6 Contoh Teks Eksplanasi Gempa Bumi beserta Strukturnya yang Benar
Seperti apa teks eksplanasi gempa bumi? Simak contoh yang disertai dengan strukturnya di laman ini!
Urutan Sebab Akibat
Sepanjang tahun 2018 hingga tahun 2019, gempa dengan kekuatan 5.0 M kejadiannya mencapai hingga gnak 100 kali.
Sementara itu, gempa yang kekuatannya tidak lebih dari atau kurang dari 5.0 M terjadi hingga ribuan kali atau lebih tepatnya 8.000 kali. Kekuatan gempa yang besar berakibat akan semakin besar pula dampak merugikan yang bisa menimpa masyarakat.
Interpretasi
Gempa yang terjadi di tahun 2019 diantaranya adalah Gempa Maluku 7 Juni, Gempa Labuha 14 Juli, dan Gempa Maluku 14 November. Ketiga gempa tersebut terjadi dengan kekuatan yang berbeda dan dampak merugikan masyarakat yang berbeda pula.
Contoh Teks Eksplanasi 3
Pernyataan Umum
Gempa bumi Yogyakarta terjadi pada pukul 05.55 WIB pada tanggal 27 Mei 2006. Gempa tersebut memang hanya berlangsung selama 57 detik, namun gempa tektonik sebesar 6,3 SR dengan pusat gempa berada di kedalaman hanya 7,5 km di bawah laut sungguh berbahaya.
Urutan Sebab Akibat
Korban jiwa, kerusakan bangunan dan fasilitas umum, dan terkendalanya jaringan komunikasi adalah dampak yang terjadi saat itu. Setidaknya 200.000 orang yang selamat harus mengungsi. Gempa ini merupakan salah satu gempa dengan korban jiwa terbanyak dalam sejarah Indonesia.
Interpretasi
6.234 orang kehilangan nyawa pada bencana tersebut seperti tercatat oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Setelah kejadian tersebut, beberapa transportasi umum di Yogyakarta tak lagi beroperasi seperti sedia kala.
Contoh Teks Eksplanasi 4
Pernyataan Umum
Gempa bumi merupakan sebuah peristiwa berguncangnya bumi karena adanya pelepasan energi dari dalam bumi. Energi gempa bumi berasal dari lempeng-lempeng tektonik yang terus bergerak meski lambat.
Energi inilah yang saling berbenturan satu sama lain sehingga menyebar ke berbagai arah dan menyebabkan gelombang yang dampaknya terasa ke permukaan bumi serta bisa masyarakat rasakan guncangan yang dahsyat.
Urutan Sebab Akibat
Permukaan bumi sendiri terdiri dari berbagai lempeng tektonik yang besar. Lempengan-lempengan ini merupakan bagian keras kerak bumi yang secara terus-menerus mengapung di atas lapisan astenosfer yang bentuknya cair dan suhunya panas.Β
Lempengan-lempengan tektonik ini memiliki kemampuan untuk bergerak meski lambat dan juga berinteraksi dengan sesama lempenganΒ
Wilayah yang merupakan pertemuan antara lempeng tektonik inilah yang merupakan area dengan aktivitas tektonik paling aktif. Wilayah inilah yang menjadi penyebab adanya gunung berapi, gempa bumi, hingga pembentukan dataran tinggi.
Interpretasi
Karena indonesia terletak di daerah interaksi tiga lempeng tektonik Indo-Australia, lempeng Eurasia, dan lempeng Pasifik, maka wilayah Indonesia rentan terhadap bencana alam seperti gempa bumi, letusan gunung berapi, dan tanah longsor.
Negara kita sendiri ternyata memang terletak antara pertemuan lempengan-lempengan tektonik ini yang bisa dilihat dari banyaknya gunung berapi.
Contoh Teks Eksplanasi 5
Pernyataan Umum
Gempa Bumi sering terjadi di Indonesia karena wilayahnya sendiri yang memang ada di sebuah lingkaran api berbahaya. Hal ini terlihat dari banyaknya gunung berapi yang masih aktif hingga sekarang.
Urutan Sebab Akibat
Gempa terjadi karena adanya pergeseran lempengan bumi yang bergerak secara lambat namun konsisten terus meskipun lambat. Hal ini mengakibatkan lempengan-lempengan yang bertemu berbenturan sehingga menimbulkan guncangan hingga ke permukaan bumi.
Halaman:


