Advertisement
Source : pixabay/NoName_13

Contoh Teks Eksplanasi tentang Fenomena Alam Hujan dan Kemarau

Penulisan contoh teks eksplanasi perlu memperhatikan beberapa hal, seperti gagasan utama, kalimat utama dan penjelas, unsur paragraf.

2 September 2025 Nana

Pembahasan Struktur

Contoh teks eksplanasi hujan dan kemarau bertema hujan di atas memiliki 3 struktur atau bagian yang menyusunnya.

Bagian pertama adalah pernyataan umum. Pernyataan umum tersaji pada paragraf pertama dan kedua.

Di sini, penulis memberikan gambaran umum tentang fenomena hujan dan hal yang berkaitan dengannya yaitu siklus hidrologi.

Bagian kedua pada contoh teks eksplanasi hujan dan kemarau tema hujan di atas yaitu rangkaian kejadian atau deretan sebab akibat. Bagian ini tersaji pada paragraf ketiga sampai keenam.

Di bagian ini terdapat penjelasan tentang urutan sebab akibat terjadinya hujan, mulai dari proses evaporasi, transpirasi, kondensasi, dan presipitasi yang menghasilkan turunnya hujan.

Bagian ketiga yaitu interpretasi atau kesimpulan yang tersaji pada paragraf tujuh dan delapan. Penulis menarik kesimpulan serta memberikan tanggapan mengenai dampak yang bisa ditimbulkan oleh hujan.

2. Contoh teks eksplanasi tentang fenomena alam hujan asam

Berikut ini adalah contoh teks eksplanasi hujan dan kemarau dengan tema hujan asam.

Proses Terjadinya Hujan Asam

Hujan adalah fenomena alam yang sering terjadi dan airnya dimanfaatkan sebagai sumber air untuk memenuhi beragam kebutuhan manusia.

Namun, ada hujan yang airnya perlu diwaspadai karena membawa dampak negatif yaitu hujan asam.

Hujan asam adalah hujan yang airnya memiliki pH rendah dan memiliki sifat-sifat asam. Hujan asam bersifat korosif, yaitu kemampuan untuk mengikis partikel lain. Terdapat endapan asam berupa sulfur dan nitrogen oksida pada hujan asam.

Penyebab umum terjadinya hujan asam adalah pembakaran bahan bakar fosil. Bahan bakar ini banyak digunakan untuk kepentingan pembangkit listrik, kendaraan bermotor, mesin industri, dan lainnya.

Proses terjadinya hujan asam bermula dari pembakaran bahan bakar fosil. Pembakaran tersebut menghasilkan asap yang mengandung gas-gas seperti karbon dioksida, nitrogen oksida, dan sulfur dioksida.

Gas hasil pembakaran tersebut naik ke atmosfer dan bereaksi dengan oksigen kemudian bereaksi pula dengan air. Sulfur dioksida yang bereaksi dengan oksigen akan menghasilkan sulfur trioksida.

Sulfur trioksida tersebut selanjutnya bereaksi dengan molekul air di udara dan terjadilah air hujan dengan kandungan asam sulfat. Sementara itu, reaksi nitrogen oksida dengan oksigen menghasilkan nitrogen dioksida.

Nitrogen dioksida kemudian bereaksi dengan air dan membentuk hujan asam nitrat dan asam nitrit. Hujan asam sulfat, asam nitrat, dan asam nitrit lantas jatuh ke permukaan bumi.

Air bersifat asam yang meresap ke tanah dan mengkontaminasi air menimbulkan dampak buruk bagi kehidupan di bumi. Misalnya menyebabkan berbagai penyakit, hewan dan tanaman mati, hingga merusak material bangunan.

Pembahasan Struktur

Contoh teks eksplanasi hujan dan kemarau dengan tema hujan asam di atas memiliki 3 struktur penyusun, yaitu pernyataan umum, deretan sebab akibat, dan interpretasi.

Bagian pernyataan umum disajikan pada paragraf pertama, kedua, dan ketiga. Pada bagian ini, penulis memberikan gambaran umum tentang pengertian serta penyebab terjadinya hujan asam secara umum.

Bagian kedua contoh teks eksplanasi hujan dan kemarau di atas yaitu deretan sebab akibat yang berisi penjelasan proses bagaimana hujan asam bisa terjadi. Bagian ini ditunjukkan pada paragraf keempat sampai ketujuh.

Sedangkan bagian ketiga yaitu interpretasi. Di bagian ini, penulis memberikan interpretasinya berkaitan dengan hujan asam. Di bagian ini disebutkan beberapa dampak buruk hujan asam bagi kehidupan di bumi.

3. Contoh teks eksplanasi tentang fenomena alam kemarau

Berikut ini adalah contoh teks eksplanasi hujan dan kemarau dengan tema musim kemarau.

Penyebab Terjadinya Musim Kemarau di Indonesia

Indonesia adalah negara beriklim tropis yang memiliki dua musim, yakni musim penghujan dan musim kemarau. Ini adalah musim dimana jumlah cadangan air dalam tanah sedikit. Musim kemarau merupakan akibat dari angin muson timur.

Indonesia terletak di wilayah yang berbatasan dengan benua Australia. Angin muson timur bertiup dari gurun Australia dengan membawa hawa panas dan kering. Indonesia adalah salah satu wilayah yang dilewati angin muson timur.

Inilah mengapa Indonesia mengalami musim kemarau. Musim kemarau dapat dikenali dengan beberapa ciri seperti intensitas curah hujan yang rendah di bawah 60 mm per bulan, panas terik tidak tertutup awan, tanah mengering dan retak, kelembaban tinggi.

Selain angin muson timur, kemarau panjang juga dapat diakibatkan oleh faktor lain meliputi fenomena El Nino (meningkatnya suhu permukaan laut Samudra Pasifik), letak geografis Indonesia di khatulistiwa, dan kerusakan alam serta lingkungan.

Dengan demikian, musim kemarau terjadi akibat udara panas dan kering yang terbawa angin muson melewati Indonesia. Kemarau yang melanda suatu daerah dapat berdampak pada kekeringan, sulit mendapatkan air bersih, hewan dan tumbuhan mati.

Halaman:

Advertisement