunggal, yaitu data yang disajikan apa adanya, tidak dalam bentuk interval.
- Data berkelompok, yaitu data yang diorganisasi dalam bentuk interval kelas dan biasanya disertai frekuensi.
Karena bentuk penyajiannya berbeda, cara menghitung simpangan rata-ratanya pun tidak sama. Yuk, Mamikos bahas satu per satu!
Rumus Simpangan Rata-Rata Data Tunggal
Data tunggal adalah data yang dituliskan secara individual, misalnya:
12, 15, 14, 13, 18, 10.
Tidak ada interval, tidak ada kelas, dan setiap nilai dianggap muncul satu kali.
Rumus simpangan rata-rata untuk data tunggal adalah:
Keterangan:
SR = simpangan rata-rata
xi = nilai data ke-i = nilai rata-rata
n = jumlah data
Halaman:



