13 Contoh Teater Tradisional di Indonesia beserta Asal Daerahnya Lengkap
Teater tradisional merupakan salah satu wujud kekayaan budaya bangsa Indonesia. Berikut adalah contoh-contoh teater tradisional yang ada di Indonesia.
8. Longser dari Jawa Barat
Longser merupakan contoh teater tradisional di Indonesia yang tumbuh dan berrkembang di daerah Jawa Barat
Longser sendiri merupakan kependekan dari Melong (yang memiliki arti melihat) dan Seredet (tergugah) sehingga memiliki makna siapapun yang melihat pertunjukan pasti akan tergugah hatinya.
Pada umumnya kesan yang disampaikan pada pertunjukan longser ini sangat sederhana, menghibur, dan juga jenaka, secara umum menceritakan kehidupan sehari-hari rakyat biasa.
9. Dulmuluk dari Sumatera Selatan
Pertunjukan Dulmuluk merupakan contoh teater tradisional di Indonesia dari daerah Sumatera Selatan.
Penyebutan nama teater Dulmuluk diambil dari tokoh dalam Hikayat Abdoel Moeloek.
Pertunjukan yang ditampilkan dalam teater dulmuluk biasanya memadukan unsur seperti drama, nyanyian, dan juga tarian dalam satu segmen yang sama.
10. Kondobuleng dari Makassar
Seni pertunjukan Kondobuleng berasal dari kata Kondo yang artinya Bangau dan Buleng yang berarti putih.
Dan jika digabungkan berarti bangau putih. Pertunjukan tradisional Kondobuleng berasal dari Bugis, Makassar. Adegan yang dimainkan di atas panggung bersifat jenaka dan lucu.
11. Makyong
Salah satu contoh teater tradisional di Indonesia yang sangat wajib untuk diketahui juga adalah drama bernama Makyong.
Teater Makyong adalah bentuk kesenian asal Melayu yang mengandung berbagai elemen seperti ritual, drama, tari, dan musik dengan alat musik beragam seperti rebab, gedombak, telempong, kesi, canang, dan lain sebagainya.
Pada dasarnya teater ini dipertunjukkan sebagai bentuk ucapan rasa syukur atas setiap panen yang berhasil, pernikahan, sunatan, dan kelahiran, hingga kesembuhan dari berbagai macam penyakit.
Uniknya, semua pemeran teater makyong full perempuan, bahkan untuk karakter raja sekalipun juga diperankan oleh perempuan.
Karakter laki-laki pada pertunjukan makyong memang hanya sedikit dan menggunakan properti topeng dan make up sehingga bisa dimainkan oleh pemeran perempuan.
Pertunjukan Makyong ini tidak hanya bisa Anda temukan di Indonesia, namun juga di Negara Malaysia dan Thailand Selatan.
Akan tetapi saat ini pertunjukan ini sudah mulai dilarang di Malaysia sejak Islam masuk sebab dianggap menyalahi norma gender yang berlaku di Negara Malaysia.
Halaman:

