Advertisement
Source : unsplash.com/Artsy Vibes

2 Contoh Teks Ulasan Novel beserta Struktur, Kelebihan, dan Kekurangannya

Tak dipungkiri bahwa membaca sebuah novel dapat menambah daya imajinasi, kosakata, serta amanat yang berbeda pada setiap pembacanya.

29 Oktober 2023 Nana

2. Contoh Teks Ulasan Novel Kedua: Sabtu Bersama Bapak karya Adithya Mulya

A. Identitas Buku

  • Judul novel: Sabtu Besama Bapak
  • Pengarang: Adhitya Mulya
  • Genre: Drama
  • Penerbit : Gagas Media
  • Tahun terbit: 2016
  • Jumlah total halaman: 278 halaman; 13 x 19 cm
  • Bahasa: Indonesia
6 Contoh Teks Ulasan Novel Hujan Beserta Kelebihan dan Kekurangannya

B. Orientasi

Dalam novel ini mengisahkan seorang bapak bernama Gunawan Garnida dan ibu bernama Itje serta dua anaknya yang bernama Satya serta Cakra.

Tak disangka Gunawan Garnida berumur pendek dan ia berencana meninggalkan “warisan” yang kelak akan jadi bekal yang berguna dan penting bagi istri serta kedua anaknya saat ia tiada.

Meski awalnya Itje berat untuk melepaskan suaminya, namun membuat rekaman video untuk tetap terkoneksi dengan dua putranya hingga mereka dewasa tampak jadi ide yang cemerlang.

Semua itu juga dilakukan agar Satya dan Cakra tidak kehilangan sosok ayah meski Gunawan meninggal. Dan video-video tersebut selalu ditonton oleh Itje dan kedua putranya setiap hari sabtu.

C. Tafsiran

Keberadaan rekaman video yang ditinggalkan oleh bapak mereka mulai dirasakan manfaat serta pengaruhnya oleh Cakra maupun Satya.

Ketika mereka rindu dan butuh arahan seputar hidup, maka baik Satya dan Cakra akan menonton lagi rekaman video dari bapak mereka.

Begitupun ketika Bu Itje merindukan sosok suaminya. Maka ia juga akan memutar lagi rekaman video dari suaminya itu. Cakra dan Satya pun dewasa dan menjalani kehidupan mereka sendiri.

Tak disangka, kehidupan Satya dan Cakra tak berjalan mulus. Ada saja tantangan dan ujiannya. Namun dengan menonton rekaman dari bapak, mereka pun tetap merasa dituntun dan dibimbing.

D. Evaluasi

Kelebihan

Novel Sabtu Bersama Bapak ini bisa sangat dekat dengan masalah hidup sehari-hari.

Setiap pesan yang ditinggalkan oleh Bapak dalam videonya, benar-benar jadi sebuah petuah dan tuntunan yang baik untuk anak-anaknya.

Bahkan ketika rindu itu tak dapat tertahan, berjumpa dengan Bapak meski hanya via rekaman video tampak terasa melegakan. Itulah yang ditunjukkan Kang Adhitya Mulya dengan jelas dalam novel ini.

Kekurangan

Ukuran font yang ada dalam novel sedikit menyulitkan menikmati bacaan. Sebab menjadi salah satu penyebab mata cepat lelah.

Halaman:

Advertisement