9 Contoh Teks Negosiasi 3 Orang di Sekolah Antar Teman Singkat
Inilah kumpulan contoh teks negosiasi 3 orang di sekolah sesama teman sebangku, guru, atau teman sekelompok. Baca untuk selengkapnya.
Contoh teks negosiasi 3 orang di sekolah tentang kerja kelompok seringkali terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Kamu pasti pernah melakukan negosiasi dengan teman seputar pembagian tugas. Apa pun tujuannya, negosiasi nyatanya tidak hanya terjadi di lingkungan pasar, kantor, bank atau rumah.
Beberapa negosiasi juga terjadi di sekolah, biasanya dilakukan sesama teman atau guru. Negosiasi harus dilakukan dengan santun supaya tidak ada pihak yang tersinggung.
Nah, untuk memahami bagaimana cara membuat teks negosiasi yang tepat, ikuti pembahasan di bawah ini. ✨📝🔎
Daftar Isi
- Contoh Teks Negosiasi 3 Orang di Sekolah tentang Guru dan Teman
- 1. Teks Negosiasi tentang Tugas Sekolah
- 2. Teks Negosiasi antara Guru dan Murid
- 3. Contoh Teks Negosiasi 3 Orang di Sekolah
- 4. Teks Negosiasi 3 Orang Singkat
- 5. Teks Negosiasi dengan Teman
- 6. Teks Negosiasi tentang Pembagian Tugas
- 7. Teks Negosiasi tentang Penentuan Jadwal Presentasi Kelompok
- 8. Teks Negosiasi tentang Waktu Belajar Kelompok Menjelang Ujian
- 9. Teks Negosiasi tentang Pengumpulan Tugas Sekolah
- Pengertian Teks Negosiasi
- Ciri-ciri Teks Negosiasi
- Tujuan Teks Negosiasi
- Jenis Teks Negosiasi
- Cara Membuat Teks Negosiasi
Contoh Teks Negosiasi 3 Orang di Sekolah tentang Guru dan Teman

Mulai dari negosiasi tugas kelompok hingga penentuan waktu bimbel, kamu bisa menemukan contoh-contohnya pada pembahasan di bawah ini:
1. Teks Negosiasi tentang Tugas Sekolah
Dia: “Natha, Putra, nanti sore kita mau mengerjakan PR bu Irma, kan?”
Nathan: “Iya, tetapi jangan sore.”
Putra: “Terus maunya jam berapa?”
Putra: “Bagaimana kalau kita ubah menjadi jam 12 setelah pulang sekolah?”
Dia: “Yah, jangan siang, pasti panas.”
Putra: “Lantas, mau kapan lagi kita mengerjakannya?”
Nathan: “Sepertinya kita baru bisa mengerjakannya besok sore.”
Putra: “Oke, lagipula batas pengumpulannya hari Senin. Kita punya waktu banyak.”
Dia: “Karena masih lama, aku setuju.”
Nathan: “Nah senang mendengarnya. Aku tunggu besok di rumahku ya.”
2. Teks Negosiasi antara Guru dan Murid
Dua murid kelas 11 diminta untuk menemui wali kelasnya di ruang guru. Ketika guru menyampaikan sanksi, kedua murid saling bernegosiasi meminta keringan.
Guru: “Apakah kalian tahu apa alasan kalian kemari?”
Siswa 1: “Tidak tahu bu.”
Siswa 2: “Saya telat 5 menit ke kelas bu.”
Guru: “Kalian berdua sudah melanggar peraturan di kelas. Pertama tidak mengumpulkan tugas, dan kedua datang ke kelas tidak tepat waktu.”
Guru: “Karena sudah melanggar peraturan, ada konsekuensinya.”
Siswa 1: “Konsekuensi seperti apa bu?”
Guru: “Kalian berdua menyapu kelas selama 1 minggu.”
Siswa 2: “Maaf jika menyela, tetapi sebentar lagi pekan ujian bu. Bisa-bisa waktu belajar kami terganggu apabila harus membersihkan kelas selama 1 minggu.”
Siswa 1: “Betul bu. Kami meminta keringanan bu. Bagaimana kalau sanksinya hanya dua hari saja tepat sebelum pekan ujian dimulai?”
Guru: “Oke, kalian bertugas membersihkan kelas sampai lusa.”
Siswa 1: “Baik, terima kasih bu.”
Guru: “Ibu minta kalian serius membersihkan kelas.”
Siswa 2: “Pasti bu, tidak usah dipikirkan.”
Guru: “Ya sudah, sekarang kembalilah ke kelas.”
Siswa 2: “Terima kasih atas keringanannya bu.”
3. Contoh Teks Negosiasi 3 Orang di Sekolah
Gladis: “Halo teman-teman, mau kapan kita mengerjakan tugasnya?”
Ana: “Kalau aku sendiri bisa kapan saja,”
Tantan: “Aku hanya bisa hari Senin dan Kamis, sisanya aku bimbel dan ekskul.”
Gladis: “Aku juga kosong di hari Kamis. Tetapi mau di rumah siapa mengerjakannya?”
Ana: “Butuh motor untuk ke rumahku, sangat jauh. Kasihan nanti merepotkan kalian.
Gladis: “Rumah Tantan dekat sekolah, benarkan ya?”
Tantan: “Iya betul, itu rumah keluarga besarku. Takutnya berisik dan mengganggu karena banyak orang. Bagaimana jika rumah kamu sendiri, Gladis?”
Gladis: “Rumah aku sih boleh saja.”
Ana: “Oke, di rumah Gladis ya.”
Gladis: “Baik, nanti kita sepulang sekolah langsung saja ke rumahku. Kebetulan aku dijemput oleh supirku.”
Tantan: “Baiklah.”
4. Teks Negosiasi 3 Orang Singkat
Dalam rangka mempersiapkan diri untuk menghadapi ujian sekolah, para murid diberikan bimbel supaya menambah kapasitas belajar. Guru bernegosiasi menentukan jadwal dengan para murid.
Guru: “Berhubung, ujian sekolah kian mendekat, ibu mau mendiskusikan jadwal bimbel dengan kalian.”
Ketua kelas: “Baik bu, teman-teman mohon didengarkan.”
Guru: “Kita akan mengadakan bimbel tiga kali seminggu, apakah kalian setuju?”
Murid: “Setuju bu.” (menjawab bersamaan)
Guru: “Mau hari apa?”
Ketua kelas: “Senin sampai Rabu, boleh bu?”
Guru: “Waduh, ibu lupa bilang. Ibu tidak bisa hari Selasa. Ada jadwal mengajar les di rumah. Bagaimana kalau Kamis?”
Ketua kelas: “Kamis tidak bisa bu. Kami ada pelajaran olahraga yang melelahkan, takutnya kami tidak fokus.”
Guru: “Berarti Jum’at sepulang sekolah? Kan kalian pulang lebih awal.”
Murid: “Setuju bu.”
Ketua kelas: “Baik bu, berarti jadwal bimbel kelas kami yaitu Senin, Rabu dan Jum’at setiap pulang sekolah.”
Guru: “Iya, betul. Ada yang mau ditanyakan lagi sebelum ibu berikan latihan soal?”
Murid: “Tidak ada bu.”
Guru: “Baiklah, mari kita belajar.”
5. Teks Negosiasi dengan Teman
Teman 1: “Wah, jangkar kamu bagus sekali.”
Teman 2: “Iya, aku mendapatkannya di mal.”
Teman 3: “Berapa harganya? Aku juga ingin membelinya untuk adikku.”
Teman 2: “Harganya Rp50.000, tetapi hanya ada di mal luar kota.”
Teman 1: “Yah, jauh sekali. Padahal aku juga ingin membelinya.”
Teman 3: “Bolehkah aku membeli punyamu saja?”
Teman 2: “Boleh, kamu mau bayar penuh?”
Teman 1: “Ayolah, kan kalian berteman. Masa tidak boleh lebih murah?”
Teman 3: “Uang tabunganku tinggal Rp30 ribu.”
Teman 2: “Tetapi ini masih baru. Kalau Rp45 ribu aku lepas.”
Teman 3: “Lagipula jangkarnya sudah tidak dibungkus, Rp40 ribu ya?”
Teman 2: “Oke deh, ini jadi milikmu.”
Teman 3: “Terima kasih, ini uangnya.”
Teman 2: “Sama-sama.”
Halaman:



