Advertisement
Source : https://unsplash.com/@charlesdeluvio

15 Contoh Teks Negosiasi Singkat beserta Strukturnya yang Benar, Lengkap!

Negosiasi merupakan bentuk interaksi sosial yang dilakukan dua pihak atau lebih guna mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan.

22 Desember 2025 Nana

Dalam kehidupan sehari-hari, kita seringkali melakukan proses negosiasi namun tidak menyadarinya.

Sebab, proses tersebut tidak tertulis dan dilakukan secara lisan. Kegiatan negosiasi misalnya saja terjadi pada proses tawar-menawar di pasar, negosiasi dengan teman, hingga negosiasi untuk pengusaha dan bank.

Simak contoh-contoh teks negosiasi singkat beserta strukturnya di sini. 📖✨

Contoh-contoh Teks Negosiasi

Contoh Teks Negosiasi Singkat Beserta Strukturnya yang Benar, Lengkap
unsplash.com/@charlesdeluvio
Pengertian Teks Negosiasi Beserta Struktur, Tujuan, Ciri-ciri dan Contohnya

Berikut ini adalah contoh-contoh teks negosiasi dalam kehidupan sehari-hari.

1. Contoh Teks Negosiasi beserta Strukturnya

1-2: pembukaan (orientasi); 3: permintaan; 4: pemenuhan; 5-6: penawaran; 7: permintaan; 8-10: pemenuhan; 11-12: penawaran; 13: persetujuan; 14: pembelian; 15: penutup

  1. Pembeli: “Permisi, apakah tempat ini menjual baju santai yang bahannya tidak membuat gerah?”
  2. Penjual: “Iya. Silakan bisa dilihat dulu mana yang diinginkan.”
  3. Pembeli: “Untuk baju warna merah ini harganya berapa?”
  4. Penjual: “100 ribu. Bajunya impor dari luar negeri dan bahannya tidak panas.”
  5. Pembeli: “Kok mahal, ya. Bisa kurang?”
  6. Penjual: “Kalau yang baju impor sudah pas 100 ribu. Baju warna merah yang lebih murah yang ada di gantungan atas, Kak. Mau saya ambilkan?”
  7. Pembeli: “Boleh. Tolong diambilkan baju yang di bawah 100 ribu.”
  8. Penjual: “Bedanya ada di motif dan ukuran saku di baju.”
  9. Pembeli: “Kalau yang ini harganya berapa?”
  10. Penjual: “80 ribu.”
  11. Pembeli: “70 ribu boleh?
  12. Penjual: “Iya, deh. Nggak apa-apa.”
  13. Pembeli: “Deal ya.”
  14. Penjual: “Iya. Ini bajunya. Terima kasih sudah belanja di toko ini.”
  15. Pembeli: “Sama-sama.”
7 Contoh Teks Negosiasi dalam Bentuk Narasi dan Dialog Singkat beserta Strukturnya

2. Contoh Teks Negosiasi Penawaran

PT Pangan Sehat Indonesia
Jalan Gunung Sahara no.12
Yogyakarta, Indonesia

Hal: Penawaran Produk Pangan
Lampiran : Satu lembar

Yth. Rumah Potong Ternak
Jalan Elok Baru 12
Sumedang, Jawa Barat

Dengan hormat,

Orientasi

PT Pangan Sehat Indonesia adalah produsen makanan olahan nomor satu di Indonesia yang menyediakan berbagai macam produk.

Sejak tahun 2001, kami sudah menjual berbagai produk, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Saat ini, kami memiliki lebih dari 20 cabang yang tersebar di seluruh Indonesia.

Selain itu, kami menjalin kerjasama dengan perusahaan makanan untuk menjual produk olahan sekaligus melakukan inovasi.

Penawaran

Dalam rangka memperluas jaringan cabang di Jawa Barat, kami bermaksud mengajukan kerja sama pada Rumah Potong Ternak berupa pengolahan jenis produk ayam.

Adapun detail penawaran dapat dilihat pada lampiran. Rincian pembagian keuntungan dapat dikomunikasikan melalui telepon atau email.

Penutup

Untuk keterangan lebih lanjut, silakan hubungi bagian marketing melalui nomor 081801081801.

Demikian surat penawaran ini kami sampaikan. Atas waktu dan kerjasama Anda, kami mengucapkan terima kasih.

Hormat kami,
Marketing PT Pangan Sehat Indonesia

Johnson Talk

Kalimat yang Bisa Kamu Gunakan untuk Memulai Proses Negosiasi Gaji Saat Melamar Pekerjaan

3. Contoh Teks Negosiasi Pembelian Properti

Orientasi

Pembeli: “Selamat pagi, apakah pemilik properti perumahan Griya Indah ada di rumah?”
Penjual: “Selamat pagi, dengan saya sendiri. Kebetulan hari ini saya tidak ada agenda di luar. Silakan masuk.”
Pembeli: “Apa kabar, Pak? Sehat?”
Penjual: “Iya, sehat. Ada keperluan apa kemari?”

Permintaan
Pembeli: “Jadi begini. Saya mendengar informasi dari tetangga kalau Bapak bermaksud menjual properti di perumahan Griya Indah.”

Pemenuhan
Penjual: “Benar sekali. Saya bermaksud menjual salah satu rumah yang ada di perumahan karena sudah selesai pembangunannya. Tapi belum sempat saya iklankan melalui media elektronik dan media cetak.”

Pembeli: “Pas sekali, Pak. Kebetulan maksud saya datang kemari karena saya tertarik membeli rumah tersebut. Tapi saya mau tanya dulu terkait harga dan pembiayaannya.

Rumahnya ditawarkan di harga berapa, Pak?”

Penjual: “Saya pasang harga tanah dan bangunannya saja. Luas tanahnya 300 meter dan luas bangunannya 250 meter. Kalau mau lihat bagian dalamnya silakan survei langsung. Informasi lebih rinci terkait rumah jika bisa dilihat di sertifikat resminya. Kalau acuannya bangunan di perumahan ini, rumahnya akan saya jual 2 miliar.”

Penawaran

Pembeli: “Wah saya kira tidak sampai segitu.”
Penjual: “Kalau sudah masuk koran, harganya bisa 2.5 miliar, Pak. Tapi karena Bapak datang sendiri, silakan dinego saja tidak apa-apa.”
Pembeli: “Kebetulan dana yang saya miliki saat ini 1.5 miliar saja, Pak.”
Penjual: “Kalau 1.5 miliar belum dapat, Pak. Mohon maaf.”
Pembeli: “Misalnya saya membayar bulan depan apakah bisa dapat 1.9 miliar? saya bisa siapkan dananya full bulan depan.”

Persetujuan

Penjual: “Boleh. Saya jual santai kok. 1,9 miliar ya, Pak.”
Pembeli: “Baik. Saya beri 1 miliar untuk uang muka ya, Pak. Sisanya saya lunasi bulan depan sekaligus kita bicarakan dengan notaris.”
Penjual: “Baik, Pak. Biar saya saja yang mengurus notaris.”

Pembelian

Pembeli: “Baik, Pak. Ini uangnya sudah saya bawa.”
Penjual: “Sebentar saya ambilkan kuitansi dan meterai dulu.”
Pembeli: “Iya pak.”
Penjual: “Silakan ditandatangani.”

Penutup

Pembeli: “Baik. Sudah selesai prosesnya. Kalau begitu saya izin pamit. Senang bisa menjalin bisnis dengan Bapak.”
Penjual: “Sama-sama”

4. Contoh Teks Negosiasi dengan Pihak Bank

Orientasi

Pengusaha: ”Selamat pagi.”
Pihak Bank: ”Selamat pagi. Ada yang bisa dibantu? ”
Pengusaha: ”Saya ingin bertemu dengan kepala bagian kredit. ”

Pengajuan

Pengusaha: ”Maksud kedatangan saya kemari adalah mengajukan kredit untuk keperluan usaha.

Penawaran

Pengusaha: ”Saya membutuhkan dana sebesar 500 juta. Bisakah saya mendapatkan pinjaman di bank ini?”
Pihak Bank: ”Maaf, Pak. Jumlah pinjaman yang diajukan terlalu besar. Bagaimana jika kami memberikan pinjaman 200 juta?.”
Pengusaha: ”Apa tidak bisa lebih dari itu? Saya sudah menjadi nasabah di bank ini lebih dari 20 tahun.”
Pihak Bank: ”Baik, saya tambahkan menjadi 250 juta. Bagimana?”
Pengusaha: ”Saya perlu lebih banyak untuk mengembangkan usaha.”
Pihak Bank: ”Mohon maaf, Pak. Pihak bank hanya mampu memberikan pinjaman sebesar 250 juta.”

Persetujuan

Pengusaha: ”Kalau begitu saya terima. Apakah bisa besok uangnya secepatnya dicairkan?”
Pihak Bank: ”Jika bapak setuju, uang tersebut dapat kami cairkan besok.”

Penutup

Pengusaha: ”Baik. Terima kasih atas kerjasamanya.”
Pihak Bank: ”Sama-sama Pak.”

Halaman:

Advertisement