Contoh-contoh Studi Kelayakan Bisnis Makanan Minuman Lengkap
Ketika akan menjalankan sebuah bisnis, perlu melewati studi kelayakan terlebih dahulu untuk mengetahui perkiraan dari kesuksesan bisnis yang akan dijalankan tersebut. Simak bagaimana contoh studi kelayakan bisnis makanan minuman yang dapat digunakan pada artikel di bawah ini.
1. Profit Margin
Istilah satu ini dilihat dari besaran persentase laba yang didapatkan dibandingkan dengan omset yang ada. Jika profit margin yang didapatkan semakin besar, maka hal ini berarti bahwa keuntungan bisnis juga semakin bagus. Biasanya standar yang digunakan untuk menentukan kesuksesan dari bisnis itu sendiri yaitu berkisar pada angka 20 persen. Namun jika bisnis mendapatkan kurang dari itu, maka hal ini belum tentu juga bahwa bisnis dianggap tidak layak untuk dijalankan.
2. Break Even Point
Istilah BEP atau Break Even Point ini bukan sebuah hal yang asing untuk didengarkan jika kamu membicarakan mengenai bisnis atau ekonomi. BEP penting untuk diketahui agar kamu bisa melihat kapan bisnis mulai menghasilkan keuntungan untuk perusahaan. Hal ini dikarenakan kondisi ini dilihat dengan bagaimana kondisi yang ada agar biaya dapat ditutupi dari omset dan profit yang didapatkan nol. Kamu bisa memperkirakan waktu untuk mulai mendapatkan keuntungan dengan mencari titik impas dari bisnis tersebut.
3. Periode Pengembalian
Indikator yang tidak kalah pentingnya yaitu mengenai jangka waktu agar modal yang dikeluarkan bisa kembali didapatkan. Jika jangka waktu yang ada semakin pendek, maka hal ini semakin baik karena kamu bisa mendapatkan modal kembali dengan lebih cepat. Penilaian ini dilihat dari besarnya modal yang digunakan serta hasil yang akan diperoleh. Dari kedua hal tersebut, kamu bisa menentukan berapa lama hasil yang didapatkan tersebut bisa menutup keseluruhan modal yang dikeluarkan.
4. Average Rate of Return
Penilaian yang kedua yaitu melihat keuntungan yang nantinya akan diperoleh setiap tahun dari bisnis tersebut. Cara menghitungnya yaitu dengan melihat keuntungan rata-rata per tahunnya dengan seberapa lama perusahaan telah beroperasi. Kamu juga perlu untuk menentukan net present value yang berasal dari pengurangan nilai sekarang dengan pengeluaran investasi yang dilakukan. Jika angkanya positif, maka usaha disebut menguntungkan dan begitu pula sebaliknya.
5. Profitability Index
Penting juga bagi pelaku bisnis untuk melihat profitability index yang dihitung dari nilai sekarang dengan nilai investasi secara keseluruhan. Penting untuk menghitung angka ini agar kamu bisa mengetahui apakan bisnis mendapatkan keuntungan. Tentunya setiap pengusaha ingin menjalankan dan memastikan bahwa bisnis berkembang dengan baik setiap tahunnya. Maka dari itu, perencanaan atas kelayakan bisnis ini memegang peranan penting untuk membantu hal tersebut.
Contoh Proposal Studi Kelayakan Pada Bisnis Makanan Ringan
Setelah membahas mengenai indikator dari studi kelayakan, kali ini akan dibahas mengenai contoh studi kelayakan bisnis makanan minuman. Pada dasarnya, kamu perlu untuk membuat proposal studi kelayakan tersebut sebelum menjalankan bisnis yang diinginkan. Hal ini penting untuk dilakukan agar kamu bisa merencanakan bisnis dengan baik dan mendapatkan profit yang seimbang. Pastikan bahwa kamu telah mengikuti segala prosedur pembangunan bisnis yang ada agar usaha yang dilakukan tidak menjadi sia-sia.
Halaman:

