19+ Contoh Teks Eksplanasi Singkat beserta Struktur dan Cara Membuatnya [Lengkap]
Guna membantu kamu memahami seputar teks eksplanasi beserta contohnya, kamu bisa membaca artikel yang sudah Mamikos bagikan di bawah ini.
10. Contoh Teks Eksplanasi Singkat Tanah Longsor
Contoh Tanah Longsor 1:
Pernyataan Umum (Pembuka)
Tanah longsor merupakan suatu fenomena alam dimana terjadi pergerakan massa tanah atau batuan yang terjadi akibat adanya gaya gravitasi. Kejadian tanah longsor sebenarnya dapat diprediksi, namun tidak sedikit orang yang kurang paham akan penyebab dan tandanya sehingga seringkali terlanjur menimbulkan korban.
Deretan Penjelas (Isi)
Fenomena tanah longsor terjadi karena dua faktor yaitu faktor pendorong yang terdiri dari kuat tahan tanah atau batuan itu sendiri dan juga faktor pemicu yang membuat material tersebut dapat bergerak seperti hujan dan pembebanan di atasnya oleh air, tumbuhan atau yang lainnya. Selain itu terjadinya gempa juga dapat memicu terjadinya tanah longsor meskipun tidak sering terjadi.
Penutup (Interpretasi)
Oleh karena itu dapat diketahui bahwa tanah longsor disebabkan oleh dua macam faktor yaitu faktor pendorong dan pemicu. Agar dapat menghindarkan terjadinya korban, baik jiwa dan harta, maka dapat dilakukan dengan melakukan treatment tertentu. Seperti melakukan uji kuat tekan pada tanah atau batuan, pembuatan pipa untuk mengalirkan air hujan agar tidak menjadi beban dan masih banyak lagi lainnya.
Contoh Tanah Longsor 2:
Pernyataan Umum (Pembuka)
Tanah longsor merupakan sebuah peristiwa bencana alam yang terjadi karena adanya pergerakan tanah atau pergerakan massa batuan, sering juga disebut sebagai fenomena amblasnya tanah atau bebatuan dari ketinggian tertentu.
Tanah yang longsor memiliki kekuatan yang bisa merusak oleh karena itu fenomena ini termasuk dalam kategori bencana alam. Tanah longsor di Indonesia kerap terjadi ketika sedang musim hujan atau ketika terjadi gempa bumi terutama di pedesaan-pedesaan yang daerah sekitarnya masih banyak bukit dan tebing-tebing batu yang runtuh ketika ada pergerakan tanah.
Deretan Penjelas (Isi)
Secara umum penyebab tanah longsor dibagi menjadi dua faktor yaitu faktor pemicu dan faktor pendorong. Faktor pemicu adalah penyebab material tanah atau batu bergerak sedangkan faktor pendorong adalah faktor yang menyebabkan kondisi material. Secara khusus, ada beberapa hal yang bisa menyebabkan terjadinya tanah longsor di suatu daerah.
Misalnya apabila daerah tersebut tanahnya gersang tidak ditumbuhi pepohonan maka ketika terjadi pergerakan tanah, tidak ada yang bisa menahan tanah untuk bergerak sehingga terjadi longsor. Akar-akar tanaman pada pepohonan dan tumbuhan memiliki peran penting sebagai penahan tanah agar tidak mudah erosi dan longsor ke bawah.
Tanah yang gundul ketika terkena hujan maka butiran-butiran hujan yang jatuh ke tanah nantinya akan mengalami penguapan. Setelah air di dalam tanah menguap, bekas air di dalam tanah tersebut menimbulkan rongga-rongga pada permukaan tanah. Pada musim hujan selanjutnya air kemudian bisa masuk ke dalam tanah melalui rongga-rongga dan menimbulkan gerakan lateral yang menjadi pemicu tanah longsor ke bawah karena tertarik oleh gravitasi.
Tanah longsor merupakan bencana alam yang bisa menyebabkan kerugian pada kehidupan manusia. Manusia yang tinggal di daerah rawan longsor beresiko bisa kehilangan tempat tinggalnya, nyawanya pun bisa terancam karena tanah yang longsor memiliki pergerakan yang cepat dan bisa langsung menimbun apapun dan siapapun yang ada di bawahnya.
Penutup (Interpretasi)
Tanah longsor adalah bencana yang beresiko menimbulkan kerugian yang besar tapi sebenarnya bisa dicegah dan bisa ditanggulangi. Masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsor bisa mencari tempat tinggal yang lebih aman.
Jika tidak memungkinkan maka sebaiknya tanami lahan yang kosong dengan pepohonan agar akarnya bisa jadi penahan tanah. Waspada ketika musim hujan dan segera mengungsi jika dirasa kondisi tanah yang tinggi sudah tidak aman.
Contoh Tanah Longsor 3:
Pernyataan Umum (Pembuka)
Longsor adalah sebuah peristiwa dimana terjadinya gerakan tanah atau biasa disebut geologi yang terjadi karena adanya pergerakan masa batuan / tanah dengan berbagai tipe dan jenis seperti jatuhnya bebatuan atau gumpalan besar tanah.
Tanah longsor atau amblas secara garis besar bisa terjadi karena dua faktor yaitu faktor pendorong dan faktor pemicu. Faktor pendorong merupakan faktor yang mempengaruhi kondisi material sendiri, sedangkan faktor pemicu adalah faktor penyebab bergeraknya material tersebut.
Deretan Penjelas (Isi)
Di Indonesia sendiri peristiwa ini hampir sering terjadi. Kebanyakan disebabkan oleh gempa sehingga menggerakkan lempeng bawah tanah sehingga mengakibatkan elemen atau lempeng bawah permukaan menjadi tergeser sehingga menimbulkan pecahan dan terjadinya longsor. Ada banyak hal lagi yang bisa memicu dan menyebabkan terjadinya kelongsoran.
Baik itu diakibatkan oleh alam atau karena ulah manusia itu sendiri, diantaranya Tingginya curah hujan, jika musim penghujan dengan durasi lama maka akan terjadi penguapan air di permukaan tanah dalam jumlah besar.
Setelah penguapan maka akan muncul pori-pori atau rongga tanah, kemudian terjadi retakan di permukaan, saat hujan air akan menyusup ke bagian yang retak lalu air akan masuk sehingga terakumulasi di bagian dasar lereng, lalu menimbulkan gerakan lateral kemudian terjadilah longsor.
Untuk pencegahan terjadinya longsor bisa dengan menggunakan pohon, karena akar pohon akan banyak membantu dengan cara menyerap air hujan sehingga bisa meminimalisir.
Penutup (Interpretasi)
Poin diatas merupakan beberapa penyebab terjadinya kelongsoran. Akibat dari bencana ini tentu tidak sedikit kerugian paling parah adalah korban jiwa, selain itu kerugian materi seperti kehilangan rumah, tanah, harta benda yang harus direlakan karena tetimbun oleh longsoran. Sangat jarang orang dalam longsor bisa menyelamatkan dirinya karena karena kecepatan tanah longsor diperkirakan kecepatannya bisa mencapai 100 km/jam kecepatan yang mustahil untuk lari bagi manusia tanpa peralatan.
Selain itu setelah kejadian pun korban selamat tidak sedikit akan mengalami trauma yang mendalam. Jika mendengar suara gemuruh besar di dekat anda maka segeralah lari menuju ketempat atau wilayah dataran stabil. Jangan pergi ke pinggir tebing atau jurang curam karena itu sama saja seperti bunuh diri.
11. Contoh Teks Eksplanasi Singkat Gerhana Matahari
Contoh Gerhana Matahari 1:
Pernyataan Umum (Pembuka)
Gerhana Matahari terjadi ketika posisi bulan terletak di antara Bumi dan Matahari sehingga menutup sebagian atau seluruh cahaya Matahari. Walaupun Bulan lebih kecil, bayangan Bulan mampu melindungi cahaya Matahari sepenuhnya karena Bulan yang berjarak rata-rata jarak 384.400 kilometer dari Bumi lebih dekat dibandingkan Matahari yang mempunyai jarak rata-rata 149.680.000 kilometer.
Gerhana Matahari dapat dibagi menjadi empat jenis yaitu Gerhana total terjadi apabila saat puncak gerhana, piringan Matahari ditutup sepenuhnya oleh piringan Bulan.
Saat itu, piringan Bulan sama besar atau lebih besar dari piringan Matahari. Ukuran piringan Matahari dan piringan Bulan sendiri berubah-ubah tergantung pada masing-masing jarak Bumi-Bulan dan Bumi-Matahari.
Gerhana sebagian terjadi apabila piringan Bulan (saat puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan Matahari. Pada gerhana ini, selalu ada bagian dari piringan Matahari yang tidak tertutup oleh piringan Bulan.
Gerhana cincin terjadi apabila piringan Bulan (saat puncak gerhana) hanya menutup sebagian dari piringan Matahari. Gerhana jenis ini terjadi bila ukuran piringan Bulan lebih kecil dari piringan Matahari. Sehingga ketika piringan Bulan berada di depan piringan Matahari, tidak seluruh piringan Matahari akan tertutup oleh piringan Bulan.
Bagian piringan Matahari yang tidak tertutup oleh piringan Bulan, berada di sekeliling piringan Bulan dan terlihat seperti cincin yang bercahaya. Gerhana hibrida bergeser antara gerhana total dan cincin. Pada titik tertentu di permukaan bumi, gerhana ini muncul sebagai gerhana total, sedangkan pada titik-titik lain muncul sebagai gerhana cincin. Gerhana hibrida relatif jarang terjadi.
Gerhana Matahari tahun 1999 di Perancis melihat secara langsung ke fotosfer matahari (bagian cincin terang dari Matahari) walaupun hanya dalam beberapa detik dapat mengakibatkan kerusakan permanen retina mata karena radiasi tinggi yang tak terlihat yang dipancarkan dari fotosfer. Kerusakan yang ditimbulkan dapat mengakibatkan kebutaan.
Mengamati gerhana Matahari membutuhkan pelindung mata khusus atau dengan menggunakan metode melihat secara tidak langsung. Kaca mata sunglasses tidak aman untuk digunakan karena tidak menyaring radiasi inframerah yang dapat merusak retina mata. Karena cepatnya peredaran Bumi mengitari matahari, gerhana matahari tak mungkin berlangsung lebih dari 7 menit dan 58 detik jadi jika ingin melihatnya lakukan sesegera mungkin.
Deretan Penjelas (Isi)
Gerhana Matahari Cincin terjadi pada tanggal 29 April 2014. Gerhana tersebut dapat dilihat dari wilayah Yogyakarta, Jawa Timur bagian Selatan, Bali dan Nusa Tenggara berupa Gerhana Matahari Sebagian. Gerhana ini dapat dilihat di Australia, Samudera Hindia bagian Selatan dan Antartika. Sedangkan Gerhana Matahari Sebagian terjadi pada tanggal 23 Oktober 2014. Gerhana tersebut tidak dapat dilihat dari wilayah Indonesia. Gerhana dapat dilihat di Amerika Utara dan Samudera Pasifik bagian Utara
Penutup (Interpretasi)
Jadi berdasarkan penjelasan tersebut, dapat kita cermati bahwa gerhana matahari terjadi karena posisi bulan terletak di antara Bumi dan Matahari sehingga menutup sebagian atau seluruh cahaya Matahari. Dan gerhana matahari ini terbagi menjadi empat jenis, yaitu gerhana matahari total, gerhana matahari sebagian, gerhana matahari cincin dan gerhana matahari hibrida relatif. Dan pada saat kita melihat gerhana matahari ada baiknya tidak melihatnya secara langsung karena dapat merusak penglihatan. Jadi gunakanlah kaca mata khususnya.
Contoh Gerhana Matahari 2:
Pernyataan Umum (Pembuka)
Gerhana matahari merupakan salah satu fenomena alam yang langka karena tidak bisa terjadi setiap saat. Bahkan, gerhana matahari menjadi momen yang dinantikan banyak orang; mereka rela menunggu gerhana matahari dan ingin menyaksikannya langsung dengan menggunakan kacamata khusus atau teropong khusus.
Gerhana matahari terjadi ketika posisi bulan berada tepat diantara matahari dan bumi dan membentuk satu garis lurus sehingga cahaya matahari tertutup oleh lingkaran bulan. Meski diameter bulan sangat jauh lebih keci dari matahari, namun jarak bulan ke bumi lebih dekat, maka bulan mampu menutup cahaya matahari selama beberapa saat. Jarak bulan ke bumi berkisar sekitar 384.400km, sementara jarak matahari ke bumi berkisar kurang lebih sejauh 149.680.000 kilometer.
Deretan Penjelas (Isi)
Sangat tidak disarankan untuk mengamati gerhana matahari secara langsung karena hal ini sangat membahayakan. Retina mata yang terkena radiasi tinggi yang tak kasat mata dari fotosfer matahari bisa membuat retina mata rusak secara permanen; dampak yang paling parah adalah kebutaan.
Oleh karena itu pengamatan gerhana matahari secara langsung membutuhkan peralatan khusus seperti kacamata atau pelindung mata yang mampu menyaring radiasi inframerah dari fotosfer matahari.
Gerhana matahari berlangsung selama kurang dari 8 menit dan rentan waktu tersebut merupakan waktu terbaik dan aman untuk melakukan pengamatan pada saat gerhana matahari sedang berlangsung. Selebihnya, meski gerhana masih terjadi, namun sinar matahari sudah mulai terihat dari tepi lingkarang bulan yang perlahan-lahan mulai bergeser karena rotasi bumi sekaligus rotasi bulan sehingga ketika gerhana telah berlangsung selama hamper 8 menit, maka pengamatan sebaiknya dihentikan karena beresiko merusak retina mata. Gerhana matahari yang terjadi di suatu wilayah akan sangat jauh berbeda dengan yang terjadi diwilayah lain.
Tentu saja hal ini berkenaan dengan posisi antara matahari-bulan-bumi yang tidak akan pernah sama antara wilayah satu dengan wilayah lainnya sehingga bila di daerah A terjadi gerhana matahari total maka belum tentu di daerah B akan mengalami hal serupa; bisa jadi di wilayah B hanya akan ada gerhana matahari cincin. Untuk memahami jenis-jenis gerhana matahari, simak uraian berikut ini:
1. Gerhana Matahari Total
Gerhana matahari total terjadi bila ukuran lingkaran bulan yang menutup lingkaran matahari berukuran sama besar sehingga lingkaran matahari tertutup sempurna pada saat puncak gerhana. Ukuran lingkaran bulan dan matahari ini akan selalu berubah-ubah tergantung posisi dan jarak dari keduanya dengan bumi.
2. Gerhana Matahari Cincin
Berbeda dengan gerhana matahari total, gerhana matahari cincin terjadi apa bila ukuran lingkaran bulan lebih kecil dari ukuran lingkaran matahari sehingga pada saat puncak gerhana, lingkaran matahari tidak sepenuhnya tertutup dan terlihat cahaya keemasan mengelilingi lingkaran bulan. Cahaya keemasan di tepi lingkaran bulan tersebut tampak seperti cincin yang bersinar keemasan.
3. Gerhana Sebagian
Tidak selalu posisi bulan ketika terjadi gerhana matahari berada tepat di tengah dan menutup lingkaran matahari dengan sempurna; kadang-kadang posisi bulan berada lebih tinggi atau lebih rendah sehingga pada saat puncak gerhana, lingkaran matahari tidak sepenuhnya tertutup dan terlihat seperti sabit keemasan. Tentunya gerhana matahari sebagian ini tidak bisa diketahui tanpa menggunakan alat khusus karena meski cahaya matahari hanya mendapatka sedikit celah, namun cahayanya masih terang benderang seperti ketika langit sedang mendung ringan.
4. Gerhana Hibrida
Gerhana matahari hibrida sebetulnya merupakan perpaduan antara gerhana matahari total dengan gerhana matahari cincin karena pada saat gerhana matahari hibrida ini terjadi, pada satu titik di bumi gerhana ini tampak sebagai gerhana matahari total, namun pada titik lain di bumi gerhana ini tampak sebagai gerhana matahari cincin.
Penutup (Interpretasi)
Sangat tidak disarankan untuk melihat gerhana matahari sebetulnya karena tanpa peralatan yang memadai kita tidak bisa menikmati keindahan gerhana matahari sebagaimana yang kita saksikan pada foto atau ulasan-ulasan tentang gerhana matahari. Memang benar sih gerhana matahari itu indah, namun bila kita mencoba untuk melihatnya tanpa bantuan alat khusus, kita hanya akan melihat langit yang berwarna lebih gelap dari biasanya karena mata kita secara otomatis akan menolak untuk memandang langsung ke angkasa. Oleh karena itulah, untuk menghindari resiko kebutaan, sebaiknya kita melihat gerhana matahari dengan menggunakan peralatan khusus. Atau, bila kita ingin ekonomis, kita bisa menyaksikan gerhana matahari melalui siaran televisi atau video documenter karena dengan melalui media tersebut, kita justru akan bisa menangkap keindahan gerhana matahari dengan sejelas-jelasnya tanpa mengalami resiko kerusakan mata.
Contoh Gerhana Matahari 3:
Pernyataan Umum (Pembuka)
Gerhana matahari terjadi ketika posisi bulan berada di antara bumi danmatahari, kemudian bulan membentuk bayangan di atas bumi. Fenomena gerhana matahari hanya dapat terjadi pada fase bulan baru, saat bulan melewati langsung di antara matahari dan bumi kemudian bayangannya jatuh di atas bumi.
Deretan Penjelas (Isi)
Fenomena gerhana matahari ini akan terjadi lagi pada tanggal 5-6 Januari pada tahun 2019 mendatang,namun termasuk gerhana matahari parsial. Gerhana matahari ini akan terlihat di Asia Timur Laut, Samudera Pasifik, dan di sebagian Alaska. Kemudian, gerhana matahari total akan terjadi pada 2 Juli 2019 di Amerika Selatan.
Saat gerhana matahari mulai muncul, yang sebaiknya dilakukan adalah melakukan aktivitas seperti biasa di luar ruangan, selama tidak langsung menatap matahari saat itu juga. Walaupun melihat gerhana matahari sama persis seperti saat tidak terjadi gerhana sama saja, hal ini tetap saja dilarang untuk melihatnya secara langsung.
Penutup (Interpretasi)
Saat gerhana matahari total terjadi, terjadi hal yang menarik yakni dapat melihat cincin berlian atau baily’s bead namun hanya pada wilayah yang dilewati oleh jalur gerhana matahari total saja. Pada saat gerhana matahari total saja juga kita bisa melihat matahari secara langsung, saat piringan bulan menutupi dengan sempurna piringan matahari, lagi-lagi di jalur yang dilewati oleh gerhana langsung.
12. Contoh Teks Eksplanasi Singkat Kebakaran Hutan
Contoh Kebakaran Hutan 1:
Pernyataan Umum (Pembuka)
Setiap tahun pasti kita mendengar berita tentang terjadinya kebakaran hutan. Di Indonesia, kebakaran hutan sering terjadi terutama di pulau Sumatra dan Kalimantan karena dua pulau besar itu masih memiliki hutan yang luas jika dibandingkan dengan pulau lainnya di Indonesia.
Kebakaran hutan jelas merupakan suatu masalah sebagaimana kebakaran hutan merupakan perusak hutan yang paling berbahaya maka kebakaran hutan pastinya akan merusak ekosistim dalam hutan yang menyebabkan pohon-pohon dan tanaman lainnya ludes serta kematian hewan-hewan tertentu.
Kebakaran hutan tentunya sangat mengancam tanaman dan satwa langka yang tinggal di dalam hutan itu. Kebakaran hutan tak hanya menjadikan hutan rata dengan tanah dan membunuh aneka satwa yang tinggal di dalamnya namun juga menyebabkan polusi asap yang sangat mengganggu dan bahkan berakibat buruk bagi kesehatan manusia.
Asap dari kebakaran hutan ini tak hanya akan mengganggu warga sekitar, namun asap ini bahkan bisa sampai di negara tetangga dan menimbulkan masalah kesehatan di sana.
Deretan Penjelas (Isi)
Salah satu penyebab kebakaran hutan yang paling sering adalah karena ulah manusia meski ada faktor lain seperti misalnya musim kemarau yang terik. Beberapa perusahaan terutama perkebunan sawit cenderung menggunakan metode membakar lahan untuk mempermudah sekaligus mengurangi biaya perisapan lahan. Cara ini semestinya harus dilarang karena sangat merugikan dan berbahaya, namun demikian hal ini tetap saja terjadi.
Kenapa demikian? Perusahaan minyak sawit yang memiliki kebun sendiri merupakan salah satu sektor industry yang mampu menyerap banyak tenaga kerja, memberi pemasukan devisa negara, sekaligus menjadi produsen bahan pokok minyak yang paling dibutuhkan pasar, oleh karena itulah perusahaan ini kuat posisinya.
Sehingga, bila kemudian perusahaan ini membuka lahan dengan cara yang curang sekalipun, pemerintah tetap akan kesulitan untuk menindak tegas perusahaan tersebut.
Permasalahannya adalah sekalinya perusahaan ini mogok, maka imbasnya adalah perekonomian negara, permintaan pasar, dan tenaga kerja yang terancam menjadi pengangguran.
Dengan demikian, wajar sekali bila setiap tahun atau setiap musim kemarau kita semua menjumpai berita tentang kebakaran hutan yang jika ditelusuri lebih lanjut, penyebabnya adalah manusia yang membuka lahan, baik untuk perkebunan sawit atau pertanian lainnya, dengan cara membakar hutan.
Penutup (Interpretasi)
Kebakaran hutan menyebabkan dampak dan kerugian yang tidak terkira sehingga bencana ini tidak bisa diremehkan. Oleh karena itulah sudah menjadi tanggung jawab bersama dan perlu dilakukan kerjasama yang baik antara pihak negara, masyarakat dan pihak-pihak tertentu untuk menjaga kelestaria hutan demi kehidupan yang lebih baik.
Contoh Kebakaran Hutan 2:
Pernyataan Umum (Pembuka)
Kebakaran hutan, baik yang disebabkan oleh manusia atau terjadi secara alami, bertanggungjawab terhadap hilangnya ekosistem hutan. Pembakaran hutan adalah metode lama yang digunakan untuk membuka lahan untuk pertanian dan penggunaan lainnya, serta masih banyak digunakan di banyak negara.
Ini menjadi perhatian bukan hanya karena ancaman tambahan terhadap keanekaragaman hayati dan sistem alam lainnya, tetapi kebakaran hutan juga merupakan penghasil utama karbon dioksida yang berbahaya apabila dihirup oleh manusia dan hewan secara terus menerus.
Deretan Penjelas (Isi)
Kebakaran hutan bisa jadi merupakan kejadian alami serta berperan penting dalam siklus ekosistem di hutan. Alam yang luas bersifat dinamis dan berubah-ubah dalam menanggapi respons terhadap variasi iklim dan gangguan alam lainnya, seperti kebakaran hutan yang disebabkan oleh sambaran petir.
Banyak spesies tumbuhan yang telah berevolusi dari kebakaran hutan itu, dan kebakaran hutan yang berkala dapat berkontribusi pada kesehatan ekosistem hutan secara keseluruhan. Kebakaran hutan biasanya bergerak melalui pembakaran cabang-cabang yang kecil sehingga dapat membersihkan kayu-kayu yang mati dari alas hutan dan dapat memberikan regenerasi tumbuhan yang lain menjadi ideal.
Hal ini juga dapat membuka lebih banyak ruang bagi makhluk hidup yang lebih suka hidup dalam ruang yang relatif terbuka, tidak tertutup pepohonan. Setelah api membakar habis pohon-pohon, lalu serangkaian respons ekologis (suksesi) dimulai.
Setelah hutan hangus, maka spesies pionir mulai tumbuh dengan cepat, biasanya adalah rumput dan gulma. Lalu diikuti oleh spesies tanaman lain yang lebih tinggi dan lebih lambat tumbuhnya. Pohon pertama yang seringkali muncul ialah jenis pinus kecil. Proses suksesi ini dimulai dengan cepat tetapi dapat mengambil waktu yang sangat lama hingga ratusan tahun.
Penutup (Interpretasi)
Realitas ini telah membawa pengertian yang lebih besar tentang pentingnya memahami bagaimana hutan harus dikelola untuk memastikan keseimbangan dan keberlanjutan dari ekosistem hutan.
Praktik saat ini menggunakan kombinasi tindakan penahanan dalam upaya untuk menyeimbangkan pentingnya kebakaran berkala untuk kesehatan ekosistem dan bahaya kebakaran yang tidak terkendali bagi masyarakat manusia.
Contoh Kebakaran Hutan 3:
Pernyataan Umum (Pembuka)
Bahaya yang paling umum di hutan adalah kebakaran hutan. Kebakaran hutan sama tuanya dengan hutan itu sendiri. Mereka menimbulkan ancaman tidak hanya bagi kekayaan hutan tetapi juga bagi seluruh kehidupan terhadap fauna dan flora yang secara serius mengganggu keanekaragaman hayati dan ekologi serta lingkungan suatu daerah.
Selama musim panas, ketika tidak ada hujan selama berbulan-bulan, hutan menjadi berserakan dengan daun-daun tua yang kering, yang bisa terbakar dengan api yang dipicu oleh percikan api sekecil apa pun. Hutan Kalimantan telah terbakar secara teratur selama beberapa musim panas terakhir, dengan hilangnya tutupan vegetasi yang sangat besar di wilayah tersebut.
Deretan Penjelas (Isi)
Kebakaran hutan disebabkan oleh sebab-sebab alami serta sebab-sebab yang disebabkan oleh manusia. Penyebab alami ini dimulai dari penyebab alami seperti petir yang membakar pohon. Namun, hujan memadamkan api seperti itu tanpa menyebabkan banyak kerusakan.
Temperatur dan kekeringan atmosfer yang tinggi (kelembaban rendah) memberikan kondisi yang baik untuk memercikan api. Sedangkan, kebakaran hutan yang penyebab buatan manusia disebabkan ketika sumber api seperti nyala api, rokok atau bidi, percikan listrik atau sumber pengapian bersentuhan dengan bahan yang mudah terbakar.
Ada banyak motif yang dapat menyebabkan kebakaran hutan oleh manusia, seperti pembukaan lahan hutan untuk industri atau yang lainnya.
Jenis-jenis kebakaran hutan adalah sebagai berikut
- Api Permukaan – Kebakaran hutan dapat membakar terutama sebagai api permukaan, menyebar di sepanjang tanah serta serasah permukaan (daun tua dan ranting dan rumput kering dll) di dasar hutan dan ditelan oleh api yang menyebar.
- Api Tanah – Api dengan intensitas rendah, memakan bahan organik di bawahnya dan serasah permukaan dasar hutan dikelompokkan menjadi api tanah. Api ini menyebar dengan mengkonsumsi bahan-bahan tersebut. Kebakaran ini biasanya menyebar seluruhnya di bawah tanah dan membakar beberapa meter di bawah permukaan. Kebakaran ini menyebar sangat lambat dan dalam sebagian besar kasus menjadi sangat sulit untuk mendeteksi dan mengendalikan jenis kebakaran semacam itu. Mereka mungkin terus membakar selama berbulan-bulan dan menghancurkan vegetatif tanah.
- Kebakaran Tanah – Kebakaran ini adalah kebakaran di bawah permukaan bahan bakar organik, seperti lapisan duff di bawah tegakan hutan, tundra atau taiga Arktik, dan tanah organik rawa. Tidak ada perbedaan yang jelas antara kebakaran bawah tanah dan kebakaran tanah. Api yang menyala di bawah tanah terkadang berubah menjadi Api tanah.
- Api ini membakar akar dan bahan lainnya di atau di bawah permukaan yaitu membakar pertumbuhan herba di lantai hutan bersama dengan lapisan bahan organik dalam berbagai tahap pembusukan. Mereka lebih merusak daripada kebakaran permukaan, karena mereka dapat menghancurkan vegetasi sepenuhnya. Kebakaran tanah membakar di bawah permukaan dengan pembakaran yang membara dan lebih sering dinyalakan oleh kebakaran permukaan.
- Mahkota Api – Mahkota api adalah salah satu di mana mahkota pohon dan semak terbakar, sering ditopang oleh api permukaan. Kebakaran tajuk sangat berbahaya di hutan konifera karena bahan getah yang dikeluarkan dari kayu bakar terbakar dengan sangat marah. Pada lereng bukit, jika api mulai menurun, api itu menyebar dengan cepat karena udara panas yang bersebelahan dengan lereng cenderung mengalir ke atas lereng yang menyebarkan api bersama dengannya. Jika api mulai menanjak, kemungkinannya kecil menyebar ke bawah.
- Badai api – Di antara kebakaran hutan, api yang menyebar paling cepat adalah badai api, yang merupakan kebakaran hebat di wilayah yang luas. Saat api membakar, panas naik dan udara masuk, menyebabkan api tumbuh. Lebih banyak udara membuat api berputar dengan keras seperti badai. Api terbang keluar dari pangkalan dan membakar bara memuntahkan bagian atas twister berapi-api, mulai kebakaran kecil di sekitarnya. Suhu di dalam badai ini bisa mencapai sekitar 2.000 derajat Fahrenheit.
Halaman:
