Advertisement
Source : Canva/@siriwannapatphotos

6 Contoh Sudut Pandang Orang Pertama Pelaku Utama dan Sampingan dalam Cerpen

Sudut pandang atau point of view merupakan unsur penting dalam sebuah karya sastra termasuk cerpen. Pelajari perbedaan sudut pandang orang pertama pelaku utama dan sampingan di sini.

27 Oktober 2025 Uyo Yahya

Itulah 3 contoh cerpen dengan sudut pandang orang pertama pelaku utama.

Untuk melengkapi artikel contoh sudut pandang orang pertama pelaku utama dan sampingan, contoh cerpen dengan PoV pertama pelaku sampingan bisa kamu baca di bagian berikutnya.

5 Contoh Cerpen Singkat tentang Pendidikan, Motivasi, Kehidupan, Remaja Lengkap

Contoh Sudut Pandang Orang Pertama Pelaku Sampingan dalam Cerpen

Untuk melengkapi artikel contoh sudut pandang orang pertama pelaku utama dan sampingan, berikut ini 2 contoh penggalan cerpen dengan sudut pandang orang pertama pelaku sampingan:

Cerpen 1

Iri yang kurasakan terhadap Aisah sungguh tak tertahan lagi.

Kupotong aja pembicaraannya dengan Bu Titin karena ku rasa semua orang berhak mendapatkan perlakuan dan kasih sayang yang sama dari seorang guru.

Sungguh dunia tidak adil. Aisah selalu langsung ditunjuk oleh semua guru untuk mengungkapkan pendapatnya di kelas sementara aku harus selalu mengacungkan tangan terlebih dahulu.

Yang paling membuatku kesal adalah saat upacara hari Senin. Saat sang petugas pemimpin paduan suara tidak masuk, semua orang selalu langsung menunjuk Aisah sebagai pengganti.

Padahal setahuku, Aisah tidak selalu hadir saat latihan paduan suara.

Belum lagi dalam antrian wudhu saat mau sholat dzuhur, Aisah selalu didahulukan oleh para adik kelas yang melihatnya sedang berada di antrian.

Padahal Ia sudah bersikeras tidak mau didahulukan namun para adik kelas bersikeras. Meski tak enak, Ia pun akhirnya wudhu terlebih dahulu.

Sementara itu, aku berada di bagian belakang antrian deg-degan mau sholat tapi takut kelas sudah mau dimulai.

7 Contoh Ringkasan Cerita Pendek untuk Literasi Anak Sekolah dan Pesan Moralnya

Cerpen 2

Aku hanya bisa terdiam melihatnya terbaring di bangkar rumah sakit kelas III ini. Sungguh aku tak memiliki hubungan apa-apa dengannya hanya sebatas teman satu kantor.

Hanya saja pagi ini aku melihatnya terkapar di jalan menjadi korban tabrak lari. Kebetulan aku sedang berjalan menuju kantor.

Aku segera memintakan izin ke kantor bahwa Ia tak bisa masuk hari ini karena kecelakaan. Sementara aku diminta oleh atasannya untuk menjaganya hingga keluarganya datang untuk menemani.

Kasian memang, ia hidup sendiri di kota ini. Sementara keluarganya hidup di kampung di kota sebelah.

Itulah cerpen terakhir dalam artikel contoh sudut pandang orang pertama pelaku utama dan sampingan ini. Bagaimana, sudah paham membedakan keduanya?

Cerpen 3

Aku hanya bisa menonton dari jauh ketika Rafi dan teman-temannya tengah berdebat di halaman sekolah. Sebenarnya aku tak ikut campur karena bukan urusanku, tapi hatiku ikut dag-dig-dug melihat situasi itu.

Rafi, teman sekelasku yang terkenal cerdas, selalu menjadi pusat perhatian. Saat mereka membicarakan proyek kelompok, setiap ide yang ia lontarkan selalu disambut tepuk tangan atau anggukan setuju dari guru dan teman-temannya. Sementara aku, meski memiliki beberapa gagasan yang sama bagusnya, hanya bisa mengangguk dari belakang, takut suaraku tenggelam di antara keramaian.

Yang paling membuatku gelisah adalah saat guru meminta sukarelawan untuk mempresentasikan hasil diskusi. Semua mata otomatis tertuju ke Rafi. Aku tahu seharusnya aku bisa maju, tapi rasa minder membuat kakiku terasa berat.

Aku mencoba menghibur diri dengan membayangkan bahwa suatu hari aku juga bisa bersinar di depan teman-teman. Hari ini aku tetap menjadi saksi, tapi semoga besok aku bisa ikut menjadi bagian dari cerita itu.

15 Contoh Cerpen tentang Pengalaman Waktu Sekolah di SMP Kelas 8 dan 9 yang Menarik

Kesimpulan

Demikianlah ulasan contoh sudut pandang orang pertama pelaku utama dan sampingan.

Saat sudut pandang pertama pelaku utama menjadikan aku sebagai narator dan juga pelaku cerita, sudut pandang pertama pelaku sampingan menempatkan aku sebagai tokoh yang tidak terlalu penting.

Namun, sudut pandang pertama pelaku sampingan menjelaskan semua kejadian.

Semoga dari melihat contoh dalam artikel ini, kamu makin paham akan perbedaan diantara keduanya, ya.


Halaman:

Advertisement