6 Contoh Surat Lamaran Kerja Tulisan Tangan yang Benar dan Cara Membuatnya
Sebagai seorang pelamar kerja yang memiliki keinginan diterima, mau tidak mau kamu perlu mematuhi aturan yang diterapkan di perusahaan tersebut.
Fungsi Surat Lamaran Kerja Tulisan Tangan
Mungkin kamu pernah bertanya, mengapa surat lamaran kerja tulis tangan masih digunakan?
Padahal, saat ini sudah ada komputer yang lebih canggih. Adanya aturan lamaran tulis tangan tersebut ternyata bukan tanpa sebab dan asal-asalan.
Dengan menulis lamaran sendiri, perekrut bisa menilai karakteristik pelamar berdasarkan jenis dan cara penulisan.
Selain itu, pelamar akan mengeluarkan usaha lebih dibandingkan melamar menggunakan aplikasi online yang rentan copy paste.
Hal Penting dalam Menulis Lamaran Kerja Tulisan Tangan
Ketika kamu diminta menulis surat lamaran kerja yang ditulis tangan, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan.
1.Jenis Kertas yang Digunakan
Jangan anggap remeh aturan tentang jenis kertas yang diwajibkan dalam menulis lamaran kerja.
Beberapa perusahaan bahkan memberlakukan aturan penggunaan kertas HVS polos bagi pelamarnya.
Jika kamu menggunakan folio bergaris, besar kemungkinan surat lamaran yang kamu ajukan akan ditolak atau tidak dipertimbangkan sebagai prioritas.
Meskipun demikian, ada pula tempat kerja yang membebaskan calon pelamarnya untuk menggunakan jenis kertas apa pun. Kamu bisa menulis di atas kertas folio bergaris agar tulisan lebih rapi.
2.Warna Pena
Perhatikan apakah tempat kerja yang kamu lamar mewajibkan penggunaan warna pena khusus.
Ada larangan menggunakan pena tinta biru karena pelamar harus menulis dengan pena tinta hitam.
Hindari pula penggunaan tinta merah untuk menulis surat lamaran tulisan tangan.
3.Penggunaan Huruf Kapital
Lamaran yang dibuat dengan tulisan tangan secara tidak langsung menuntut pembuatnya untuk lebih cermat dan teliti dalam menulis.
Sebab, tidak seperti menulis lamaran di komputer dengan mengetik, ketika kamu menulis lamaran di kertas tidak akan ada perbaikan huruf depan secara otomatis.
Perhatikan penulisan huruf besar ketika awal kalimat, menggunakan nama diri, serta nama bulan.
4.Penyebutan Referensi Tempat Kerja
Pelamar bisa menyebutkan informasi tentang sumber iklan lowongan pekerjaan yang didapatkan. Hindari menyebutkan sumber yang terlalu umum, misalnya “internet”, “TV”, “koran”, dan “radio”.
Kamu bisa menuliskan sumber secara spesifik, misalnya dari media sosial instagram dengan nama akun tertentu pada tanggal tertentu.
Hal tersebut akan membuat perusahaan mengetahui waktu yang tepat ketika kamu menjumpai informasi lowongan kerja.
Halaman:
