Contoh Teks Editorial tentang Pemilihan Ketua OSIS Terbaru dan Strukturnya
Ingin tahu bagaimana contoh teks editorial tentang pemilihan ketua OSIS? Dalam artikel ini, Mamikos akan berikan contoh teks editorial dilengkapi dengan strukturnya!
Ciri-Ciri Teks Editorial
Teks editorial memiliki beberapa ciri-ciri atau karakteristik yang membedakannya dengan jenis teks yang lain. Adapun beberapa ciri-ciri dari teks editorial yang dapat kamu ketahui adalah sebagai berikut:
1. Bersifat Aktual dan Faktual
Teks editorial membahas informasi yang bersifat hangat atau sedang banyak dibicarakan oleh masyarakat dan tetap mengedepankan fakta.
2. Bersifat Sistematis dan Logis
Teks editorial disusun dengan cara yang sistematis dan logis.
Artinya, teks disusun sesuai dengan struktur sekaligus kaidah kebahasaannya dan informasi yang diangkat itu masuk akal atau bukan sebuah imajinasi dari penulis belaka.
3. Bersifat Argumentatif
Teks editorial berisi pendapat atau argumentasi pribadi dari penulisnya atau sudut pandang redaksi terkait isu atau informasi yang diangkat dalam teks.
Struktur dan Kaidah Kebahasaan Teks Editorial
Sesuai dengan salah satu poin yang disebutkan dalam ciri-ciri teks editorial di atas bahwa teks editorial itu harus disusun secara sistematis mengikuti struktur dan kaidah kebahasaannya.
Adapun struktur dan kaidah kebahasaan dari teks editorial adalah sebagai berikut!
a. Struktur Teks Editorial
Teks editorial terdiri dari tiga struktur penulisan, ketiganya adalah pernyataan pendapat (tesis), argumentasi, dan penegasan ulang.
Untuk lebih memahaminya, berikut adalah penjelasan lebih lanjut mengenai tiga struktur tersebut:
1. Pernyataan Pendapat (Tesis)
Pada struktur ini akan berisi sudut pandang dari redaktur mengenai topik atau informasi yang diangkat dalam teks.
Biasanya akan berupa sebuah pernyataan atau teori yang akan diperkuat oleh argumen pada struktur berikutnya.
2. Argumentasi
Pada struktur ini akan berisi alasan-alasan serta bukti yang dapat digunakan sebagai senjata untuk memperkuat pernyataan tesis yang dibahas pada struktur awal.
Biasanya dapat berupa sebuah pernyataan umum, pernyataan dari para ahli, data-data penelitian, ataupun hal-hal lainnya.
3. Penegasan Ulang
Pada struktur ini akan berisi penguatan atau penegasan kembali mengenai pendapat yang telah disertai fakta-fakta pada struktur argumentasi.
b. Kaidah Kebahasaan Teks Editorial
Berbeda dengan struktur penulisan, kaidah kebahasaan dalam teks editorial sedikit lebih banyak jumlahnya.
Untuk lebih memahaminya, berikut adalah penjelasan lebih lanjut mengenai kaidah kebahasaan teks editorial:
1. Adverbia
Dalam teks editorial biasanya terdapat adverbia atau kata keterangan. Kata ini biasanya sering muncul karena dapat membantu para pembaca dapat memahami teks editorial secara mudah sekaligus jelas.
Salah satu adverbia yang cukup sering muncul adalah adverbia frekuentatif.
Adverbia frekuentatif adalah kata pernyataan yang menggambarkan makna yang berhubungan dengan level atau kekerapan terjadinya sesuatu.
Frasa ini diterangkan oleh adverbia seperti kata selalu, kadang-kadang, sering, jarang, dan lain sebagainya.
Halaman:


