Contoh Transmigrasi di Indonesia beserta Dampak, Jenis, dan Tujuannya Lengkap
Transmigrasi merupakan kegiatan perpindahan individu/kelompok dari satu tempat ke tempat lain, yang biasanya disebabkan oleh berbagai faktor.
Sementara dampak negatif dari pelaksanaan transmigrasi yaitu:
- Perlu dana yang cukup besar untuk melakukan transmigrasi.
- Kadang dapat memicu kecemburuan sosial antara masyarakat setempat dan para transmigran.
- Transmigran yang kurang sungguh-sungguh dapat menyebabkan kegagalan dalam pelaksanaan transmigrasi sehingga dana yang dikeluarkan menjadi percuma.
Jenis-jenis Transmigrasi yang Perlu Diketahui
Dalam pelaksanaannya, pemerintah Indonesia mengenalkan beberapa jenis transmigrasi, di antaranya adalah:
1. Transmigrasi Umum
Transmigrasi umum menjadi jenis transmigrasi yang diselenggarakan oleh pemerintah untuk wilayah tertinggal dan terisolir dengan keseluruhan biaya dan fasilitas transmigran ditanggung oleh pemerintah.
Biasanya, pada transmigrasi umum akan mengirim kelompok penduduk yang memiliki keterampilan, tekad, dan semangat untuk meningkatkan taraf kesejahteraan hidup mereka.
2. Transmigrasi Swa Bantuan (TSB)
Transmigrasi swa bantuan merupakan transmigrasi yang dirancang pemerintah sebagai mitra usaha transmigran yang ditujukan bagi penduduk yang memiliki potensi berkembang maju.
Jenis transmigrasi ditujukan bagi mereka yang telah mendapatkan kesempatan kerja, dan tentu saja memiliki kemampuan bermitra usaha dengan kalangan badan usaha.
Transmigran tersebut akan diberi pembekalan terkait pentingnya berwirausaha, penanaman gagasan mengenai nilai ekonomi, dan pentingnya perbankan dalam bentuk kredit modal.
3. Transmigrasi Swa Mandiri (TSM)
Transmigrasi swa mandiri jadi jenis transmigrasi dalam bentuk prakarsa transmigran atas arahan, layanan, serta bantuan dari pemerintah bagi penduduk yang memiliki potensi/kemampuan.
Penduduk yang kemudian dipilih sebagai transmigran di jenis transmigrasi ini adalah mereka yang mampu mengembangkan diri tetapi ingin lebih meningkatkan mutu kehidupannya menjadi lebih baik lagi.
4. Transmigrasi Swakarsa atau Transmigrasi Spontan
Transmigrasi spontan merupakan jenis transmigrasi yang biaya, kesadaran, kemauan, dan pelaksanaannya berasal dari penduduk atau kelompok penduduk.
5. Transmigrasi Khusus
Transmigrasi khusus jadi transmigrasi yang terlaksana dalam rangka adanya pembangunan berbagai proyek tertentu di daerah asal.
6. Transmigrasi Ruralisasi
Transmigrasi ruralisasi merupakan jenis transmigrasi dimana transmigran kembali ke daerah asal mereka sebelum dipindahkan ke daerah lain.
7. Transmigrasi Bedol Desa
Istilah bedol desa jadi jenis transmigrasi yang dilakukan penduduk pada satu desa atau daerah secara bersama-sama.
Halaman:

