Advertisement
Source : freepik.com/freepik

7 Contoh Teks Negosiasi tentang Liburan dengan Teman atau Keluarga Singkat

Inilah berbagai macam contoh teks negosiasi liburan, baik dengan teman maupun keluarga yang dapat kamu gunakan ketika membutuhkannya.

21 Desember 2025 Ikki Riskiana

Tugas membuat contoh teks negosiasi liburan biasanya akan diberikan di mata pelajaran bahasa Indonesia.

Pada dasarnya, teks negosiasi memuat dialog antara dua orang atau lebih yang sedang tawar-menawar sampai mencapai kesepakatan bersama. 

Nah, kesepakatan tersebut merupakan tujuan dari adanya teks negosiasi. Pastinya, kamu pernah melakukan negosiasi untuk mencapai kesepakatan, baik dengan teman maupun keluarga, bukan? 📖✨

Contoh Teks Negosiasi Liburan dengan Teman

Contoh Teks Negosiasi Tentang Liburan dengan Teman atau Keluarga Singkat
freepik.com/freepik
7 Contoh Pasangan Tuturan dalam Teks Negosiasi beserta Ciri-cirinya

Negosiasi memang sering dilakukan, apalagi dengan teman untuk mencapai kesepakatan bersama. Salah satu hal yang biasanya membutuhkan negosiasi adalah tentang liburan. 

Pasti akan ada negosiasi antara kamu dan temanmu ketika hendak liburan, karena tempat tujuan liburan yang super banyak. Berikut ini beberapa contoh teks negosiasi liburan dengan teman:

Contoh Teks Negosiasi dalam Bentuk Narasi tentang Perikanan dan Pertanian Pendek

1. Contoh Teks Negosiasi Liburan dengan Teman Sebangku

Nadira dan Lea adalah teman sebangku yang merencanakan liburan semester 2 mereka. Kira-kira berikut ini contoh teks negosiasi mereka berdua untuk membuat liburan yang menyenangkan:

Liburan Semester 2

Nadira: “Bestie! Mama sama papaku sudah kasih izin, jadinya kita mau ke mana?”

Lea: “Budget kita kan nggak banyak-banyak ya Nad. Bagaimana kalau di dekat-dekat sini saja?”

Nadira: “Yah, kalau di dekat-dekat sini saja namanya bukan liburan, cuma main doang dong, nggak asyik banget.”

Lea: “Ya sudah kalau gitu. Kamu punya rekomendasi nggak?”

Nadira: “Punya sih, cuma agak jauh. Jadi, harus naik kereta atau bus.”

Lea: “Di mana?”

Nadira: “Jatim Park 3 di Batu.”

Lea: “Wah, iya. Itu kan yang ada wahana zaman purba? Ada dinosaurusnya.” 

Nadira: “Benar banget! Bagaimana?”

Lea: “Oke aku setuju kalau ke sana!”

4 Contoh Teks Negosiasi sesuai Strukturnya Orientasi, Permintaan, Penawaran, Persetujuan hingga Penutup

2. Contoh Teks Negosiasi Liburan dengan Teman Dekat

Nah, kalau contoh kedua ini kita buat tokohnya Ronald sama Bima, ya. Mereka juga merencanakan liburan bareng, tapi sepertinya negosiasi mereka tidak berjalan mulus. 

Rencana Liburan Dua Sahabat

5+ Contoh Teks Negosiasi Kerjasama antara Perusahaan Singkat beserta Strukturnya

Bima: “Bro, soal Pantai Pangi bagaimana, nih?”

Ronald: “Masih mau liburan ke sana kita?”

Bima: “Iya, gue pengen banget ke sana. Kata orang-orang pantainya bagus, pasirnya juga bersih.”

Ronald: “Tapi Bim, menurut teman gue akses jalannya nggak begitu bagus dan jarak sama kota kita cukup jauh, bahkan ada beberapa titik yang belum beraspal.” 

Bima: “Namanya juga surga tersembunyi, ya wajar dong kalau jauh.” 

Ronald: “Kalau ke sana gue nggak ikut. Mana motor gue agak-agaknya rewel gitu. Kalau di jalan kenapa-kenapa, repot kita.”

Bima: “Terus mau ke mana dong?”

Ronald: “Pantai Gemah saja deh yang dekat. Jalannya mulus.”

Bima: “Yaelah, ke sana lagi ke sana lagi. Nggak bosan apa?”

Ronald: “Nggak! Karena yang penting kita akses jalannya bagus!”

Bima: “Iya deh iya, meskipun gue terpaksa.”

3. Contoh Teks Negosiasi Liburan dengan Teman Sekelas

Jika membutuhkan teks negosiasi bertema liburan dengan teman sekelas, maka kamu bisa menggunakan contoh teks negosiasi liburan berikut ini:

Melancong dengan Teman Sekelas

Ketua Kelas: “Halo teman-teman, minta perhatiannya sebentar. Aku baru saja ketemu sama Bu Nur, wali kelas kita. Membahas tentang liburan kelas tahun ini.”

Gusti: “Kata Bu Nur bagaimana?”

Ketua Kelas: “Bu Nur memberikan kita tiga pilihan. Kita diberi kesempatan untuk memilih. Pilihan tujuan liburan kita kali ini ke Jogja, ke Bali, dan ke Lombok. Jadi, kita pilih yang mana?”

Ratih: “Wah, jauh-jauh ya tujuannya. Lalu, kita pilih yang mana, nih?”

Gilang: “Kalau pengen wisata alam seperti pantai, Bali dan Lombok tentu saja tujuan yang pas, tapi kalau pengen berwisata di situs-situs sejarah, Jogja nggak ada bandingannya.”

Gusti: “Tapi kalau ke Lombok, kita harus naik pesawat. Biayanya akan mahal.”

Gilang: “Benar sekali, lebih baik kita hapus saja pilihan ke Lombok dan lebih fokus ke pilihan Jogja dan Bali.”

Ketua Kelas: “Oke. Jadi, teman-teman setuju pilihannya dikurangi menjadi 2 saja?”

Satu Kelas: “Setuju.”

Ketua Kelas: “Jadi, kalian pilih yang mana?”

Satu Kelas: “Bali!”

Ketua Kelas: “Deal, ya? Kalau begitu aku langsung bilang ke Bu Nur, ya!”

Dina: “Tunggu! Maaf teman-teman, kalau ke Bali aku tidak setuju. Soalnya aku nggak punya uang untuk bayar dan pasti kalau ke sana butuh biaya banyak.”

Luna: “Aku juga! Kalau tetap ke Bali aku tidak ikut saja!”

Briyan: “Wah, jangan gitu, dong! Kita semua harus ikut biar asyik!”

Ketua Kelas: “Kalau ada yang tidak setuju, kita voting saja supaya adil dan tidak ada yang nggak ikut.” 

Halaman:

Advertisement