Contoh Surat Keterangan Kerja untuk Pengajuan KPR yang Sukses dan Cara Membuatnya

Saat Anda mengajukan KPR, biasanya pihak bank meminta surat keterangan kerja. Di dalam artikel ini, dibahas surat keterangan kerja untuk pengajuan KPR.

10 Februari 2025 Ririn

1. Wirausaha/Usaha Mandiri

Jika pemohon adalah seorang pengusaha atau memiliki usaha mandiri, mereka mungkin tidak memiliki surat keterangan kerja dari perusahaan.

Dalam kasus ini, Bank kemungkinan akan meminta Anda untuk menyerahkan beberapa dokumen pendukung antara lain:

  • Laporan keuangan usaha.
  • Bukti transaksi atau bukti omzet.
  • Slip gaji diri sendiri (jika pemilik usaha mengambil gaji dari usahanya).
  • Surat keterangan usaha dari kelurahan/setempat.
  • Catatan bank yang menunjukkan aliran kas.

2. Freelancer/Profesional Mandiri

Beberapa orang bekerja sebagai freelancer atau profesional mandiri, seperti konsultan, dokter swasta, pengacara, dan lain-lain. Mereka mungkin akan diminta untuk memberikan:

  • Bukti pendapatan atau invoice dari proyek-proyek sebelumnya.
  • Rekening koran sebagai bukti penerimaan pendapatan.
  • Surat keterangan pendapatan (jika ada) atau surat pernyataan pendapatan.

3. Investor

Jika seseorang memiliki pendapatan dari investasi (seperti sewa properti, dividen, atau pendapatan pasif lainnya), mereka mungkin perlu menunjukkan:

  • Bukti pendapatan dari investasi, seperti slip dividen atau bukti penerimaan sewa.
  • Dokumen kepemilikan aset atau investasi.

4. Pensiunan

Orang yang telah pensiun mungkin tidak lagi memiliki surat keterangan kerja, namun memiliki pendapatan tetap dari pensiun. Mereka dapat menunjukkan:

  • Bukti penerimaan pensiun.
  • Surat keterangan pensiunan.

Meskipun memungkinkan untuk mengajukan KPR tanpa surat keterangan kerja, proses persetujuannya mungkin lebih rumit dan memerlukan dokumen tambahan untuk membuktikan bahwa pemohon memiliki kemampuan membayar kembali pinjaman.

Sangat penting bagi pemohon untuk berkonsultasi dengan bank atau lembaga keuangan sebelum mengajukan KPR untuk memahami persyaratan dan dokumen apa saja yang dibutuhkan.

Cara Menyusun Surat Bukti Pekerjaan untuk Permohonan KPR

Sebelum kita memasuki topik bahasan contoh surat keterangan kerja untuk KPR maka kita akan membahas cara membuat surat keterangan kerja secara umum.

Secara umum, membuat surat keterangan kerja untuk pengajuan KPR memerlukan beberapa elemen dasar untuk memastikan informasi yang disampaikan jelas dan valid.

Berikut adalah langkah-langkah dan struktur dasar dalam pembuatan surat keterangan kerja:

1. Kepala Surat

Jika surat keterangan kerja dikeluarkan oleh sebuah perusahaan atau instansi, biasanya di bagian atas surat akan terdapat logo dan/atau nama perusahaan, alamat perusahaan, nomor telepon, dan informasi kontak lainnya.

2. Nomor Surat

Untuk keperluan administrasi dan pelacakan, surat keterangan kerja biasanya diberi nomor urut.

3. Tanggal Pembuatan

Cantumkan tanggal surat keterangan kerja dikeluarkan.

4. Pembukaan

Biasanya berbentuk salam pembuka, seperti โ€œDengan hormat,โ€ atau โ€œYang bertanda tangan di bawah ini,โ€.

5. Isi Surat

Isi surat keterangan kerja antara lain:

  • Identitas Karyawan: Nama lengkap, jabatan, dan informasi lain yang relevan.
  • Pernyataan Keberadaan Pekerjaan: Informasi bahwa orang tersebut benar-benar bekerja di perusahaan tersebut.
  • Detail Pekerjaan: Termasuk lama bekerja, status pekerjaan (tetap, kontrak, dsb.), dan mungkin deskripsi singkat tugasnya.
  • Detail Gaji: Jumlah gaji yang diterima oleh karyawan, termasuk tunjangan dan benefit lainnya jika relevan.
  • Informasi Tambahan: Misalnya, apakah karyawan tersebut memiliki rekam jejak yang baik di perusahaan.

5. Penutup

  • Biasanya berupa harapan agar informasi ini bermanfaat bagi pihak yang memerlukan, serta penegasan bahwa informasi yang diberikan adalah benar.
  • Jika perlu, mencantumkan informasi bahwa bank atau pihak terkait dapat menghubungi perusahaan untuk verifikasi.

6. Tanda Tangan dan Nama Terang

  • Di bawahnya biasanya mencantumkan nama dan jabatan dari yang menerbitkan surat keterangan kerja (biasanya adalah HRD atau atasan langsung karyawan).
  • Tempat tanda tangan.
  • Stempel Perusahaan: Untuk memberikan legalitas lebih pada surat keterangan.

Contoh Surat Keterangan Kerja untuk KPR

Di bawah ini disajikan contoh surat keterangan kerja untuk KPR dari format umum sampai contoh yang bisa Anda salin dan format resmi dari perusahaan agar Anda bisa mendapatkan gambaran.

Silakan disimak poin-poinnya, ya!

Contoh Surat Keterangan Kerja untuk KPR (Format Umum)

Berikut ini format umum contoh surat keterangan kerja untuk KPR yang bisa Anda salin jika Anda membutuhkan untuk transaksi demi hunian baru:

[Logo Perusahaan]
[Nama Perusahaan]
[Alamat Perusahaan]
[No. Telepon]
No: [Nomor Surat]

Tanggal: [Tanggal Pembuatan]
Kepada Yth.,

[Nama Bank/Instansi Penerima]

Di Tempat

Dengan hormat,

Yang bertanda tangan di bawah ini, [Nama Penanggung Jawab], [Jabatan], menerangkan dengan sebenarnya bahwa:

Nama            : [Nama Karyawan]

Jabatan         : [Jabatan Karyawan]

Lama Bekerja    : [3 tahun]

Gaji Pokok   : [Jumlah Gaji]

Adalah karyawan dari [Nama Perusahaan] yang memiliki performa kerja yang baik dan tidak memiliki masalah dalam hal keuangan maupun perilaku selama bekerja di perusahaan kami.

Surat keterangan ini kami susun dengan jujur dan benar seperti aslinya.
Harap surat ini digunakan sesuai dengan tujuannya.

Hormat kami,

[Nama Perusahaan]

[Tanda Tangan]

[Nama Penanggung Jawab]

[Jabatan]

[Stempel Perusahaan]

Close