6 Contoh Surat Lamaran Kerja Tulisan Tangan yang Benar dan Cara Membuatnya
Sebagai seorang pelamar kerja yang memiliki keinginan diterima, mau tidak mau kamu perlu mematuhi aturan yang diterapkan di perusahaan tersebut.
5.Penggunaan Kata Baku dan Tidak Baku
Surat lamaran kerja yang bersifat resmi menuntut pembuatnya untuk menggunakan kalimat bahasa Indonesia sesuai ejaan.
Hindari penggunaan bahasa gaul, penyebutan nama diri dengan “aku”, serta kata-kata tidak resmi.
Kamu bisa menggunakan panduan penggunaan kata sesuai Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) apabila ragu dengan kata yang akan digunakan.
6.Penggunaan Correction-Pen
Menulis lamaran di atas kertas bisa dikatakan gampang-gampang susah. Jika menulis surat lamaran di PC atau komputer mudah dibetulkan hanya dengan tombol “delete”, menulis di kertas akan membutuhkan waktu lebih lama, apalagi jika ada kesalahan meskipun hanya satu huruf saja.
Sebaiknya berlatihlah menulis konsep di kertas yang tidak digunakan. Jika sudah yakin dengan kalimat yang akan ditulis, kamu bisa menerapkannya di kertas yang baru untuk menghindari penggunaan correction-pen.
7.Penyebutan Jabatan yang Dilamar
Para pelamar sering melupakan informasi penting berupa keterangan pekerjaan atau jabatan yang dilamar.
Bisa saja suatu perusahaan membuka banyak lowongan dalam satu waktu. Apabila kamu tidak menyebutkan posisi yang dilamar secara spesifik, dikhawatirkan lamaranmu akan diabaikan.
Cara Membuat Surat Lamaran Kerja Tulis Tangan yang Benar
Sebagai seorang pelamar, ada cara membuat lamaran kerja yang bisa diterapkan, di antaranya:
- Pilih jenis kertas yang akan digunakan untuk menulis surat lamaran kerja. Perhatikan aturan yang diberikan instansi tujuanmu, seperti harus menggunakan kertas folio bergaris atau kertas HVS.
- Siapkan pulpen warna hitam atau biru yang terbaca jelas
- Mulailah menulis surat lamaran di kertas lain sebagai draft agar kamu bisa lebih siap ketika harus menyalin isi surat di kertas yang ditentukan
- Jika diminta menulis surat lamaran kerja di atas HVS, sisipkan kertas folio bergaris di belakangnya agar tulisanmu lebih rapi. Garis pada kertas folio akan terlihat samar-samar dan bisa menjadi acuanmu untuk menulis.
- Mulailah dengan menulis tanggal pembuatan surat disertai komponen surat lamaran kerja yang lainnya, seperti pihak yang dituju, nama perusahaan, dan alamatnya
- Cantumkan kalimat sapaan
- Perkenalkan diri secara singkat, latar belakang pendidikan, dan informasi tempat memperoleh lowongan kerja
- Tulis kemampuan yang dimiliki untuk mendukung isi lamaran
- Tulis lampiran yang disertakan di surat lamaran
- Buat kalimat penutup yang baik disertai harapan bahwa kamu ingin bergabung di perusahaan atau instansi tersebut
- Tulis nama lengkap dan tanda tangan
Setelah kamu selesai menulis surat lamaran kerja, periksa kembali tata tulis dan ejaannya. Jika menemukan kesalahan, hindari menggunakan tipe-x. Sebaiknya kamu menulis ulang surat lamaran agar lebih rapi.
Halaman:
