Contoh Surat Jalan Pengiriman Barang yang Benar dan Cara Membuatnya
Surat jalan sangat diperlukan ketika melakukan pengantaran sebuah barang antarkota. Tentunya penting karena pasti ada pengecekan dari pihak berwajib.
Fungsi Pemeriksaan Barang dan Surat Jalan
Dengan memperhatikan hal-hal tadi di atas, maka bisa dikatakan bahwa surat jalan dapat dijadikan sebagai bukti legalitas kendaraan bermuatan, agar dapat melintas di sebuah perbatasan atau jalan dengan lancar.
Tidak hanya sampai di situ, surat jalan juga akan diminta oleh petugas lalu lintas saat perlu memeriksa dan mengetahui jenis muatan yang diangkut oleh kendaraan tersebut.
Lazimnya, petugas kemudian akan melakukan pengecekan atau kesesuaian informasi pada surat jalan dengan barang yang dibawa di dalam kendaraan.
Maka, apabila nanti diketahui terdapat kejanggalan yang terjadi, yakni informasi antara surat jalan dengan muatan yang dibawa tidak sesuai, petugas pemeriksaan berhak untuk melakukan penahanan atau prosedur lebih lanjut yang diperlukan.
Peranan dan Kegunaan Surat Jalan
Info selanjutnya yang perlu kamu tahu mengenai peranan atau kegunaan surat jalan itu sendiri.
Pada dasarnya, surat jalan memang memiliki peran sebagai dokumen yang memastikan legalitas muatan atau barang yang dikirim dalam jumlah besar.
Namun, selain itu keberadaan surat jalan juga memiliki sejumlah kegunaan yang perlu diketahui. Kegunaan tersebut diantaranya adalah:
a. Dokumen resmi perusahaan
Peranan pertama dari surat jalan yang perlu kamu tahu adalah sebagai dokumen resmi perusahaan.
Pada poin ini, surat jalan bersifat sebagai salah satu bagian dari birokrasi perusahaan di bidang antar-kirim barang atau produk.
Surat tersebut dikeluarkan untuk menjadi bukti yang sah bahwa karyawan, sopir atau pengantar, hingga pihak lain yang menerima barang tersebut telah melakukan transaksi pengiriman barang dengan benar dan legal.
b. Sebagai surat keterangan
Peranan berikutnya dari surat jalan tersebut adalah sebagai surat keterangan.
Informasi yang tertera di dalam surat jalan nanti bertujuan untuk menerangkan sejumlah poin penting yang melibatkan proses pengiriman.
Nah, informasi tersebut akan menjadi sebuah acuan dalam pemeriksaan oleh petugas yang berwenang maupun pihak yang menerima nantinya.
c. Berfungsi sebagai bukti pengiriman valid
Peranan surat jalan berikutnya adalah berfungsi sebagai bukti pengiriman yang valid.
Jadi surat jalan tersebut bukan hanya berfungsi untuk dibawa dan ditunjukkan pada pihak penerima saja, tetapi juga harus ditunjukkan kembali kepada pihak pengirim setelah transaksi selesai.
Dengan kata lain, kegunaan surat jalan juga sebagai bukti pengiriman valid yang nantinya akan dimasukkan dalam arsip laporan perusahaan atau pembukuan akuntansi perusahaan yang bersangkutan.
Halaman:

