Contoh Teks Eksplanasi tentang Fenomena Alam Hujan dan Kemarau
Penulisan contoh teks eksplanasi perlu memperhatikan beberapa hal, seperti gagasan utama, kalimat utama dan penjelas, unsur paragraf.
Pembahasan Struktur
Contoh teks eksplanasi hujan dan kemarau dengan tema musim kemarau di atas tersusun atas 3 struktur bagian, yaitu pernyataan umum, deretan sebab akibat, dan interpretasi.
Pernyataan umum pada contoh di atas dapat ditemukan pada paragraf pertama.
Paragraf pertama berisi tentang gambaran umum mengenai musim kemarau. Kemudian disebutkan pula penyebab terjadinya secara singkat.
Bagian penjelasan deretan sebab akibat pada contoh teks eksplanasi hujan dan kemarau dengan tema musim kemarau di atas tersaji mulai paragraf kedua sampai keempat.
Di bagian ini dijelaskan urutan kronologi dengan hubungan sebab akibat.
Adapun bagian interpretasi dapat dijumpai pada paragraf terakhir. Di paragraf ini, penulis menyatakan penarikan kesimpulan serta memberikan tanggapan terkait dampak yang ditimbulkan oleh musim kemarau.
Sebelum Membuat Teks Eksplanasi, Perhatikan Hal Berikut
Untuk membuat contoh teks eksplanasi hujan dan kemarau yang baik serta mudah dipahami, kamu perlu menyusunnya secara logis dan sistematis.
Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan saat membuat jenis teks satu ini.
1. Gagasan Utama
Gagasan atau ide pokok adalah aspek yang wajib ada ketika menulis jenis karangan apapun termasuk eksplanasi. Gagasan pokok dapat dipahami sebagai pikiran utama yang kemudian dikembangkan menjadi paragraf.
Setelah menetapkan gagasan pokok dan mengembangkannya menjadi sebuah paragraf, kamu dapat mengembangkannya lagi menjadi sebuah karangan utuh.
Dengan adanya gagasan pokok, kamu dapat mengembangkan paragraf tanpa keluar dari pokok bahasannya.
2. Kalimat Utama
Contoh teks eksplanasi hujan dan kemarau yang baik ditandai dengan susunan paragraf secara runtut serta sistematis. Untuk membuat paragraf yang baik, kamu memerlukan kalimat utama.
Kalimat utama menggambarkan ide pokok yang sederhana pada sebuah paragraf.
Selanjutnya, kalimat utama tersebut dapat dikembangkan dengan menambahkan uraian-uraian penjelas yang mendukung ide pokok menjadi sebuah paragraf yang padu.
Banyak kalimat utama diletakkan di awal paragraf. Tetapi ada pula kalimat utama yang diletakkan di tengah atau akhir paragraf. Ciri-cirinya yaitu kalimatnya mengandung ide pokok, sederhana, dan dapat diuraikan.
3. Kalimat Penjelas
Penulisan contoh teks eksplanasi hujan dan kemarau adalah untuk menjelaskan tentang proses terjadinya suatu fenomena. Maka dari itu, penulisan kalimat penjelas sangat penting untuk diperhatikan.
Saat membuat teks eksplanasi, pastikan menyusun kalimat penjelas secara sistematis untuk menjelaskan proses dengan runtut.
Kalimat penjelas bisa berisi keterangan, perbandingan, contoh, serta penjelasan terperinci lainnya.
Penyusunan kalimat penjelas dalam naskah eksplanasi berkaitan erat dengan prinsip kausalitas atau sebab akibat. Jelaskan proses suatu fenomena yang mendukung kalimat utama.
4. Unsur dalam Paragraf
Contoh teks eksplanasi hujan dan kemarau akan sulit dipahami dengan baik jika tidak memiliki unsur-unsur pembangun paragraf secara tepat. Unsur-unsur yang dimaksud antara lain:
a. Koherensi
Pengertian koherensi yaitu hubungan keterkaitan antara satu bagian dengan bagian lainnya sehingga antara satu kalimat dengan lainnya memiliki kesatuan makna.
Tidak adanya koherensi menyebabkan paragraf sulit dipahami.
b. Kohesi
Kohesi dalam konteks teks eksplanasi dapat dipahami sebagai kepaduan bentuk yang secara gramatikal membentuk ikatan sintaksis.
Di samping itu, kohesi juga merupakan hubungan semantis antara satu proposisi dengan proposisi lainnya dalam sebuah wacana.
c. Kelengkapan Paragraf
Contoh teks eksplanasi hujan dan kemarau yang baik adalah berisi kalimat-kalimat penjelas secara lengkap sehingga memenuhi unsur kelengkapan paragraf.
d. Diksi
Diksi adalah pemilihan kata yang selanjutnya akan digunakan untuk menyusun kalimat, paragraf, sehingga menjadi teks utuh.
Dalam konteks naskah eksplanasi, pemilihan diksi harus lugas dan tidak multitafsir karena naskah ini bersifat keilmuan.
5. Ejaan dan Tanda Baca
Penggunaan ejaan dan tanda baca secara tepat adalah hal mendasar dalam penulisan sebuah teks. Kamu perlu memperhatikan penggunaan ejaan penulisan huruf atau kata serta pemakaian tanda baca yang benar.
Kesimpulannya, teks eksplanasi bertujuan untuk menyampaikan informasi terkait proses suatu peristiwa.
Kamu juga dapat mempelajari contoh teks eksplanasi fenomena alam seperti hujan dan kemarau yang sudah Mamikos sampaikan di atas sebelum membuat versi kamu sendiri.
Halaman:


