Contoh Teks Persuasif Tentang Bullying dan Tawuran Antar Pelajar Beserta Strukturnya
Teks persuasif merupakan sebuah teks yang memiliki tujuan untuk membujuk atau mengajak orang lain yang contohnya dapat kamu simak di artikel ini.
Pernyataan Ajakan
Mari bersama-sama kita perangi dan tindak secara tegas dan tandas segala tindakan dan perilaku perundungan, baik yang terjadi di lingkungan rumah, sekolah maupun rumah tangga,
Terjun dan berperan untuk tumbuhnya pribadi yang sehat secara fisik dan mental dapat kita lakukan bersama dengan sama-sama turut memberantas perilaku dan pola pikir pembulian yang masih saja terjadi di lingkungan kita.
Penegasan Kembali
Silakan renungkan bahwa dampak dan efek dari perilaku bullying pada anak-anak sangat serius dan fatal.
Mari bersama mengambil sikap dan menentang apapun bentuk tindakan intimidasi dan penindasan di lingkungan sekitar kita.
B. Judul Teks Persuasif: Mendisiplinkan Tawuran Bukan dengan Kekerasan
Pengenalan Isu
Ketika sebuah peristiwa tawuran terjadi, biasanya ada aparat yang turut mengamankan para siswa yang sedang tawuran.
Namun di antara para aparat tersebut, tak jarang melakukan tindak kekerasan dan pemaksaan yang menyalahi prosedur yang berlaku.
Saya menolak aksi pendislipinan terhadap para pelaku tawuran dengan pendekatan semacam itu sebab untuk melawan kekerasan tidak harus dengan kekerasan juga.
Rangkaian Argumentasi
Pelaku tawuran, sebagian besar masih berumur kurang dari 21 tahun. Biasanya mereka masih duduk di bangku sekolah menengah atas dan masih tergolong di bawah umur.
Saya setuju bahwa pola pikir dan tindakan para anak-anak ini harus mendapat pendisiplinan. Namun tidak seharusnya aksi pendisplinan tersebut menggunakan metode militerisme.
Beberapa tindakan yang tak jarang dilakukan para aparat adalah pemangkasan rambut, mengancam, tindakan mengintimidasi secara verbal, bahkan melakukan tindakan kekerasan fisik dan psikis atas dasar pendisiplinan.
Kekerasan yang ditangani dengan tindak kekerasan tidak akan pernah menyelesaikan masalah. Sebaliknya, rasa sakit dan dendam yang ada bakal semakin bertambah.
Lingkar perkawanan yang sering tawuran pun tidak akan serta merta bubar. Malah bisa jadi bakal jadi semakin mengakar.
Pernyataan Ajakan
Pendislipinan pelaku tawuran seyogianya harus melibatkan lebih banyak pihak. Mulai dari orang tua, sekolah, psikolog, hingga lembaga rehabilitasi.
Bila aparat melakukan penangkapan, seharusnya tetap dengan memperhatikan prosedur kemanusiaan.
Penegasan Kembali
Para siswa yang menjadi pelaku tawuran tetap harus didampingi kuasa hukum dan dijaga hak-haknya. Maka, saya sangat tidak sepakat jika pendisiplinan para elaku tawuran harus menggunakan pendekatan militerisme atau kekerasan.
Ulasan mengenai contoh teks persuasif tentang bullying dan tawuran antar pelajar beserta struktunya di atas mengakhiri juga artikel pada kesempatan kali ini.
Semoga saja apa yang sudah kamu baca pada bahasan contoh teks persuasif tentang bullying dan tawuran antar pelajar beserta strukturnya di atas dapat memberikan wawasan yang bermanfaat bagi kamu di masa mendatang.
Halaman:


