Contoh-contoh Teks Anekdot tentang Lingkungan Rumah dan Sekolah
Membuat teks anekdot tidak harus terfokus pada satu tema. Kamu juga bisa membuat teks anekdot dengan tema lingkungan rumah dan sekolah.
Contoh Teks Anekdot tentang Sekolah
Setelah mengetahui contoh teks tentang lingkungan rumah dan sekolah dari sisi lingkungan yang ada di rumah, berikut contoh teks tema lingkungan sekolah:
1. Lupa Ada PR
Hari ini kelas Bahasa Inggris dimulai pukul 10.00 WIB melalui media Zoom. Ayu segera bersiap-siap menyalakan laptop dan menyiapkan buku catatan di depannya.
Bu Guru : “Selamat pagi semuanya, semoga kalian semua tetap dalam keadaan sehat ya ya.”
Para murid menyalakan microfon untuk bersahut-sahutan menjawabnya. Beberapa sambil menyalakan kamera, sebagian mematikannya karena terhalang sinyal.
Menurut Ayu, kelas hari ini cukup ramai dari biasanya, ia bersyukur teman-temannya masih semangat belajar.
Bu Guru : “Baik, hari ini kita melanjutkan materi tentang teks anekdot. Tapi sebelumnya, ibu mau kalian mempresentasikan tugas yang sudah Ibu berikan minggu lalu untuk memastikan bahwa kalian sudah memahaminya.”
Mendengar hal tersebut, Ayu gugup karena merasa tidak menerima informasi terkait tugas apapun seminggu lalu.
Ia segera mengecek buku catatannya, namun nihil karena memang tidak ada catatan tugas sama sekali.
Karena takut, Ayu ingin berkata jujur. Mungkin siapa tahu Bu Guru memaafkannya.
Ayu : Maaf Ibu, sepertinya sebelumnya saya lupa mencatat bahwa ada PR. Jadi saya minta maaf jika saya belum mengerjakannya bu.”
Bu Guru : “Bagaimana bisa? Padahal semalam Ibu juga sudah mengingatkan lewat grup WhatsApp. Coba siapa nama lengkapmu dan absen nomor berapa?”
Ayu : “Nama saya Ayu Puspa bu, absen nomor 4.
Bu Guru : “Saya tidak merasa punya murid bernama Ayu Puspa.”
Ayu : “Bu Widhi kenapa jahat begitu, saya bahkan ketua kelas di sini bu.”
Bu Guru : “Hah? Sejak kapan nama saya berganti menjadi Widhi?”
Ayu : “Loh, sebentar. Bukannya ini kelas XII SMA Suka Maju, Tangerang Selatan ya bu?”
Bu Guru : “Bukan! Ini kelas XII SMA Harapan Kasih, Jakarta Utara!”
Mendengar hal itu, Ayu segera meminta maaf dan meninggalkan ruangan Zoom sambil merasa malu bukan main.
Halaman:

